TLii|Pantan Nangka, Linge, Aceh Tengah — 1 September 2026. Peserta Praktik Kuliah Kerja dan Pengabdian Masyarakat (PKKPM) Gelombang II IAIN Takengon Desa Pantan Nangka turut mendampingi kegiatan penyerahan Al-Qur’an wakaf dari Arab Saudi kepada masyarakat Kampung Pantan Nangka, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama Dinas Syariat Islam Kabupaten Aceh Tengah dan dihadiri oleh Ama Reje (Kepala Kampung Pantan Nangka) beserta sejumlah unsur terkait. Sebanyak 10 buah Al-Qur’an wakaf diserahkan untuk dimanfaatkan dalam mendukung kegiatan keagamaan dan pembinaan masyarakat di kampung.
Dalam kesempatan tersebut, Ama Reje Kampung Pantan Nangka menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan Al-Qur’an wakaf yang diberikan kepada masyarakat. Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya serta menjadi bagian dari upaya meningkatkan kegiatan keagamaan di kampung.
«“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan Al-Qur’an wakaf ini. Semoga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan menjadi amal jariyah bagi para pihak yang telah memberikan dan menyalurkannya.”»
Sementara itu, perwakilan Dinas Syariat Islam Aceh Tengah, Bapak Sarjan, menyampaikan bahwa penyaluran Al-Qur’an wakaf tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap penguatan kegiatan keagamaan masyarakat.
Ia berharap Al-Qur’an yang telah diserahkan dapat digunakan sebagaimana mestinya, baik untuk kegiatan pengajian, pembelajaran Al-Qur’an, maupun aktivitas keagamaan lainnya di Kampung Pantan Nangka.
«“Kami berharap Al-Qur’an ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan membaca, mempelajari, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.”»
Selain penyerahan Al-Qur’an, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pengecekan kendaraan dinas Imam Kampung sebagai bagian dari pendataan dan pemeriksaan fasilitas penunjang kegiatan keagamaan di tingkat kampung.
Dalam kegiatan tersebut, peserta PKKPM Gelombang II IAIN Takengon turut mengambil bagian dengan mendampingi proses kegiatan, membantu koordinasi, serta berinteraksi langsung dengan aparatur kampung dan pihak Dinas Syariat Islam.
Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini menjadi bagian dari proses pengabdian kepada masyarakat sekaligus memberikan pengalaman langsung bagi peserta PKKPM dalam memahami pelaksanaan program keagamaan dan pelayanan masyarakat di tingkat kampung.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sinergi antara masyarakat Kampung Pantan Nangka, aparatur kampung, Dinas Syariat Islam Aceh Tengah, serta peserta PKKPM IAIN Takengon dapat terus terjalin dalam mendukung penguatan kehidupan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat.




































