Penundaan Musyawarah PA/KPA Gayo Lues: Suara Bijak dari Tgk. Martunis dan Seruan untuk Soliditas
TLii | ACEH – Blang Pegayon. Kamis, 3 Juni 2025 — Dalam nuansa akrab yang tetap sarat makna, reporter Seputar Gayo Lues Kang Juna bersama wartawan Lintas Aceh Ishak Daud menyambangi Balai Pendopo Dayah Raudhatul Jihad di Desa Cinta Maju, Kecamatan Blang Pegayon. Pertemuan ini menjadi momen bincang santai namun bermuatan penting bersama Tgk. Martunis, Pimpinan Dayah Raudhatul Jihad dan Raudhatul Qur’an, sekaligus Koordinator Musyawarah PA/KPA Wilayah Gayo Lues.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, terungkap bahwa musyawarah untuk penentuan Pimpinan PA/KPA Wilayah Gayo Lues yang sebelumnya dijadwalkan pada hari ini, 3 Juli 2025, harus ditunda sementara waktu. Penundaan ini, sebagaimana dijelaskan oleh Tgk. Martunis, disebabkan oleh padatnya agenda pesantren yang dipimpinnya, terutama terkait penerimaan santri-santriwati baru yang sedang berlangsung di dua lembaga pendidikan tersebut.
> “Musyawarah ini sangat penting, tapi kita juga sedang menghadapi momen besar di pesantren. Penerimaan santri baru adalah amanah yang tidak bisa saya delegasikan sembarangan,” ujar Tgk. Martunis dengan nada tenang namun tegas.
Alasan utama penundaan ini adalah padatnya agenda beliau, baik dalam kapasitasnya sebagai pimpinan dua dayah besar, maupun sebagai pribadi yang tengah menjalani pendidikan lanjutan serta aktif dalam kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.
> “Kita tidak ingin tergesa-gesa dalam urusan penting seperti ini. Karena itulah, demi efektivitas dan keberlanjutan perjuangan, saya akan mempercayakan penentuan Pimpinan Plt PA/KPA Wilayah Gayo Lues kepada Pimpinan PA/KPA Pusat. Sehingga, instruksi kegiatan selanjutnya, kita dapat menunggu arahan Pimpinan PA/KPA Pusat, apakah ada penjadwalan ulang musyawarah atau perintah lainnya,” ujar Tgk. Martunis kepada kedua wartawan.
Tgk. Martunis menegaskan bahwa penentuan Plt Pimpinan PA/KPA Wilayah Gayo Lues akan diserahkan langsung kepada Pimpinan PA/KPA Pusat, dalam hal ini H. Muzakir Manaf selaku Ketua Umum, dan Sekjen Partai Aceh Aiyub Abbas. Keputusan ini dilandasi semangat menjaga keberlangsungan dan kekompakan internal organisasi.
> “Yang penting, siapapun nanti yang dipercaya sebagai Plt Pimpinan PA/KPA Wilayah Gayo Lues, ia harus mampu menjadi pelindung dan pengayom semua elemen. Jangan terjebak pada ego kelompok. Yang kita perjuangkan adalah rakyat dan masa depan daerah,” tambahnya dengan tegas.
Tgk. Martunis menegaskan bahwa posisi kepemimpinan bukan soal siapa, tapi tentang kemampuan merangkul, menyatukan, dan menjaga arah perjuangan. Ia berharap bahwa figur yang ditunjuk pusat benar-benar memahami semangat kolektif perjuangan rakyat Gayo Lues.
Dalam pernyataan penutupnya, Tgk. Martunis kembali menekankan bahwa kekuatan organisasi bukan diukur dari jumlah atau atribut militeristik, melainkan pada soliditas, kesepahaman visi, dan arah perjuangan yang utuh.
> “Tidak ada nama besar yang lebih utama daripada nama Gayo Lues. Mari kita tetap jaga kekompakan. Karena dalam soliditas, di situlah kemenangan akan berpihak.”
(Kang Juna – Reporter)



























