TLII>>Jakarta, 30 Juli 2025 – Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia kembali mencetak prestasi besar dalam pemberantasan narkoba. Sepanjang Juni hingga Juli 2025, BNN berhasil mengungkap 84 kasus narkotika dan menyita lebih dari 561 kilogram narkotika berbagai jenis, serta mengamankan 136 tersangka dari jaringan nasional dan internasional.

Direktur Pengawasan Tahanan dan Barang Bukti Deputi Pemberantasan BNN RI, Brigjen Pol Drs. Toriq Triyono, M.Si, memaparkan kronologis penindakan tersebut. Dari total barang bukti, sabu menjadi narkotika dengan jumlah terbanyak yaitu 337,38 kg, disusul ganja 219,82 kg, kokain 3,08 kg, ekstasi 1.039 butir, serta ganja sintetis dan liquid vape mengandung obat keras Etomidat sebanyak 550 botol.
Salah satu modus baru yang terungkap adalah penyelundupan sabu dalam kemasan kopi Arabica “Cote d’Ivoire” berwarna oranye yang disembunyikan di balik muatan buah semangka. Kasus ini dikendalikan oleh jaringan Mualim yang beroperasi dari Aceh ke Medan, dengan total barang bukti sabu mencapai hampir 200 kg.

Selain itu, di Bali, BNN juga menggagalkan penyelundupan kokain seberat 3 kg oleh seorang WNA asal Brasil, menandakan adanya keterkaitan dengan sindikat narkoba Amerika Latin dan memperlihatkan bahwa kokain mulai masuk pasar lokal di Bali.
Beberapa pengungkapan penting lainnya:
Jaringan kurir terbang Aceh–Lombok: sabu 2 kg.
Ganja 100 kg disita di perbatasan Sumatera Utara–Sumatera Barat.
Sabu dari Malaysia ke Batam: total lebih dari 8,5 kg, termasuk upaya lewat pelabuhan dan bandara.
Jaringan DKI Jakarta: sejumlah pengiriman lewat ekspedisi dan penggerebekan di apartemen serta hotel.
Jaringan mahasiswa di Jawa Tengah: paket ganja dari Papua seberat 930 gram.
BNN juga mencatat adanya jaringan sindikat yang memanfaatkan jasa ekspedisi, transportasi udara, serta jalur laut dan darat lintas provinsi dan negara sebagai media penyelundupan.
BNN menegaskan bahwa para tersangka dijerat dengan UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara hingga pidana mati.
Kepala BNN mengajak seluruh masyarakat dan aparat untuk memperkuat sinergi dalam perang melawan narkoba demi mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).
#IndonesiaBersinar
#PerangMelawanNarkoba


































