TLii|Aceh|Lhokseumawe, 28 April 2026 — Bunda PAUD Kota Lhokseumawe, Ny. Yulinda Sayuti, melakukan monitoring ke sejumlah Tempat Penitipan Anak (TPA) sebagai langkah memastikan keamanan dan kualitas pengasuhan anak di Kota Lhokseumawe, Selasa (28/4).
Kegiatan monitoring ini dilakukan di beberapa TPA, di antaranya TPA Nurul Iman dan TPA Annasya Adrena. Kunjungan diawali dengan peninjauan langsung ke lokasi untuk melihat kondisi layanan pengasuhan yang diberikan kepada anak.
Dalam setiap kunjungan, Yulinda Sayuti meninjau seluruh area, mulai dari ruang bermain hingga fasilitas sanitasi, dengan fokus pada keamanan, kebersihan, dan kelayakan lingkungan. Ia juga memeriksa aspek kesehatan dan pengasuhan, termasuk interaksi pengasuh serta memastikan tidak adanya kekerasan terhadap anak. Selain itu, turut ditinjau administrasi, rasio pengasuh, dan penerapan SOP, serta dilakukan dialog dengan pengelola dan yayasan.
Dari hasil monitoring tersebut, secara umum masih ditemukan sejumlah hal yang perlu segera diperbaiki, mencakup aspek izin, keamanan, kebersihan, kelayakan fasilitas, hingga sistem pengawasan. Kondisi ini dinilai berpotensi memengaruhi keselamatan dan kenyamanan anak apabila tidak segera ditindaklanjuti.
Menanggapi hal tersebut, Bunda Yulinda Sayuti menegaskan bahwa tidak boleh ada kelalaian dalam pengelolaan TPA, mengingat keselamatan anak adalah hal utama yang tidak dapat ditawar.
“Ini menyangkut keselamatan anak. Tidak ada ruang untuk kompromi. Seluruh lingkungan harus benar-benar aman, pengawasan harus ketat, dan setiap pengasuh wajib memahami tanggung jawabnya,” tegas Ny. Yulinda Sayuti.
Ia juga menghimbau kepada seluruh pemilik dan pengelola TPA agar segera melakukan perbaikan terhadap berbagai kekurangan yang ditemukan dalam waktu sesingkat-singkatnya.
“Kami minta ini segera dibenahi. Tidak boleh ditunda. Setiap kekurangan yang ada harus langsung diperbaiki demi memastikan anak-anak berada dalam lingkungan yang aman dan terlindungi,” lanjutnya.
Sebagai tindak lanjut, ia menegaskan bahwa monitoring akan kembali dilakukan dalam waktu dekat untuk memastikan perbaikan benar-benar dilaksanakan.
“Kami akan turun kembali untuk memastikan semua sudah diperbaiki. Ini komitmen kita bersama, tidak boleh ada lagi celah yang membahayakan anak,” pungkasnya.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya serius Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam memastikan seluruh TPA memenuhi standar layanan serta menghadirkan lingkungan pengasuhan yang aman, sehat, dan ramah anak bagi tumbuh kembang anak.

































