Bukan Sekadar Modal, LANA Minta Investasi Beri Manfaat Nyata

JEJAK INFORMASI

- Redaksi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:47 WIB

5085 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NAGAN RAYA – Lembaga Aspirasi Nasional Atjeh (LANA) meminta Pemerintah Kabupaten Nagan Raya untuk mengedepankan prinsip keterbukaan informasi publik dan partisipasi masyarakat dalam setiap rencana investasi yang akan masuk ke daerah tersebut.

Ketua LANA, Teuku Laksamana, menyampaikan bahwa investasi merupakan bagian penting dalam pembangunan ekonomi daerah, namun pelaksanaannya harus tetap memperhatikan kepentingan masyarakat, aspek hukum, serta prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Ia menilai, masyarakat memiliki hak untuk mengetahui secara jelas mengenai arah kebijakan investasi, tujuan pembangunan, manfaat ekonomi, hingga potensi dampak sosial dan lingkungan yang mungkin muncul.

“Investasi bukan hanya persoalan masuknya modal atau berdirinya perusahaan. Ada tanggung jawab pemerintah untuk memastikan masyarakat memahami manfaat dan risiko dari setiap kebijakan yang diambil,” kata Teuku Laksamana, Sabtu (13/6/2026).

Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi langkah penting untuk membangun kepercayaan antara pemerintah, investor, dan masyarakat. Tanpa komunikasi yang baik, kebijakan investasi berpotensi menimbulkan kesalahpahaman maupun konflik sosial di tengah masyarakat.

LANA menegaskan bahwa proses pembangunan daerah harus melibatkan masyarakat sejak awal, bukan hanya ketika sebuah kebijakan telah diputuskan.

“Masyarakat jangan sampai hanya menjadi penonton di tanahnya sendiri. Mereka harus memiliki ruang untuk memberikan masukan dan mengetahui bagaimana investasi tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujarnya.

Selain itu, LANA mengingatkan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya agar tetap menghormati prinsip demokrasi dalam menghadapi berbagai pandangan masyarakat terkait investasi.

Teuku Laksamana menyebutkan bahwa kritik maupun aspirasi warga merupakan bagian dari hak konstitusional masyarakat dalam negara hukum.

“Pemerintah harus mengedepankan dialog dan pendekatan persuasif. Perbedaan pendapat adalah bagian dari demokrasi dan tidak boleh dianggap sebagai hambatan pembangunan,” tegasnya.

Lebih lanjut, LANA memandang bahwa aset terbesar Kabupaten Nagan Raya bukan hanya sumber daya alam, melainkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Karena itu, pemerintah daerah dinilai perlu memperkuat pendidikan, pelatihan keterampilan, dan pemberdayaan masyarakat agar warga lokal mampu menjadi pelaku utama dalam pertumbuhan ekonomi daerah.

“Investasi yang ideal bukan hanya membawa modal, tetapi juga membawa peningkatan kapasitas masyarakat, transfer ilmu, membuka lapangan kerja, dan memberikan nilai tambah bagi daerah,” jelas Teuku Laksamana.

LANA juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap sektor pengelolaan sumber daya alam, termasuk pertambangan, agar berjalan sesuai aturan perundang-undangan serta prinsip pembangunan berkelanjutan.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki kewajiban memastikan setiap kegiatan investasi memenuhi aspek legalitas, perlindungan lingkungan, serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat sekitar.

“Jika investasi hanya berorientasi pada pengambilan sumber daya alam tanpa memperkuat masyarakat lokal, maka tujuan pembangunan perlu dievaluasi,” katanya.

LANA berharap Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dapat memastikan setiap investasi yang masuk menjadi instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat, bukan hanya aktivitas ekonomi jangka pendek.

“Investasi harus menjadi jalan menuju kemandirian daerah. Kekayaan Nagan Raya harus mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Nagan Raya,” tutup Teuku Laksamana.

Berita Terkait

Rumah Zakat Berasama Kitabisa.com Salurkan Bantuan Pakan dan Pengobatan untuk Kucing Terdampak dan Penyintas Banjir
Ledakan di Kapal Aceh Hebat 2, 14 Orang Alami Luka Bakar
Puncak Milad Ke-57 UIN SUNA: Dari Akademi Ilmu Al-Qur’an Menuju Kampus Terakreditasi Unggul 
Belum Semua Cair, Ayah Wa Terus Kejar Realisasi Bantuan Korban Banjir Aceh Utara
Ayah Wa Matangkan Perayaan 1 Muharram 1448 H, Pawai Akbar dan 48 Stan Bazaar Siap Semarakkan Aceh Utara
50 Rumah Yatim dan Dhuafa Berdiri Kokoh, Pemko Lhokseumawe Ganjar Islamic Relief Indonesia dengan Penghargaan
Ayahwa Perjuangkan Kepentingan Aceh di Kementerian Agama, MTQ Nasional hingga Kebangkitan Samudra Pasai
Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Turnamen Voli Legends Aceh Hadirkan Atlet-atlet Veteran Terbaik

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:21 WIB

Polsek Hamparan Perak Gelar Patroli Malam, Antisipasi Kejahatan Jalanan hingga Tawuran

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:10 WIB

Pendekatan Humanis, kapolsek Medan Labuhan Deli Ajak Tahanan Nobar Pertandingan Piala Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 10:36 WIB

Lapas Binjai dan BRI Berbagi Praktik Baik, Masyarakat Siap Nikmati Layanan yang Lebih Berkualitas

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:04 WIB

Tim Medis Rutan Labuhan Deli Pimpin Skrining & Penyuluhan Kesehatan WBP di Ruang Moralitas

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:47 WIB

Dukung Kreativitas Warga Binaan, Lapas Perempuan Medan Turut Ramaikan Car Free Night Kota Medan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 23:34 WIB

Sinergi Lapas Kelas IIB Tebing Tinggi & Yayasan Anugrah Insan Residivist, WBP Dilatih Jadi Barista

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:09 WIB

Polres Pematangsiantar Gelar Bhakti Religis Gerakan Indonesia Asri Sambut HUT Bhayangkara Ke 80 Tahun 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:05 WIB

Antisipasi Guantibmas Polres Pematangsiantar Amankan Tiga Sepedamotor Knalpot Brong

Berita Terbaru