TLii | SUMUT | RUTAN KLS IIB TANJUNG
24/07/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Tanjung Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui kegiatan pengajian dan pelatihan membaca Iqro serta Al-Qur’an yang dilaksanakan secara rutin bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tabalong. Kegiatan yang digelar di Masjid Al-Mustaqim Rutan Tanjung pada Jumat (24/7) tersebut menjadi salah satu upaya pembinaan spiritual untuk membentuk warga binaan yang religius dan berakhlak mulia.

Kegiatan dibimbing langsung oleh para penyuluh agama Islam dari Kementerian Agama Kabupaten Tabalong. Pembelajaran dilaksanakan secara bertahap dengan membagi warga binaan ke dalam beberapa kelompok sesuai tingkat kemampuan membaca. Peserta yang masih belajar dikenalkan huruf hijaiyah melalui metode Iqro, sedangkan warga binaan yang telah mampu membaca Al-Qur’an mendapatkan pendampingan dalam memperbaiki makhraj, tajwid, dan kelancaran membaca ayat suci Al-Qur’an.

Selain pembelajaran membaca Al-Qur’an, para penyuluh juga memberikan materi keagamaan mengenai pentingnya akhlak mulia, penguatan keimanan, serta motivasi agar masa pembinaan dijadikan sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung, Raymon Andika Girsang, menegaskan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan.

Menurutnya, pembinaan spiritual tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga membentuk karakter warga binaan agar siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.
“Kami terus berupaya menghadirkan program pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan.
Melalui kerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Tabalong, kami berharap warga binaan tidak hanya mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sehingga dapat menjadi pedoman dalam memperbaiki sikap dan perilaku setelah kembali ke tengah masyarakat,” ujar Raymon.
Salah seorang warga binaan, Anton, mengaku merasakan manfaat besar dari program pembinaan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa kegiatan belajar membaca Iqro dan Al-Qur’an telah meningkatkan kemampuannya sekaligus memberikan ketenangan batin selama menjalani masa pidana.
“Sebelum mengikuti pembinaan ini, saya masih belum lancar membaca Al-Qur’an. Alhamdulillah, berkat bimbingan dari ustaz Kementerian Agama dan dukungan dari petugas Rutan, kemampuan saya semakin meningkat. Kegiatan ini memberikan ketenangan hati dan menjadi motivasi bagi saya untuk terus memperbaiki diri,” ungkap Anton.
Melalui sinergi yang terus terjalin dengan Kementerian Agama Kabupaten Tabalong, Rutan Kelas IIB Tanjung berkomitmen menghadirkan pembinaan kepribadian yang berkesinambungan.
Diharapkan, kegiatan pengajian dan pelatihan membaca Iqro serta Al-Qur’an ini mampu menjadi bekal bagi warga binaan dalam meningkatkan kualitas spiritual, memperkuat akhlak, serta mempersiapkan diri untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaannya, Terangnya.
(***)




























