Kadinsos Pidie Kukuhkan KSB Mutiara Siaga, Simulasi Uji SOP Penanggulangan Bencana Tonjolkan Kearifan Lokal

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:42 WIB

50187 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINES iNEWS Investigasi | SIGLI-ACEH – Pemerintah Kabupaten Pidie resmi mengukuhkan Kampung Siaga Bencana (KSB) Mutiara Siaga, Kecamatan Mutiara Pidie melalui apel dan simulasi penanggulangan bencana digelar di Alun-alun Kota Sigli, Minggu (5/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana dengan mengedepankan kearifan lokal dan pemberdayaan komunitas.

Pengukuhan dilakukan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pidie, drh. H. Fazli, M.Si., mewakili Bupati Pidie.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara dihadiri unsur Forkopimda, Tim PIC Direktorat Perlindungan Sosial Korban Bencana (PSKB) Kementerian Sosial RI, Dinas Sosial Aceh,  SAR, PMI, Satpol PP-WH, Para Dosen PTI Sigli, Tim Kesehatan, Forkopimcam Mutiara, para keuchik, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta berbagai instansi terkait Lainnya.

KSB Mutiara Siaga dibentuk dengan merekrut peserta dari 16 gampong  dari 24 Gampong yang tergolong rawan bencana. Selama empat hari, sejak 2–5 Juli 2026, mereka mendapat pelatihan kesiapsiagaan, mitigasi, dan penanganan bencana sebagai bekal memperkuat kapasitas masyarakat di tingkat desa. Dalam menghadapi Brncana kedepan

Subkoordinator PSKBA Dinas Sosial Aceh, Yanyan Rahmad,A.Ks.,M.Si. menjelaskan bahwa program edukasi dan mitigasi yang digagas Direktorat PSKB Kementerian Sosial RI dilaksanakan secara estafet di sejumlah daerah di Aceh, yakni Kota Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, Pidie Jaya, dan kini Kabupaten Pidie, dengan dukungan Dinas Sosial serta Tagana provinsi maupun kabupaten/kota.

Dalam kesempatan itu, Tim PIC Direktorat PSKB Kemensos RI juga menyerahkan bantuan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana senilai Rp154.985.000 berupa bahan pangan, perlengkapan sandang, permakanan, dan peralatan kebersihan untuk mengisi lumbung sosial KSB Mutiara Siaga. Sebagai Bantuan Buffer Stock

H. Fazli menegaskan Kabupaten Pidie memiliki tingkat kerawanan yang tinggi terhadap berbagai jenis bencana. Karena itu, penguatan kapasitas masyarakat berbasis komunitas menjadi langkah strategis dalam membangun sistem mitigasi yang efektif.

“Kampung Siaga Bencana merupakan wadah pemberdayaan masyarakat yang memanfaatkan potensi dan sumber daya lokal guna meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat sistem peringatan dini, serta membangun kemandirian masyarakat dalam menghadapi bencana,” ujarnya.

Ia berharap program serupa dapat diperluas ke kecamatan rawan lainnya, seperti Mutiara Timur, Kembang Tanjong, Tangse, Mane, Geumpang, dan Pidie.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan simulasi penanggulangan bencana yang melibatkan 60 anggota Tagana, 30 personel Tagana Provinsi Aceh, Tagana Kabupaten Pidie, Mahasiswa, Perguruan Tinggi Islam (PTI)  sigli serta Pilar-Pilar Sosial  Pidie,

Tampak Hadir Ketua Forum Tagana Pidi Jaya, Hendrawan Nugroho  Dengan 6 Personil ya  ikut Berpartisipasi Mensukseskan Simulasi dan Uji SOP  KSB Rekan Tetangganya.

Simulasi tersebut  menguji standar operasional prosedur (SOP) pada tujuh gugus tugas, mulai dari Tim reaksi cepat, evakuasi, pengelolaan pengungsian, logistik, dapur umum, layanan dukungan psikososial hingga layanan kemanusiaan.

Dalam dimulasi turut diperlihatkan  lumbung  sosial dan sistim pengelolaan Bantuan, tehnik pemasangan dan lokasi titik kumpul, tenda pengungsian, kendaraan operasional, tenaga kesehatan, mobil pemadam kebakaran, serta kolaborasi 17 instansi dan elemen masyarakat sebagai wujud komitmen membangun Kabupaten Pidie yang tangguh menghadapi bencana.*[yahbit]

Berita Terkait

*Wagub Aceh Bersama Kapolda Jenguk Korban Insiden Bendera di Pidie, Dengarkan Aspirasi Keluarga*
PSI Aceh Kecam Tragedi Berdarah di Tiro, Minta Pemerintah Tuntaskan Persoalan Bendera Aceh
*Hadapi Cuaca Ekstrem, Begini Kesiapan PLN Sigli *
Kapolda Aceh Ungkap Kronologi Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie, Tegaskan Tak Ada Kompromi terhadap Narkoba
Polisi Ungkap Dugaan Pabrik Sabu Berkapasitas 500 Kilogram di Pidie, Dua Ruko Diamankan
Angkatan BSG, ZLS, dan STS Aceh Serahkan Santunan untuk Keluarga Almarhum Aipda Jonni Rahmad
Perkuat Gerakan Literasi di Pidie, Rumah Baca Nuri Gelar Lokakarya Berbasis Digital
Pohon Tumbang Timpa Mobil Pick Up di Pidie, Tujuh Penumpang Meninggal Dunia

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 00:05 WIB

Bapas Kelas I Medan Laksanakan Penggalian Data Litmas bagi Tiga WBP Usulan Pembebasan Bersyarat

Kamis, 5 November 2026 - 23:18 WIB

Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pengedar Sabu di Marelan, Tegaskan Komitmen Berantas Peredaran Narkoba

Kamis, 5 November 2026 - 17:33 WIB

Tingkatkan Kedisiplinan, Pegawai Lapas Narkotika Samarinda Laksanakan Latihan Baris-Berbaris

Kamis, 5 November 2026 - 09:30 WIB

Perkuat Sinergi dan Koordinasi, Lapas Perempuan Medan Terima Kunjungan Kepala Bagian Layanan Administrasi dan Pembinaan SDM Aparatur

Rabu, 4 November 2026 - 14:35 WIB

Baru Selesai Dibangun Sudah Retak, Proyek TKS Ratu Nahrisyah Rp801 Juta Jadi Sorotan

Selasa, 3 November 2026 - 20:33 WIB

Kalapas Lakukan Trolling Blok Hunian Pastikan Keamanan Sekaligus Sapa Warga Binaan

Selasa, 3 November 2026 - 06:37 WIB

Karutan Raymon Tegaskan Pembinaan Menyeluruh Penguatan Spiritual dan Dukungan Keluarga Jadi Motivasi WBP Berubah Lebih Baik Jalani Kehidupan Lebih Baik

Senin, 2 November 2026 - 16:59 WIB

Bupati Pidie Jaya Perjuangkan Penyelamatan 81 Situs Warisan Sejarah, Minta Dukungan Serius Kementerian Kebudayaan

Berita Terbaru