Dugaan Cinta Ditolak, Siswi SMK di Pandeglang Nekat Gantung Diri

REDAKSI 1

- Redaksi

Jumat, 2 Agustus 2024 - 19:30 WIB

20262 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak kepolisian mengevakuasi jenazah korban. (Foto:TLii/Ikhsan)

Pihak kepolisian mengevakuasi jenazah korban. (Foto:TLii/Ikhsan)

TLii >> Pandeglang – Seorang siswi di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Pandeglang nekat mengakhiri hidup. Peristiwa terjadi di Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Jumat (2/8/2024).

Pemilik kontrakan, Haryadi menuturkan bahwa korban berinisial HNRC (18) siswi SMK negeri di Pandeglang. Korban pertama kali diketahui meninggal dunia sekitar pukul 08.00 WIB setelah pemilik kontrakan curiga motor korban berada di luar kamar kontrakkan sejak kemarin.

“Pas saya pulang lihat motor korban masih di luar dari kemarin. Saya ketuk tidak ada jawaban. Saya buka pintunya tidak dikunci, terus saya cek ke dalam ternyata sudah tergantung (bunuh diri),” kata Haryadi saat ditemui di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum ditemukan meninggal gantung diri, korban juga pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan memotong urat nadinya. Namun orangtua korban yang datang ke kontrakan berhasil menggagalkan aksi nekat korban. Orang tua korban juga sempat meminta korban untuk tinggal bersamanya di Palembang namun korban menolak.

“Dua Minggu kemarin itu ada percobaan potong urat nadinya pake pisau cutter dan ibunya pulang kesini. Saya sudah bilang ke ibunya bawa pulang aja takut ada kejadian, tapi setelah ibu dan anaknya ngobrol anaknya nggak mau ikut pulang,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Sepupu korban, Mega Selvia (23) menduga jika korban nekat bunuh diri lantaran cintanya ditolak oleh lelaki yang dia cintai. Dugaan tersebut karena sebelum bunuh diri ia sempat diberitahu bahwa lelaki yang ia sayangi menolak cintanya.

“Dia sempat nginep di rumah saya, dia cerita tentang cowoknya teman sekelas cowok brengsek. Dia sudah mendapatkan segalanya terus ditinggalin, ditolak mentah-mentah sambil dikata-katain,” tuturnya.

Mega mengaku terakhir dirinya komunikasi dengan korban pada Kamis (1/7/2024) kemarin sekitar pukul 18.00 WIB, melalui percakapan telpon. Korban mengaku akan berkunjung ke rumahnya setelah pulang sekolah namun korban tidak kunjung datang.

“Kayanya frustasi karena pas nginep dia didatangi sama cowok itu terus dikasari sampai dikatai cewek murahan,” ungkapnya.

Ia juga mengaku syok dan belum percaya jika saudaranya nekat bunuh diri karena sehari sebelumnya ia masih sempat ke rumahnya. Ia sempat memberikan nasihat pada korban agar korban fokus sekolah.

“Saya kaget banget karena baru kemarin dia ke rumah saya dan cerita semuanya sama saya kenapa sampai badan dia hancur dan tekanan batin, saya nasehati supaya dia fokus sekolah dan meninggalkan cowok yang tidak pantas dipertahankan,” ujarnya.

(Penulis: Kabiro Pandeglang: Ikhsan Sururi)

Berita Terkait

Tak Bisa Ditunda Lagi, DPRK Gayo Lues Desak Pemerintah Aceh Perbaiki Jalan Ketukah–Abdya
Ahli Pidana: Kasus Pancur Batu Berbeda Jauh dengan Sleman, Penganiayaan Terencana & Bukan Spontanitas
Polres Pelabuhan Belawan Siap Laksanakan Operasi Keselamatan Toba 2026
Hadiri Rakornas 2026, Walikota Langsa Siap Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah
Kejati Sumut Ungkap Kasus Korupsi Waterfront Samosir, General Manager PT Yodya Karya Jadi Tersangka
Kajati Sumut: Kejaksaan Siap Kawal Pembangunan di Sumut untuk Kepentingan Masyarakat
Rutan Kelas IIB Tanjung Gelar Upacara Kesadaran Berbangsa Dan Bernegara, Perkuat Komitmen Jajaran
SMK Negeri 1, 2, dan 3 Banda Aceh Tekankan Pondasi Akhlak dan Karakter

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:27 WIB

Membangun Hubungan Harmonis, Ka. KPR Rutan Labuhan Deli Lakukan Pendekatan Humanis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 13:55 WIB

Proses Penyelidikan Penganiayaan Penyandang Disabilitas Masih Berjalan, Polres Pematangsianțar Bawa Korban ke Psikolog

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:34 WIB

Pemko Langsa Raih Penghargaan UHC Madya 2026 dari BPJS Kesehatan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 23:17 WIB

Aliansi Pers Aceh Gelar Investigasi Besar-besaran Rehab Rekon Pasca Banjir

Sabtu, 24 Januari 2026 - 23:08 WIB

Kemensos Gas Pemulihan Pascabencana Aceh Utara, Gus Ipul: Warga Harus Bangkit, Bukan Sekadar Bertahan

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:00 WIB

Edukasi Kesehatan WBP, Kasi Binadik Dan Nakes Lapas Narkotika Samarinda Sosialisasikan Penggunaan Antibiotik yang Tepat

Jumat, 16 Januari 2026 - 22:41 WIB

Personel Brimob Polda Aceh Diduga Disersi ke Luar Negeri, Polda: Masih Dalam Penelusuran

Kamis, 15 Januari 2026 - 18:46 WIB

Desa Meunasah Balee, Aceh Besar Raih Penghargaan Nasional dari Menteri Desa

Berita Terbaru