TLii | LAPAS PEREMPUAN KLS IIA MEDAN
15/09/2025
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Medan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Medan Melaksanakan skrining kesehatan jiwa bagi Warga Binaan, Senin (15/09)

Bertempat di Klinik Pratama Lapas Perempuan Medan, Kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan dokter spesialis jiwa dr. Nurul Utami, M.Ked, Sp. KJ. Kegiatan ini bertujuan mendeteksi risiko gangguan mental, seperti kecemasan, depresi, bipolar, gangguan makan, dan gangguan stres pascatrauma (PTSD).
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Medan, Yekti Apriyanti menyampaikan bahwa layanan ini diberikan guna deketsi dini terhadap gangguan kesehatan jiwa WBP, “Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeteksi dini gangguan kesehatan jiwa WBP Lapas Wonogiri dan untuk memfasilitasi WBP yang ingin melakukan konsultasi psikologi,”

Sebanyak 20 orang warga binaan diperiksa langsung oleh dr Nurul selaku dokter spesialis kejiwaan. Selama kegiatan tersebut berlangsung, turut mendampingi Tim Medis dari Lapas Perempuan Medan dr Sabar, dr Ida dan Perawat Lapas Perempuan yang bertugas sebagai perawat di Poliklinik Lapas Perempuan Medan.
Skrining kesehatan jiwa pada Warga Binaan penting dilakukan untuk mencegah munculnya kerusakan mental. Kesehatan mental bukan berarti sakit jiwa, tetapi jika kesehatan mental mulai terganggu bisa menyebabkan penyakit jiwa. Ada beberapa ciri seseorang mengalami stres. Umumnya gugup jika diajak bicara, jantung berdebar, sakit kepala berlebihan kendati telah menkonsumsi obat. Selain itu, ciri yang lain gampang lelah, kurang minat, tidak bisa berfikir jernih, bahkan bisa berfikir untuk bunuh diri.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Lapas Perempuan Medan terhadap kesehatan mental warga binaan, Tandasnya.
(***)


























