Tgk. Martunis Siap Gelar Musyawarah PA/KPA Gayo Lues Pasca Wafatnya Ama Uwe

REDAKSI 1

- Redaksi

Minggu, 29 Juni 2025 - 21:22 WIB

5056 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momentum Konsolidasi Kepemimpinan dan Penegasan Arah Perjuangan di Tanah Seribu Bukit

TLii | ACEH – Gayo Lues, 29 Juni 2025 – Suasana kekeluargaan menyelimuti pertemuan antara Reporter Seputar Gayo Lues, Kang Juna, dan Tgk. Martunis di Ponpes Rhaudatul Jihad Desa Cinta Maju, Kecamatan Blang Pegayon. Pertemuan ini menjadi ajang diskusi hangat mengenai masa depan kepemimpinan PA/KPA Wilayah Gayo Lues pasca wafatnya Tgk. Jafar atau Ama Uwe, mantan Ketua PA/KPA, yang berpulang pada 15 Juni 2025.

Tgk. Martunis, yang dikenal luas sebagai “Tgk Organik” pada masa konflik Aceh, merupakan eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang kini mendedikasikan dirinya dalam dunia pendidikan dan keagamaan. Ia memimpin dua pesantren ternama: Dayah Raudhatul Qur’an di Desa Kong Paluh, Kecamatan Kuta Panjang, dan Dayah Raudhatul Jihad di Desa Cinta Maju, Kecamatan Blang Pegayon kab. Gayo lues.Dalam perbincangan tersebut, Tgk. Martunis mengonfirmasi bahwa dirinya telah menerima Perintah Langsung (Mandat) dari Ketua PA/KPA Pusat H. Muzakir Manaf serta Sekretaris Jenderal DPP Partai Aceh untuk menyelenggarakan musyawarah wilayah. Agenda penting ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 3 Juli 2025, bertempat di kediamannya di Desa Kong Paluh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“InsyaAllah, ini bagian dari ikhtiar menjaga kesinambungan organisasi dan soliditas perjuangan. Musyawarah ini bukan hanya soal menentukan pengganti, tapi menyatukan kembali niat dan tekad,” ujarnya mantap.

Di mata masyarakat dan para santri, Tgk. Martunis bukan sekadar ustaz atau mantan kombatan. Ia sebagai sosok pemimpin yang tegas namun mengayomi. Kepemimpinannya di dunia pendidikan membentuknya sebagai figur yang mampu menjaga integritas serta bersikap hati-hati dalam membuat keputusan strategis. Tak heran, namanya mencuat sebagai calon kuat Ketua PA/KPA wilayah Gayo Lues pengganti almarhum Ama Uwe.

“Harapan kita sederhana tapi penting: persatuan. Panglima kita boleh tiada, tapi semangat perjuangan harus tetap menyala. Silaturahmi jangan terputus, soliditas jangan retak,” ujarnya.

Menurutnya, kepemimpinan ke depan harus mampu menjembatani seluruh elemen masyarakat, mulai dari eks kombatan, tokoh adat, hingga generasi muda.

Dalam suasana santai penuh kenangan, perbincangan di beranda rumah Tgk. Martunis bergulir menuju topik lebih dalam—mengenang peran almarhum Ama Uwe.

“Beliau itu akar sejarah. Ia menyambungkan perjuangan dengan kehidupan kita hari ini. Bukan hanya mengerti organisasi, tapi memahami suara rakyat,” katanya lirih.

Kehilangan tokoh sentral seperti Ama Uwe jelas meninggalkan ruang kosong yang dalam. Apalagi di tengah kemerosotan minat generasi muda terhadap sejarah perjuangan daerah. Di sinilah suara dan sikap seperti Tgk. Martunis menjadi semakin relevan.

Musyawarah PA/KPA wilayah Gayo Lues pada 3 Juli 2025 mendatang, ditegaskan oleh Tgk. Martunis, bukan sekadar formalitas politik. Ia ingin forum ini menjadi ajang konsolidasi perjuangan, penegasan arah gerak, serta momentum membangun kembali sistem kaderisasi yang kuat dan kontekstual.

“Bukan hanya untuk partai, tapi juga untuk umat. Kaderisasi harus hidup kembali,” tekannya.

“Kalau PA/KPA tidak adaptif terhadap zaman, maka ia akan kehilangan koneksi dengan akar rumput. Jangan cuma jadi organisasi nostalgia. Kita harus tetap relevan—membela hak rakyat, merawat silaturahmi, dan menjembatani aspirasi,” katanya penuh semangat.

