Pemanfaatan Limbah Ternak Sapi Jadi Pestisida Hayati Karya Mahasiswa KKN Unsam Langsa: Solusi Ramah Lingkungan di Kabupaten Gayo Lues

REDAKSI 1

- Redaksi

Jumat, 4 Juli 2025 - 12:31 WIB

5088 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH | Gayo Lues,— Tim dosen dan mahasiswa dari Universitas Samudra Langsa melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat bertema “Pemanfaatan Limbah Ternak Sapi Sebagai Pestisida Hayati” di Desa Bemem Bentul, Kecamatan Pegayon, Kabupaten Gayo Lues. Kamis (4/07/2025).

Kegiatan ini dipimpin oleh Ir. Rosmaiti, M.P., Dr. Ir. Cut Mulyani, M.P., dan Dr. Kiagus Muhammad Zain Basriwijaya, S.Pt., M.Si., serta melibatkan mahasiswa KKN dari Desa Bemem Bentul (kelompok 9), Desa Kong (kelompok 40), dan Desa Anak Reje (kelompok 6). Ketua kelompok Desa Bemem Bentul, Juwendy Prayoga, bertindak sebagai koordinator lapangan bersama aparatur desa dan masyarakat setempat.

Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan praktis kepada petani dalam membuat pestisida hayati, Mengurangi penggunaan pestisida kimia yang berdampak buruk bagi lingkungan, Mengoptimalkan pemanfaatan limbah ternak sapi yang selama ini belum dimanfaatkan maksimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Latar Belakang

Sebagai daerah agraris, Gayo Lues menghasilkan limbah ternak sapi yang melimpah. Namun, sebagian besar limbah tersebut belum diolah dengan baik. Di sisi lain, penggunaan pestisida kimia masih sangat tinggi. Melalui kegiatan ini, limbah ternak sapi diolah menjadi pestisida hayati yang aman, murah, dan ramah lingkungan.

Pembuatan dan Aplikasi

Dalam praktiknya, peserta pelatihan belajar membuat pestisida hayati menggunakan bahan utama berupa urin sapi yang dicampur dengan EM4, molase atau gula merah cair, serta rempah-rempah seperti bawang putih, jahe, dan kunyit. Campuran ini difermentasi selama 7–14 hari.

Cara aplikasinya cukup sederhana: larutan pestisida diencerkan lalu disemprotkan ke daun, batang, dan akar tanaman pada pagi atau sore hari dengan sprayer tangan atau punggung.

Efektivitas Terbukti

Penelitian Marlina et al. (2022) menunjukkan pestisida hayati dari kotoran sapi dapat menurunkan serangan ulat grayak pada jagung hingga 70%. Sementara penelitian Siregar & Putra (2021) membuktikan bioinsektisida dari urin sapi efektif menekan hama trips pada cabai.

Manfaat Bagi Masyarakat

Program ini membawa manfaat ekonomi dengan menekan biaya pembelian pestisida kimia, karena bahan baku pestisida hayati tersedia gratis di lingkungan sekitar. Manfaat sosial juga dirasakan melalui kerja sama dan gotong royong antar petani. Secara kesehatan, pestisida hayati menjamin hasil panen yang lebih aman dikonsumsi keluarga dan masyarakat.

Dukung Pertanian Berkelanjutan

Ke depan, kegiatan ini diharapkan mampu mendukung sistem pertanian organik dan membentuk pola pertanian zero waste di Kabupaten Gayo Lues. Inovasi lokal ini menjadi salah satu langkah nyata mewujudkan pertanian berkelanjutan dan mendukung ketahanan pangan daerah.

Harapan ke Depan

Dengan terlaksananya pelatihan ini, diharapkan para petani di Desa Bemem Bentul dan sekitarnya dapat secara mandiri memproduksi dan memanfaatkan pestisida hayati. Selain mendukung pertanian organik, upaya ini juga menjadi contoh nyata penerapan prinsip zero waste farming, di mana limbah ternak yang sebelumnya tidak termanfaatkan dapat diolah menjadi produk bernilai guna tinggi.

Tim dosen dan mahasiswa Universitas Samudra Langsa berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat dalam mempraktikkan teknologi tepat guna yang sesuai dengan potensi lokal. Keberhasilan program ini diharapkan dapat direplikasi di desa-desa lain di Kabupaten Gayo Lues dan Aceh pada umumnya.

