Keluarga Ojol Korban Pemukulan Oknum TNI di Pontianak Tolak Damai, Minta Proses Hukum Berlanjut

REDAKSI 1

- Redaksi

Senin, 22 September 2025 - 11:34 WIB

5045 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | KALBAR| Pontianak – Keluarga Teguh, pengemudi ojek online (ojol) yang menjadi korban pemukulan oknum TNI berinisial F hingga mengalami patah hidung, menolak tawaran damai dan menegaskan kasus harus tetap diproses hukum.

Keponakan korban, Jani, menyampaikan bahwa keluarga besar bersama komunitas ojol sudah sepakat menolak perdamaian. “Biarpun operasinya ditanggung pihak pelaku, keluarga tetap tidak mau damai. Jalur hukum harus tetap berjalan,” ujarnya di Pontianak, Minggu (21/9/2025).

Menurut Jani, pasca-kejadian pelaku tidak ikut mengantar korban ke rumah sakit. Hanya adik pelaku yang sempat datang menawarkan jalan damai, namun ditolak keluarga. Ia menegaskan meski pelaku sudah meminta maaf saat mediasi di Markas Pomdam XII Tanjungpura, keputusan keluarga tetap menuntut proses hukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakapendam XII Tanjungpura, Letkol Inf Agung W Palupi, membenarkan bahwa mediasi sudah dilakukan. Namun, proses hukum tetap berlanjut di persidangan militer. “Yang bersangkutan sudah menyampaikan permintaan maaf, tapi hukum tetap berjalan,” tegasnya.

Peristiwa berawal saat mobil pelaku hampir menabrak motor korban setelah mundur dari ATM. Korban yang membunyikan klakson membuat pelaku tersinggung, lalu mengejar dan menghadang korban. Setelah terjadi adu mulut, pelaku memukul wajah korban dengan siku hingga mengakibatkan hidung patah.

Korban sempat dirawat di RS Bhayangkara sebelum dirujuk ke RS Medika Djaya untuk operasi. Sementara itu, pelaku F mengaku khilaf, menyesali perbuatannya, dan menyatakan bertanggung jawab penuh terhadap biaya pengobatan korban. (red)

Berita Terkait

Momentum May Day 2026, KSPSI Makassar Perkuat Sinergi dengan Pemerintah
Presiden Soroti Koruptor Lolos Hukuman, MAUNG Desak Penertiban Tambang Ilegal di Kalbar
LSM MAUNG Kalbar: Bravo Kejati Kalbar Usut Tuntas Korupsi Proyek Bandara Ketapang
KETUM LSM MAUNG Dorong KPK Ambil Alih Kasus Pengadaan Ambulans di Dinkes Kalbar

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:02 WIB

Kalapas Padangsidimpuan Apresiasi Bantuan Reagen Tes HIV dan Sifilis Dari Dinas Kesehatan

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:41 WIB

Kalapas Padangsidimpuan Apresiasi Kekompakan Petugas dalam Jaga Stabilitas Keamanan

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:20 WIB

Dinkes Padangsidimpuan Beri Penyuluhan Bahaya TB dan HIV Di Lapas Kelas IIB

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:54 WIB

PT KAI Divre I Sumut Gelar 20 Diklat hingga Mei 2026 untuk Tingkatkan Kompetensi Pekerja

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:32 WIB

Polsek Medan Kota Tangkap Pelaku Curi Kusen Dan Jerjak Besi Di Gedung Bapera

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:16 WIB

Polsek Medan Tembung Gerebek Sarang Narkoba Di Desa Seirotan, Lima Orang Diamankan

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:59 WIB

Sat Narkoba Belawan: Penangkapan Berawal Dari Laporan Warga Terkait Peredaran Narkoba

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:28 WIB

Rutan Tanjung Pura Gelar Kamis Bersih Bersama Pemerintah dan Masyarakat

Berita Terbaru