Foto: Kadis Sosial Aceh Besar,Darwan Asrizal, S.E., M.T.,
TIMELINES iNEWS.Com | ACEH BESAR — Kebakaran yang melanda tujuh unit rumah di Kompleks Perumahan Permata Punie, Gampong Punie, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (25/10/2026) dini hari, menyebabkan tiga rumah rusak berat dan empat lainnya rusak ringan. Satu unit mobil juga dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa tersebut.
Merespons musibah itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Sosial, atas Perintah Bupati bergerak cepat menyalurkan bantuan masa panik berupa kebutuhan pokok, perlengkapan rumah tangga, pakaian, serta perlengkapan tidur bagi warga terdampak.
Bantuan diserahkan atas nama Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, oleh Kepala Dinas Sosial Aceh Besar, Darwan Asrizal, S.E., M.T., didampingi Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos). Personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) turut membantu mempersiapkan dan menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan korban.

Bantuan bersumber dari APBK, APBA, dan APBN. Bantuan tersebut meliputi beras, minyak goreng, gula, mi instan, sarden, biskuit, air mineral, pakaian, sarung, mukena, selimut, kasur, perlengkapan keluarga, serta bahan bangunan berupa seng dan tripleks untuk mendukung pemulihan kebutuhan dasar korban.

Berdasarkan data yang dihimpun, tiga rumah yang mengalami kerusakan berat masing-masing milik Abdul Muthalib, dengan satu kepala keluarga (KK) beranggotakan lima jiwa; Sunandar, satu KK dengan dua jiwa; serta Ganda Pasar Sirus, satu KK.

Sementara itu, empat rumah yang mengalami kerusakan ringan masing-masing milik T. Batee, satu KK dengan dua jiwa; Mak Jis, tiga jiwa; Hendri Sinaga, enam jiwa; serta Yus Pika, lima jiwa.
Kebakaran tersebut membuat warga panik. Sebagian besar harta benda korban dilaporkan ikut terbakar. Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran masih dalam penanganan pihak terkait.
Darwan Asrizal berharap bantuan yang disalurkan dapat memenuhi kebutuhan dasar yang mendesak sekaligus dengan bantuqn tersebut dapat meringankan beban warga yang tertimpa musibah.
Ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, antara lain dengan memastikan kompor telah dimatikan setelah digunakan, menggunakan alat penerangan alternatif secara aman, serta menghindari pembakaran sampah di dekat rumah.
Menurutnya, langkah pencegahan penting dilakukan untuk melindungi keselamatan jiwa dan meminimalkan kerugian akibat kebakaran.*[yahbit]

































