JADILAH PENGGERAK, BUKAN PENONTON – SAATNYA BERGERAK MELAWAN NARKOBA ”WORKSHOP PENGGIAT P4GN DI GAYO LUES“

REDAKSI

- Redaksi

Rabu, 9 Juli 2025 - 12:59 WIB

50100 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Logon Hills, Kampung Jawa, Blangkejeren – Rabu, 9 Juli 2025

TLii | ACEH | Gayo Lues – Dalam upaya konkret memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gayo Lues menyelenggarakan Workshop Penggiat P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba), bertema: “Jadilah Penggerak, Bukan Penonton: Saatnya Bergerak Melawan Narkoba.” Kegiatan ini diadakan di kawasan sejuk dan tenang Logon Hills, Kampung Jawa, Blangkejeren.

Workshop ini menghadirkan 30 peserta, yang sebagian besar adalah para kepala desa dari berbagai kecamatan di Kabupaten Gayo Lues. Mereka hadir untuk mendapatkan bekal pengetahuan, semangat baru, dan strategi kolaboratif dalam memerangi bahaya narkoba yang terus mengintai generasi muda, masyarakat, bahkan struktur sosial hingga tingkat desa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala BNNK Gayo Lues, Fauzul Iman, ST., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan keprihatinan sekaligus semangat untuk bergerak. Dari data penanganan kasus narkoba yang dihimpun pihaknya, tercatat ada tiga jenis narkoba yang paling sering disalahgunakan di Gayo Lues, yaitu ganja, sabu-sabu, dan ekstasi/pil koplo. Ketiganya menjadi ancaman serius yang harus ditangani dengan sinergi lintas sektor.

“P4GN adalah program nasional. Tujuannya untuk menyatukan langkah kita semua dalam memerangi dan memberantas narkoba. Bukan sekadar slogan, tapi aksi nyata di lapangan,” tegasnya.

Fauzul Iman menegaskan bahwa P4GN bukan hanya tanggung jawab BNN semata, melainkan gerakan bersama yang melibatkan instansi pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen desa. Workshop ini dirancang untuk membentuk kader-kader penggiat anti narkoba, yang nantinya akan menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan, edukasi, hingga pelaporan penyalahgunaan narkoba di lingkungan mereka.

“Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga menyusun rencana aksi dan menjadi agen perubahan di wilayahnya masing-masing,” jelasnya penuh semangat.

Sesi hukum dibawakan oleh Kasat Resnarkoba Polres Gayo Lues, IPTU Bambang Pelis, S.H., M.H. Ia menjelaskan bahwa pelaku tindak pidana narkotika dapat dijerat dengan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009. Dalam pemaparannya, ia mengklasifikasikan ancaman hukuman sebagai berikut:

1. Pasal 127 – Pengguna narkotika dapat dipidana paling lama 4 tahun.

2. Pasal Pengedar – Ancaman hukuman lebih berat, dengan tuntutan mulai dari 5 hingga seumur hidup.

3. Pasal Produksi – Penghasil atau pabrikasi narkotika menghadapi ancaman hukuman maksimal, termasuk hukuman mati.

 

“Negara tidak akan kompromi dengan pengedar. Tapi untuk pengguna, ada jalur rehabilitasi yang bisa menjadi solusi kemanusiaan,” jelasnya sambil mengingatkan peserta untuk aktif melaporkan kasus-kasus mencurigakan.

Dalam semangat keterbukaan dan kemudahan akses, Satresnarkoba Polres Gayo Lues juga meluncurkan layanan Call Center pengaduan penyalahgunaan narkoba. Masyarakat dapat melapor lewat WhatsApp 082297358707, atau melalui media sosial:

Instagram: @satnarkobapolresgayolues

Facebook: Satnarkoba Polres Gayo Lues

TikTok: @satres_narkoba_polres_gayo_lues

“Identitas pelapor dijamin 100% aman dan rahasia,” tegas IPTU Bambang Pelis.

