Tiga Orang Terlantar Dipulangkan BPTD Kelas II Banten

REDAKSI

- Redaksi

Jumat, 19 April 2024 - 17:23 WIB

5084 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga Orang Terlantar (OT) saat menunggu waktu proses kepulangan dari BPTD Kelas II Banten di Terminal Pakupatan. (Foto: TIMESLINES INEWS/Heru Nurhadiyansyah)

Tiga Orang Terlantar (OT) saat menunggu waktu proses kepulangan dari BPTD Kelas II Banten di Terminal Pakupatan. (Foto: TIMESLINES INEWS/Heru Nurhadiyansyah)

TIMESLINES INEWS >> Kota Serang – Sebanyak tiga orang berstatus Orang Terlantar (OT) dipulangkan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Banten di Terminal Terpadu Pakupatan Kota Serang, Jumat (19/4/2024).

Petugas Operasional BPTD Kelas II Banten, Mastur menyebut ketiga Orang berstatus OT tersebut merupakan keluarga yang terdiri dari Ibu yang bernama Tine, salah satu anaknya Susi dan Cucunya Aji yang berasal dari Kota Tangerang meminta dipulangkan ke Kota kelahirannya di Bogor.

Mastur mengatakan mulanya Tine, Susi dan Aji berangkat dari Kramatwatu menuju Terminal Pakupatan untuk mencari bus AKAP menuju Bogor, sesampainya di terminal, Tine kehilangan uangnya dan terpaksa meminta petugas untuk membantu memulangkannya.
“Program ini kami buat sebagai upaya untuk membantu masyarakat yang memang membutuhkan dan ini bukti bahwa pemerintah hadir baik itu kemenhub, kepolisian dan dinas sosial hadir ditengah tengah masyarakat,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mastur juga menjelaskan program ini dibuat sebagai upaya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan dan merupakan bukti bahwa pemerintah hadir tengah masyarakat. Sementara itu, Tine mengaku awalnya dirinya pergi secara diam diam dari Tangerang menuju Kramatwatu yang merupakan tempat kakak kandungnya.

Ia bersikeras tak ingin kembali ke tempat asalnya karena kerap dianiaya oleh suami dan salah satu anaknya. Ia berharap dengan berpindah ke tempat kelahirannya di Kota Bogor dapat memperbaiki kehidupan serta kesehatan mentalnya.

Berita Terkait

Hadiri Maulid di Empat Gampong, Wali Kota Langsa Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah
Dapat Apresiasi Wali Murid, Kepala SMAN 1 Badar Agara Perkuat Strategi Sukseskan TKA 2026
Duo Nur Beruntung, Dua IRT Bawa Pulang Sepeda Listrik di Jalan Sehat KNPI Langsa
Tujuh Rumah Terbakar di Permata Punie, Dinsos Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
Bertabur Hadiah, Jalan Sehat Semangat Juara KNPI Langsa di CFD Diikuti Ribuan Warga
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita
Danlanud El Tari Bangun Generasi Tangguh NTT, Perkuat Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Hadiri Maulid di Empat Gampong, Wali Kota Langsa Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Dapat Apresiasi Wali Murid, Kepala SMAN 1 Badar Agara Perkuat Strategi Sukseskan TKA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Duo Nur Beruntung, Dua IRT Bawa Pulang Sepeda Listrik di Jalan Sehat KNPI Langsa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Tujuh Rumah Terbakar di Permata Punie, Dinsos Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Danlanud El Tari Bangun Generasi Tangguh NTT, Perkuat Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Dana Rutin Pengajian Orang Tua Desa Kutabaru Aceh Tenggara Tahun 2024 Disorot, Pj Pengulu Diminta Jelaskan Dugaan Gaji Belum Dibayarkan

Berita Terbaru