TLii.PIDIE JAYA — Kabel Opstyg milik PLN kembali dilaporkan hilang di sejumlah titik dalam wilayah kerja PLN ULP Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.
Setelah sebelumnya sudah sempat kejadian Kabel Opstyg yg hilang dicuri di beberapa lokasi di kecamatan Bandar Dua & PLN sudah melapor kpd pihak Kepolisian,
kali ini kembali terjadi lagi hal serupa, yaitu di lokasi yang mengalami kehilangan tepatnya berada di kecamatan Trienggadeng di kawasan Pangwa dan menyebabkan padam listrik kembali di sekitar lokasi tsb.
Kejadian tersebut diketahui pada malam hari. Pihak PLN ULP Meureudu juga telah turun langsung ke sejumlah lokasi untuk melakukan pengecekan dan membenarkan adanya kabel opstyg yang hilang.
Kejadian tersebut tidak hanya terjadi pada satu lokasi. Berdasarkan penelusuran awak media di lapangan, terdapat sejumlah titik lain sebelumnya yang juga dilaporkan mengalami kehilangan kabel opstyg
Dari kondisi di lokasi dan pola kehilangan yang ditemukan, kejadian tersebut diduga kuat merupakan aksi pencurian yang dilakukan secara terencana dan dilakukan oleh pelaku yang memahami kondisi jaringan. Namun, kepastian mengenai siapa pelaku, modus, jumlah pelaku, serta pihak yang bertanggung jawab tetap menjadi kewenangan aparat penegak hukum untuk mengungkapnya.
Kondisi ini menimbulkan keresahan & kekhawatiran masyarakat karena jika pelaku pencurian tidak kunjung terungkap, maka aset dan jaringan pendukung dilokasi lainnya milik PLN brpotensi menjadi sasaran pencurian berulang hingga berdampak kepada padamnya listrik berulang yg brdampak pada terhambatnya pelayanan kelistrikan kepada masyarakat.
Apabila tidak segera ditangani, kejadian serupa dikhawatirkan kembali terjadi.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut, termasuk mengumpulkan bukti di lokasi, memeriksa kemungkinan rekaman kamera pengawas maupun keterangan saksi, serta menelusuri pihak-pihak yang diduga terlibat.
Aparat Penegak Hukum juga diharapkan dapat mengungkap dan menangkap pelaku apabila bukti dan hasil penyelidikan telah memenuhi ketentuan hukum, sehingga kejadian serupa tidak terus berulang, masyarakat tidak mengalami padam listrik kembali ,serta memberikan rasa aman bagi masyarakat maupun pengelola aset kelistrikan.
Sementara itu, PLN ULP Meureudu terus melakukan inventarisasi terhadap titik-titik jaringan lainnya untuk mitigasi potensi kehilangan kabel serta tetap melakukan pengawasan rutin pada gardu dan jaringan lainnya.
Masyarakat & PLN berharap agar proses penegakan hukum berjalan lancar & kasus pencurian tersebut dapat terungkap sehingga listrik masyarakat tidak padam kembali dan dpt memutus mata rantai pencurian kabel/aset PLN ke depannya.

































