Bupati Pidie Jaya Perjuangkan Penyelamatan 81 Situs Warisan Sejarah, Minta Dukungan Serius Kementerian Kebudayaan

ZULKARNAINI

- Redaksi

Senin, 2 November 2026 - 16:59 WIB

5045 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Pidie Jaya tidak hanya meninggalkan kerusakan pada rumah warga, lahan pertanian dan infrastruktur, tetapi juga mengancam warisan sejarah yang menjadi identitas peradaban masyarakat Aceh. Menghadapi kondisi tersebut, Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos., ME, mendorong keterlibatan serius pemerintah pusat dalam menyelamatkan puluhan situs cagar budaya yang terdampak. Hal itu disampaikan saat menerima kunjungan kerja Plt. Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan RI, Prof. Bambang Wibawarta, M.A., Senin, 2 November 2026.

 

Dihadiri Muhammad Asrian Mirza, Staf Khusus Menteri Bidang Media dan Komunikasi Publik, Ridwan selaku Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik, serta Shanty bersama jajaran Biro Kementerian Kebudayaan RI. Bupati didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie Jaya, Dr. Munawar Ibrahim, S.Kp., M.PH., para kepala SKPK, para asisten, staf ahli Bupati, serta Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Pidie Jaya. Kunjungan dalam rangka konsolidasi Program Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (PRRP) Bidang Kebudayaan Tahun Anggaran 2026 tersebut dimanfaatkan Bupati untuk menyampaikan langsung kondisi kerusakan dan mendesak adanya langkah penyelamatan yang terencana, terukur, serta mendapat dukungan pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam peninjauan lapangan, rombongan melihat langsung sejumlah situs bersejarah, meliputi Masjid Madinah dan Kompleks Makam Kuno Dayah Kruet, Dayah Tgk. Chik Pante Geulima, serta Masjid Tgk. Di Pucok Krueng. Bupati mengungkapkan, berdasarkan inventarisasi awal terdapat 81 situs cagar budaya yang tersebar di delapan kecamatan di Pidie Jaya dan membutuhkan perhatian serius akibat dampak bencana. Salah satu yang menjadi perhatian ialah Masjid Madinah di Gampong Dayah Kruet, Kecamatan Meurah Dua, yang diperkirakan dibangun sekitar tahun 1623 oleh Teungku Japakeh setelah kembali dari peperangan melawan Portugis di Selat Malaka. Masjid tersebut memiliki kekhasan sejarah dan arsitektur, mulai dari motif ornamen pada ambang pintu hingga mimbar berhias kaligrafi yang menurut cerita masyarakat berasal dari Madinah. Banjir yang membawa lumpur hingga sekitar satu meter serta material kayu gelondongan telah meninggalkan kerusakan dan endapan di sejumlah bagian situs. Bupati menilai, penanganan tidak boleh ditunda karena lumpur yang semakin mengeras dan ancaman hujan susulan dapat memperbesar kerusakan sekaligus mempersulit proses penyelamatan. Pemerintah daerah melalui koordinasi lintas perangkat daerah terus mendorong pendataan, identifikasi tingkat kerusakan, penanganan awal, dan komunikasi dengan instansi terkait agar situs-situs tersebut mendapatkan perhatian serta penanganan sesuai kaidah pelestarian cagar budaya. kata Bupati

 

Bupati menegaskan bahwa rehabilitasi pascabencana tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi harus mencakup penyelamatan warisan sejarah dan kebudayaan yang menjadi kekayaan tak ternilai bagi generasi mendatang. Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan persoalan masyarakat lainnya, termasuk lahan persawahan yang belum dapat kembali ditanami padi, kerusakan tujuh aliran sungai, serta kondisi infrastruktur yang masih berpotensi terganggu apabila hujan kembali mengguyur wilayah terdampak. Bupati berharap Kementerian Kebudayaan dapat menindaklanjuti hasil peninjauan melalui dukungan teknis, kajian ahli, pendampingan, dan percepatan program rehabilitasi terhadap situs-situs yang mengalami kerusakan. Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah pusat dan menegaskan bahwa dirinya bersama Sekretaris Daerah serta seluruh jajaran Pemkab Pidie Jaya akan terus mengawal proses koordinasi dan pemulihan tersebut. “Kita tidak ingin bencana hanya meninggalkan kerusakan, tetapi juga menghilangkan sejarah dan identitas daerah. Apa yang diwariskan para leluhur harus kita selamatkan bersama,” demikian pesan yang menjadi penekanan dari upaya pemerintah daerah memperjuangkan penyelamatan warisan budaya Pidie Jaya.

Berita Terkait

Baru Selesai Dibangun Sudah Retak, Proyek TKS Ratu Nahrisyah Rp801 Juta Jadi Sorotan
Kalapas Lakukan Trolling Blok Hunian Pastikan Keamanan Sekaligus Sapa Warga Binaan
Karutan Raymon Tegaskan Pembinaan Menyeluruh Penguatan Spiritual dan Dukungan Keluarga Jadi Motivasi WBP Berubah Lebih Baik Jalani Kehidupan Lebih Baik
Awali Pekan dengan Apel Pagi, Karutan Labuhan Deli Ajak Jajaran Bangun Kepedulian dan Integritas.
Mukarramah Fadhlullah Hadiri Pembinaan Pokja Bunda PAUD, Dorong Sinergi Pendidikan Anak di Aceh Tenggara
Danlanud El Tari Bangun Generasi Tangguh NTT, Perkuat Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045
Rutan kls I Labuhan Deli Lakukan Sosialisasi Kepada Warga Binaan Terkait Remisi dan Hak Integrasi, Tegaskan Semua Gratis
Kabapas Palangka Raya Komitmen Dukung Peradilan Pidana Anak Profesional Proporsional Berorientasi Perlindungan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 21:06 WIB

Perkuat Sinergi Keamanan, Kalapas Narkotika Samarinda Kunjungi Polresta Samarinda

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WIB

Lapas Narkotika Samarinda Perkuat Integritas dan Solidaritas Melalui Apel Pagi Senin

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lapas Narkotika Samarinda Gelar Sidang TPP, Bahas 34 Usulan Warga Binaan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:29 WIB

Jumat Berkah, Lapas Narkotika Samarinda Salurkan 75 Kg Beras untuk Masyarakat RT 22 Samarinda Utara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Narkotika Samarinda Panen Kangkung Hasil Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Majelis Taklim Jadi Sarana Pembinaan Kepribadian Warga Binaan Lapas Narkotika Samarinda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:14 WIB

Kalapas Narkotika Samarinda Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Kemenimipas dan Kick Off Hari Bakti ke-2 Tahun 2026 Secara Virtual

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Lapas Narkotika Samarinda Kobarkan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati

Berita Terbaru