“Kalau kita hanya nostalgia tanpa arah, kita akan kehilangan generasi baru. PA/KPA harus hadir, bukan hanya di forum, tapi di sawah, di pesantren, di warung kopi,” ujarnya penuh semangat.

Saat senja mulai merayap, pertemuan kami harus diakhiri. Namun pesan Tgk. Martunis terasa terus menggema:

“Perjuangan belum usai. Kita telah berdamai secara formal, tapi perjuangan untuk keadilan, pendidikan, dan kesejahteraan belum selesai. Yang kita butuhkan hari ini adalah keberanian dan persatuan, bukan ego dan kemarahan.”

Tgk. Martunis bukan hanya saksi sejarah, tapi penulis bab berikutnya dalam lembar perjuangan Aceh. Musyawarah 3 Juli bukan sekadar menentukan ketua baru—tapi menentukan arah baru. Dari warisan yang berdarah menuju masa depan yang bermakna.

> “Perjuangan belum selesai. Kita sudah berdamai secara formal, tapi perjuangan untuk keadilan, pendidikan, dan kesejahteraan masih panjang. Jangan biarkan kita terpecah. Jangan biarkan semangat kita padam.”

Catatan Penutup:

Musyawarah mendatang diharapkan dapat menjadi momentum penting untuk memperkuat barisan, menegaskan arah perjuangan, dan memastikan bahwa semangat rekonsiliasi tetap menjadi fondasi utama bagi PA/KPA dalam mengawal aspirasi masyarakat Gayo Lues.

Musyawarah PA/KPA pada 3 Juli 2025 bukan sekadar proses organisasi. Ia adalah pertaruhan tentang arah—apakah warisan perjuangan akan terus hidup dalam semangat zaman, atau terkubur dalam sejarah yang hanya dibaca setengah halaman. Tgk. Martunis mungkin tidak mencari panggung. Tapi sejarah, seperti rakyat, tahu kepada siapa ia bisa menitipkan harapan.

Berita Terkait

Anwar Yuli Prastyo: Keselamatan Perlintasan Tanggung Jawab Bersama, Dahulukan Perjalanan KA
Polsek Siantar Timur Cek TKP Laporan Dugaan Penganiayaan di Jalan Permosi
Kapolres Pematangsiantar Bersama Forkopimda Hadiri Peringatan May Day Tahun 2026
Polda Sumut Kawal May Day 2026, Pengamanan Ketat dan Pelayanan Maksimal bagi Buruh
Kapolres Pidie Jaya Pimpin Apel Siaga, Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Dampak Situasi Global
Fadillah Haryono: Hari Buruh Jadi Refleksi Perkuat Hubungan Industrial Harmonis Di Pelindo
Polres Pidie Jaya Rayakan May Day 2026 dengan Silaturahmi dan Baksos, Pererat Kepedulian kepada Buruh Angkut
Ustadz Azhar Kiran Pastikan Distribusi Hadiah Festival Ramadhan 1447 H Berjalan Sesuai Ekspektasi

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:28 WIB

Polres Pidie Jaya Rayakan May Day 2026 dengan Silaturahmi dan Baksos, Pererat Kepedulian kepada Buruh Angkut

Kamis, 30 April 2026 - 15:44 WIB

Ketua TP PKK Pidie Jaya Kunjungi Warga Sakit di Bandar Baru, Salurkan Bantuan Darurat

Kamis, 30 April 2026 - 13:34 WIB

Bupati Pidie Jaya Membuka Konferensi XXIII PGRI Pidie Jaya

Kamis, 30 April 2026 - 10:57 WIB

Kurir Diduga Tidak Profesional, Warga Pidie Jaya Keluhkan Paket Diretur Sepihak

Selasa, 28 April 2026 - 17:36 WIB

Latihan Strategi dan TFG, Polda Aceh Siap Amankan May Day 2026

Selasa, 28 April 2026 - 15:29 WIB

Bupati Pidie Jaya Serahkan Ambulans Bantuan Presiden untuk Puskesmas Meureudu

Selasa, 28 April 2026 - 13:44 WIB

Ambulans Bantuan Presiden Perkuat Layanan Kesehatan, Bupati Pidie Jaya Tekankan Perawatan dan Kinerja

Minggu, 26 April 2026 - 16:36 WIB

Hari Jadi Ke 155 Kota Pematangsiantar,AKBP Sah Udur Sitinjak Hadiri Malam Puncak Konser Pesta Rakyat

Berita Terbaru