ACEH TENGGARA – Komitmen Kepala SMAN 1 Badar, Hadian Munthe, S.Pd., M.Si., dalam meningkatkan mutu pendidikan dan mempersiapkan peserta didik menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 mendapat apresiasi serta dukungan positif dari para wali murid. ( Sabtu, 24 Oktober 2026.)

Upaya meningkatkan kualitas pendidikan bukanlah pekerjaan sederhana. Dibutuhkan kepemimpinan yang visioner, perencanaan matang, inovasi pembelajaran, serta kolaborasi yang kuat antara pihak sekolah, tenaga pendidik, peserta didik, dan orang tua.
Semangat tersebut terus dibangun oleh SMAN 1 Badar, yang berlokasi di Jalan Gulo Nomor 151, Kabupaten Aceh Tenggara, dalam mempersiapkan generasi muda yang unggul, kompetitif, dan mampu menghadapi tantangan pendidikan pada era digitalisasi.
Komitmen tersebut mendapat respons positif dari para wali murid dalam pertemuan yang berlangsung di aula SMAN 1 Badar, Sabtu (24/10/2026). Pertemuan itu secara khusus membahas kesiapan sekolah, strategi pembelajaran, serta penguatan kerja sama untuk menyukseskan pelaksanaan TKA Tahun 2026.

Kepala Sekolah Apresiasi Dukungan Wali Murid
Kepala SMAN 1 Badar, Hadian Munthe, S.Pd., M.Si., saat dikonfirmasi wartawan Time Line iNews di sela-sela kegiatan sekolah, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas dukungan yang diberikan para orang tua peserta didik.
Menurutnya, keterlibatan wali murid merupakan salah satu faktor penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang berkualitas sekaligus meningkatkan motivasi belajar siswa.
“Semangat dan dukungan yang diberikan berbagai elemen kepada sekolah merupakan kebahagiaan tersendiri bagi kami sebagai tenaga pendidik. Terlebih, apresiasi tersebut datang langsung dari para wali murid yang memiliki harapan besar terhadap masa depan anak-anaknya,” ujar Hadian Munthe.
Ia menegaskan bahwa pihak sekolah berkomitmen penuh menyukseskan pelaksanaan TKA Tahun 2026 melalui berbagai program pembinaan akademik, peningkatan kesiapan peserta didik, serta penguatan sarana dan prasarana pendidikan.
“Sebagai pimpinan sekolah, saya berkomitmen dengan sungguh-sungguh untuk menyukseskan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik di SMAN 1 Badar melalui program dan strategi yang telah kami persiapkan secara terencana,” tegasnya.
Sejak Juli, Sekolah Persiapkan Program khusus TKA
Hadian menjelaskan, persiapan menghadapi TKA telah dilakukan secara bertahap sejak akhir Juli 2026, diawali dengan sosialisasi kepada peserta didik dan wali murid.
Langkah tersebut dilanjutkan dengan pelaksanaan sejumlah program unggulan yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan akademik serta kesiapan mental siswa menghadapi ujian.
Salah satu program utama adalah pelaksanaan les tambahan TKA pada siang hari selama tiga bulan, mulai Agustus hingga Oktober 2026.
Selain itu, sekolah juga memberikan pembinaan dan bimbingan khusus pada pagi hari dalam jadwal tertentu guna memperkuat pemahaman siswa terhadap materi yang akan diujikan.
Tidak hanya berfokus pada kegiatan pembelajaran, SMAN 1 Badar juga melaksanakan serangkaian uji coba atau try out TKA untuk mengukur kemampuan akademik peserta didik sekaligus mengevaluasi efektivitas program pembinaan.
“Berbagai tahapan telah kami persiapkan, mulai dari sosialisasi, sinkronisasi, gladi bersih hingga pelaksanaan. Kami juga telah beberapa kali mengikuti dan melaksanakan try out TKA, baik yang diselenggarakan oleh dinas maupun secara mandiri oleh sekolah,” jelasnya.
Menurut Hadian, hasil evaluasi tersebut menjadi bahan pertimbangan bagi guru dalam menentukan langkah pembinaan lanjutan, khususnya terhadap peserta didik yang masih membutuhkan pendampingan akademik.
Bentuk Tim Khusus Dan Perkuat Infrastruktur Digital
Sebagai bagian dari strategi menyukseskan TKA, pihak sekolah juga membentuk tim pelaksana, tim teknis, serta tim sukses TKA yang memiliki tanggung jawab sesuai bidang masing-masing.
Pembentukan tim tersebut bertujuan memastikan seluruh tahapan persiapan dan pelaksanaan berjalan secara terkoordinasi, efektif, serta mampu mengantisipasi berbagai kendala teknis.
