Toke Seu’um Tegaskan Kesiapan Partai Aceh, Satgas Siaga Antisipasi Money Politik

Zul

- Redaksi

Senin, 25 November 2024 - 15:56 WIB

5039 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Toke Seu’um ditengah ribuan pendukung Partai Aceh saat Kampanye Kemenangan beberapa waktu yang lalu di Lapangan Merdeka Kota Langsa (Foto : Istimewa)

TIMELINES INEWS | ACEH

Banda Aceh – Ketua Komite Pemenangan Partai Aceh (KPPA), Tgk Usman Abdullah atau yang akrab disapa Toke Seu’um, menggelar rapat akbar bersama jajaran relawan dan Satgas Partai Aceh, Senin (25/11/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan tegas Ketua Umum Partai Aceh, H Muzakir Manaf alias Mualem, untuk mengantisipasi praktik money politics jelang Pilkada pada 27 November 2024.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Sekretariat KPPA, Toke Seu’um menyerukan komitmen penuh dari seluruh kader dan simpatisan Partai Aceh untuk menjaga integritas pemilu.

“Kita tidak akan membiarkan demokrasi Aceh diracuni oleh uang haram. Satgas dan relawan harus turun ke lapangan, siaga 24 jam untuk melawan praktik yang merusak nilai-nilai perjuangan kita,” tegas Toke Seu’um di depan ratusan peserta yang hadir.

*Arahan Tegas Mualem: Jangan Biarkan Demokrasi Dijual Murah

Arahan Mualem disampaikan langsung kepada seluruh Ketua KPPA se-Aceh melalui pertemuan tertutup sehari sebelumnya.

Mualem menekankan bahwa money politics tidak hanya mencoreng martabat Partai Aceh, tetapi juga mengkhianati perjuangan masyarakat yang mendambakan pemimpin bersih dan amanah.

“Kepada semua kader dan relawan, saya perintahkan untuk berani melaporkan setiap pelaku politik uang. Jangan gentar! Kita pertaruhkan nama besar Partai Aceh untuk menegakkan keadilan,” ujar Mualem dalam pesannya.

*Partai Aceh Siapkan Satgas Khusus

Menindaklanjuti arahan tersebut, Toke Seu’um memastikan bahwa Satgas Partai Aceh telah dipersiapkan dengan matang untuk bergerak cepat.

Setiap desa di Aceh telah ditempatkan minimal lima anggota Satgas yang bertugas mengawasi pergerakan politik uang.

“Kami sudah punya data siapa saja yang dicurigai akan bermain kotor. Ini bukan ancaman kosong, tapi komitmen nyata,” ungkap Toke Seu’um.

Tidak hanya Satgas, Partai Aceh juga mengandalkan relawan dan simpatisan yang siap melaporkan praktik curang ke aparat berwenang.

“Kalau ada yang ketahuan main uang, ingat ini: hukum akan berbicara, dan rakyat Aceh tidak akan tinggal diam,” tambahnya.

*Respons Masyarakat: Siap Menjaga Martabat Pilkada

Masyarakat Aceh menyambut langkah ini dengan antusias.

Banyak yang menganggap tindakan tegas ini sebagai bentuk tanggung jawab Partai Aceh dalam menjaga kehormatan demokrasi.

Seorang tokoh masyarakat di Aceh Besar, Tgk Ibrahim, mengapresiasi keberanian Toke Seu’um dan Mualem.

“Langkah ini yang kita tunggu-tunggu. Rakyat Aceh tidak ingin pemimpin yang lahir dari uang haram,” katanya.

Dengan Pilkada yang tinggal dua hari lagi, tensi politik di Aceh semakin memanas.

Langkah tegas Partai Aceh dianggap sebagai sinyal kuat bahwa partai ini tidak main-main dalam memenangkan hati rakyat dengan cara yang bersih.

Namun, langkah ini juga memancing reaksi dari kubu lawan.

Beberapa pihak menilai bahwa manuver Partai Aceh hanyalah strategi untuk mendiskreditkan kandidat lain.

Meski demikian, Toke Seu’um dengan santai menanggapi tudingan tersebut.

“Yang takut biasanya yang salah. Kita tidak peduli apa kata orang, karena rakyat Aceh tahu siapa yang benar-benar berjuang untuk mereka,” pungkasnya.

Partai Aceh kini berada di garis depan, bukan hanya untuk memenangkan Pilkada, tetapi juga untuk menjaga marwah demokrasi di Bumi Serambi Mekah.

Apakah strategi ini cukup untuk mematahkan ancaman politik uang?

Semua mata kini tertuju pada tanggal 27 November, saat rakyat Aceh menentukan nasib masa depan daerah ini.

Berita Terkait

Sosialisasi SDGs 12 Sebagai Upaya Meningkatkan Kreativitas Dan Kesadaran Lingkungan Anak Melalui Pemanfaatan Barang Bekas
Dorong Investasi, Kanwil Imigrasi Sumut Hadirkan Unit Layanan Izin Tinggal Dan Informasi Keimigrasian Di KEK Sei Mangkei
Menyusuri Jejak Migrasi Etnis, Mengungkap Mozaik Sejarah Wilayah Timur Aceh
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkab Agara Himbau Kurangi Penggunaan Plastik.  
Mengubah Pelayanan Menjadi Kepercayaan, Lapas Binjai Raih Predikat Baik
Pengajian Rutin Yasinan, Lapas Binjai Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan
Lapas Perempuan Medan Ikuti Konsolidasi Penguatan Komitmen Pelayanan Publik
Karutan Raymon Andika Girsang Rutan Tanjung Terus Implementasikan Layanan Prima Berorientasi Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:46 WIB

Dorong Investasi, Kanwil Imigrasi Sumut Hadirkan Unit Layanan Izin Tinggal Dan Informasi Keimigrasian Di KEK Sei Mangkei

Senin, 8 Juni 2026 - 21:58 WIB

Mengubah Pelayanan Menjadi Kepercayaan, Lapas Binjai Raih Predikat Baik

Senin, 8 Juni 2026 - 21:32 WIB

Lapas Perempuan Medan Ikuti Konsolidasi Penguatan Komitmen Pelayanan Publik

Senin, 8 Juni 2026 - 20:37 WIB

PWP Patra Niaga Sumbagut Kunjungi Lapas Perempuan Medan, Salurkan Bibit Lele & Hidroponik untuk Bekal WBP

Senin, 8 Juni 2026 - 20:22 WIB

Perkuat Sinergi Pelayanan Hukum, Rutan Tanjung Pura Jalin Kerja Sama Bantuan Hukum dengan LBH Perisai

Senin, 8 Juni 2026 - 18:29 WIB

Patroli Polres Pematangsiantar Pada Minggu Malam Amankan Empat Sepedamotor Knalpot Brong

Senin, 8 Juni 2026 - 18:19 WIB

Polsek Siantar Martoba Selesaikan Dugaan Perkelahian Dengan Problem Solving

Senin, 8 Juni 2026 - 18:07 WIB

Warung Tuak Digerebek Polres Toba, Temukan Ratusan Gram Ganja Siap Edar

Berita Terbaru