Sementara itu, Kaban Kesbangpol Roni Ismunandar, S.IP., M.M. menekankan pentingnya kebijakan dan anggaran dalam mendukung kegiatan P4GN di tingkat desa. Ia menyampaikan gagasan “Desa BERSINAR” (Bersih dari Narkoba), sebagai bagian dari program nasional pemberdayaan masyarakat.

“Kepala desa harus menjadi pelopor keluarga bersih narkoba. Rencana aksi kampung bersih narkoba harus segera disusun,” serunya.

Ia juga mengajak peserta untuk membangun jejaring penggiat agar bisa saling berbagi strategi dan pengalaman. Menurutnya, kerja kolaboratif lintas desa adalah senjata ampuh melawan jaringan narkoba.

Kadis Kominfo Gayo Lues, Said Winta Reza, hadir memberikan materi public speaking dalam kampanye anti narkoba. Ia mengajak peserta untuk memasukkan nilai anti narkoba ke dalam resam (adat istiadat) lokal.

“Apakah sudah ada resam adat yang melarang narkoba di kampung kalian? Kalau belum, mari kita rumuskan bersama,” ajaknya, memantik kesadaran kultural sebagai benteng pencegahan.

Workshop ini bukan akhir, melainkan titik awal gerakan desa melawan narkoba. Setelah sesi tanya jawab yang interaktif dan penuh antusiasme, kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat P4GN kepada seluruh peserta.

Dalam kesimpulan, semua pihak menegaskan komitmen bersama: bergerak, bukan tinggal diam. Bertindak, bukan sekadar bicara. Demi masa depan anak-anak Gayo Lues, demi generasi Indonesia Emas 2045, mari kita bersatu lawan narkoba.

“Katakan tidak pada narkoba. Karena hidup sehat, adalah bentuk cinta paling nyata untuk bangsa dan keluarga.”

 

(Kang Juna)

Berita Terkait

Kapolres Pematangsiantar Hadiri Kirab Kebangsaan dan Doa Bersama Lintas Agama Sambut Hari Sumpah Pemuda
Program CPOf Dan CPSp Perluas Wawasan Standar Profesionalisme Pengadaan Barang dan Jasa Secara Tertib dan Terukur
Sebagai Bagian Pelindo Group PT PPK Perkuat Fondasi Tata Kelola Dukung Pengembangan Kawasan Industri Kuala Tanjung
Satreskrim Polres Gayo Lues Amankan Dua Pria Terlibat Judi Online
Pelindo Dorong Sinergi Lintas Fungsi dan Kapabilitas Berorientasi Pelanggan Perkuat Daya Saing dan Ekosistem Logistik Nasional
Aktivis Apresiasi Polda Aceh atas Penindakan Penimbunan BBM, Dampak Positif Mulai Dirasakan Masyarakat
Rutan Kelas IIB Tanjung Rutin Sambangi Blok Hunian Pastikan Lingkungan Bersih Sehat Aman Kondusif
DPP AWAI Apresiasi Kasat Reskrim Polres Nagan Raya Atas Pengungkapan Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Satreskrim Polres Gayo Lues Amankan Dua Pria Terlibat Judi Online

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:28 WIB

DPP AWAI Apresiasi Kasat Reskrim Polres Nagan Raya Atas Pengungkapan Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:17 WIB

“Tak Sekadar Janji, Azhari M. Nur Haji Maop Tunjukkan Kepedulian Nyata, Bantu Kursi Roda untuk Warga Idi Tunong”

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Aceh Punya Sejarah Kepahlawanan, Kepala BNNP Aceh Prihatin Sebagian Masyarakat Aceh Terlibat Jaringan Narkoba

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Tak Sekadar Seremoni, SDN 2 Dewantara Wujudkan Maulid Nabi dengan Santunan 13 Anak Yatim

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Gerakan Panen Raya Padi 2026 di Kota Langsa, Wujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Berawal dari Informasi Warga, Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Gunakan Sabu”

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Gubernur Muzakir Manaf Peringatkan Ancaman Bencana, Aceh Perkuat Siaga Hadapi Puncak Hujan November

Berita Terbaru