Sejumlah fasilitas pendukung turut mendapat perhatian, di antaranya perbaikan perangkat komputer, penambahan kapasitas daya listrik, peningkatan kualitas jaringan internet atau Wi-Fi, serta penataan kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekolah.
Hadian menilai kesiapan infrastruktur digital menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan TKA.
“Kami tidak ingin hanya berkomitmen secara lisan. Seluruh kebutuhan teknis harus dipersiapkan secara maksimal, mulai dari perangkat komputer, jaringan internet, listrik hingga lingkungan sekolah. Semua ini merupakan bagian dari tanggung jawab kami untuk memberikan pelayanan pendidikan terbaik kepada peserta didik,” ungkapnya.
Perkuat Komunikasi Dan Sinergi Dengan Orang Tua
Lebih lanjut, Hadian menekankan bahwa keberhasilan program pendidikan tidak dapat dicapai hanya melalui kerja keras kepala sekolah dan guru.
Menurutnya, komunikasi yang terbuka antara sekolah dan wali murid harus terus diperkuat agar tercipta kesamaan persepsi dalam mendukung perkembangan akademik maupun pembentukan karakter peserta didik.
Pertemuan bersama wali murid menjadi wadah untuk bertukar pendapat, menyampaikan berbagai program sekolah, sekaligus menerima masukan dan saran yang bersifat membangun.
“Melalui pertemuan ini, kami ingin menyamakan persepsi dan memperkuat kerja sama antara pihak sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta wali murid. Semua pihak harus memiliki semangat yang sama dalam mendukung keberhasilan anak-anak kita,” katanya.
Ia juga mengapresiasi respons positif para orang tua yang hadir dalam pertemuan tersebut.
“Alhamdulillah, pertemuan hari ini mendapat sambutan yang sangat positif dari para wali murid. Dukungan tersebut menjadi motivasi luar biasa bagi kami untuk terus bekerja dan memberikan yang terbaik bagi kemajuan sekolah,” tambahnya.
Tak Hanya Akademik, Sekolah Gelar Zikir Dan Doa Bersama
Selain mempersiapkan kemampuan akademik dan fasilitas pendukung, SMAN 1 Badar juga memberikan perhatian terhadap pembinaan spiritual peserta didik.
Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah zikir dan doa bersama setiap Jumat pagi dengan menghadirkan Ustaz Sahdari, S.Pd.
Kegiatan keagamaan tersebut diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai spiritual, membangun ketenangan, serta menumbuhkan rasa percaya diri peserta didik dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan.
Menurut Hadian, keseimbangan antara kemampuan intelektual, pembentukan karakter, dan penguatan spiritual merupakan bagian penting dalam menciptakan generasi yang berkualitas.
TKA diharapkan membuka peluang masa Diharapkan Membuka Peluang Masa Diharapkan Membuka Peluang Masa Diharapkan Membuka Peluang Masa depan siswa
Hadian Munthe menegaskan bahwa seluruh program persiapan TKA yang dilaksanakan sekolah berorientasi pada kepentingan dan masa depan peserta didik.
Ia berharap hasil TKA dapat menjadi salah satu pendukung kesiapan akademik siswa dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, sesuai ketentuan seleksi yang berlaku.
Selain itu, pembinaan akademik yang diberikan diharapkan dapat memperkuat bekal pengetahuan bagi siswa yang bercita-cita melanjutkan pendidikan maupun mengikuti seleksi di berbagai institusi, termasuk TNI, Polri, dan lembaga lainnya.
Pihak sekolah, lanjutnya, terus berupaya memberikan dukungan melalui penyelenggaraan program pembelajaran, penyediaan fasilitas, serta penguatan kerja sama dengan seluruh wali murid.
“Seluruh keluarga besar SMAN 1 Badar, mulai dari kepala sekolah, guru hingga tenaga kependidikan, berkomitmen mendukung sepenuhnya rangkaian program sukses TKA. Kami juga sangat menghargai dukungan dan sinergi yang telah terbangun bersama para wali murid,” ujarnya.
Mengakhiri keterangannya, Hadian menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh peserta didik SMAN 1 Badar agar tetap semangat, disiplin, dan percaya diri dalam menghadapi TKA Tahun 2026.
“Selamat kepada anak-anakku, seluruh siswa dan siswi SMAN 1 Badar yang akan mengikuti Tes Kemampuan Akademik. Semoga kalian memperoleh hasil terbaik dan mampu mewujudkan cita-cita. Usaha, dukungan, dan doa kami sebagai pendidik akan selalu menyertai langkah kalian menuju masa depan yang lebih baik,” pungkas Hadian Munthe.
(Mamas Beroeh).

































