TLii | SUMUT | RUTAN KLS IIB TANJUNG
28/07/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Tanjung, 28 Juli 2026 Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan bagi warga binaan melalui kegiatan berjemur pagi yang dilaksanakan secara rutin di Lapangan Aula G.G. Van Delft, Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian petugas terhadap kesehatan dan kebugaran warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

Berjemur pada pagi hari dimanfaatkan sebagai upaya menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan daya tahan fisik, sekaligus memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk menikmati udara segar dan melakukan aktivitas positif. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun kedisiplinan melalui rutinitas yang terarah.

Petugas Rutan Tanjung, Fuad, mengatakan bahwa kegiatan berjemur pagi merupakan bagian dari pelayanan yang diberikan kepada warga binaan sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan mereka.
“Kegiatan berjemur pagi ini bukan sekadar aktivitas rutin, tetapi merupakan bagian dari upaya kami memberikan pelayanan terbaik kepada warga binaan. Meski sederhana, kegiatan ini memiliki manfaat besar untuk menjaga kesehatan dan kebugaran mereka. Kami ingin memastikan selama menjalani masa pembinaan, warga binaan tetap memperoleh pelayanan yang baik serta kesempatan untuk menjaga kondisi fisik dan mentalnya. Kami berharap mereka tetap bersemangat mengikuti seluruh program pembinaan yang diberikan,” ujarnya.
Salah seorang warga binaan, Thoriq, turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, berjemur pagi memberikan dampak positif bagi kesehatan sekaligus meningkatkan semangat dalam menjalani pembinaan.
“Kami merasa senang dengan adanya kegiatan seperti ini. Selain membuat tubuh lebih segar dan pikiran lebih rileks, kegiatan ini juga membuat kami lebih bersemangat dan termotivasi untuk mengikuti seluruh program pembinaan yang diberikan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan berjemur pagi, Rutan Kelas IIB Tanjung menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga memperhatikan kesehatan, kebugaran, dan kesejahteraan warga binaan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan pemasyarakatan yang humanis dengan memastikan hak dasar warga binaan untuk memperoleh lingkungan pembinaan yang sehat dan layak tetap terpenuhi.
Selain menjaga kondisi fisik dan meningkatkan imunitas tubuh, kegiatan ini juga bertujuan membiasakan pola hidup sehat, menanamkan disiplin, serta menciptakan suasana pembinaan yang lebih positif dan kondusif.
Dengan kondisi fisik dan mental yang lebih baik, diharapkan warga binaan dapat mengikuti seluruh program pembinaan secara optimal dan memiliki kesiapan untuk kembali berperan aktif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya, Pungkasnya.
(***)




