Dukungan Semua Pihak

Pelaksanaan kegiatan ini tidak terlepas dari dukungan penuh aparatur desa, ketua kelompok, serta antusiasme masyarakat dan mahasiswa KKN yang terlibat aktif. Kolaborasi lintas pihak menjadi kunci agar hasil pelatihan ini berkelanjutan dan mampu memberi dampak nyata pada kesejahteraan petani.

Ajakan

Melalui rilis ini, tim pelaksana juga mengajak seluruh pihak — petani, kelompok tani, perangkat desa, serta pemerintah daerah — untuk bersama-sama mendukung gerakan pertanian sehat dan ramah lingkungan. Dengan langkah kecil ini, Kabupaten Gayo Lues dapat menjadi pionir pertanian berkelanjutan di Aceh.

Tentang Program KKN Universitas Samudra

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Samudra Langsa merupakan bentuk nyata pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa dan dosen berperan aktif membawa inovasi dan solusi aplikatif ke desa-desa untuk menjawab tantangan lokal berbasis potensi daerah.

 Kontak Media:
Ir. Rosmaiti, M.P.
Dr. Ir. Cut Mulyani, M.P.
Dr. Kiagus Muhammad Zain Basriwijaya, S.Pt., M.Si.

Referensi:
Marlina, E., et al. (2022). Pemanfaatan Limbah Ternak Sebagai Pestisida Hayati. J. Pertanian Berkelanjutan, 15(2), 77–85.
Siregar, H., & Putra, A. (2021). Efektivitas Bioinsektisida dari Kotoran Sapi. J. Agrotek Indonesia, 18(3), 233–240.
Hidayat, M., et al. (2020). Aplikasi Pupuk Cair Organik dan Pestisida Hayati dari Limbah Peternakan. J. Ilmu Lingkungan, 12(1), 45–52.

Berita Terkait

Penyaluran Bantuan Tahap II, Walikota Langsa Tinjau Langsung Penyaluran di Kantor Pos 
BREAKING NEWS Kecelakaan Maut di Depan SMP Kuta Binjai, Satu Perempuan Meninggal Dunia, Kendaraan Penabrak Diduga Melarikan Diri
Fatir Hidayadi, Disabilitas Netra Binaan UPTD PSDBM Dinsos Aceh, Raih Juara III MTQ Disabilitas Nasional 2026
Opening Ceremony Internal Moot Court Competition (IMCC) Ke-11 Piala Bergilir Resmi Dibuka
Rotasi Jabatan di Polres Pidie Jaya, Kapolres Ahmad Faisal Pasaribu Lantik Sejumlah Pejabat Baru
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Pidie Jaya Sambangi Purnawirawan dan Warakawuri Lewat Anjangsana Penuh Makna
Dinsos Aceh Salurkan Bantuan UEP Aspirasi Almarhum Sofyan Puteh untuk 63 Penerima Manfaat di Aceh Utara
Pergantian Antar Waktu, Walikota Langsa Lantik Mohammad Khoiri Sebagai Anggota KIP Langsa

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:53 WIB

Residivis Narkoba Kembali Ditangkap, Sat Resnarkoba Polres Tebing Tinggi Sita 18,47 Gram Sabu

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:48 WIB

Jumat Berkah Rutan Kelas I Medan, Berikan Layanan Kesehatan Gratis Bagi Masyarakat dan Skrining TB Bagi Warga Binaan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:51 WIB

Penuhi Hak Warga Binaan, Lapas Padangsidimpuan Gelar Sidang TPP demi Ketepatan Program Integrasi

Sabtu, 20 Juni 2026 - 19:23 WIB

KAI Tambah 1.256 Kursi Antisipasi Libur Sekolah, Total Kapasitas Jadi 130.040 Tempat Duduk

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:20 WIB

Sambut HUT Bhayangkara Ke 80 Tahun 2026, Polsek Siantar Selatan kunjungi Warga Kurang Mampu

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:16 WIB

Saat Patroli,Polres Pematangsiantar Amankan Tiga Sepedamotor Knalpot Brong

Sabtu, 20 Juni 2026 - 02:54 WIB

Benteng Pertahanan Pertama, P2U Lapas Padangsidimpuan Perketat Pemeriksaan Petugas, Barang dan Pengunjung

Sabtu, 20 Juni 2026 - 01:49 WIB

Bapas Kelas I Medan Terima Kunjungan dari Tim Direktorat Pembimbingan Kemasyarakatan

Berita Terbaru