Ratusan Warga Jember Terima Bantuan Penanganan Stunting dari Program TJSL PTPN I Regional 4

Zul

- Redaksi

Senin, 26 Agustus 2024 - 08:00 WIB

20254 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMLINES INEWS | JAWA TIMUR

Jember – PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 4 yang merupakan anak usaha PT Perkebunan Nusantara III (Persero) kembali tunjukkan komitmennya terhadap percepatan penanganan stunting. Setelah sukses menggandeng Baznas menggalang donasi dalam acara charity night dimana terkumpul Rp. 104.607.761 dalam semalam, kali ini program stunting hadir melalui bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada ratusan warga Jember.

Penyerahan simbolis bantuan tersebut dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Ajung, Jumat (23/08), dari Region Head PTPN 1 Regional 4 Subagiyo kepada Ketua Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) Muhammad Balya Firjaun Barlaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami merasa menjadi bagian dari Jember. 600 Ha kebun tembakau kami ada di sini dimana sebagian besar berada di Kecamatan Ajung. Jadi sudah menjadi kewajiban bagi kami untuk ikut serta dalam penanganan stunting di Jember khususnya di Kecamatan Ajung” terang Subagiyo.

Dalam sambutannya, Gus Firjaun yang juga merupakan Wakil Bupati Jember pun mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh PTPN I Regional 4.

“Bantuan ini sangat berharga. Karena ini merupakan bentuk kepedulian dan kolaborasi dari semua pihak. InsyaAllah persoalan stunting khususnya di Kecamatan Ajung akan segera teratasi” ungkap Firjaun.

Firjaun juga menambahkan bahwa bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk upaya yang memang dibutuhkan oleh pemerintah daerah dalam rangka akselerasi penanganan stunting.

“Selama ini memang sudah ada penurunan. Tetapi, penurunan tersebut masih kurang signifikan. Hanya turun saja, belum ada akselerasi. Karena itu perlu dipush, diupayakan effort-effort yang lebih, karena kita ada keterbatasan anggaran dan sebagainya, terutama di kelurahan,” imbuhnya.

Sebab, berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, Pemkab Jember telah membuktikan masuk dalam jajaran 20 kabupaten dan kota yang berhasil menurunkan prevalensi stunting dari 34,9 persen menjadi 29,7 persen. Penurunan ini membuat Jember berada di peringkat keempat prevalensi stunting tertinggi, setelah pada 2022 sempat menduduki peringkat pertama di provinsi Jawa Timur.

Adapun bantuan percepatan penanganan stunting akan didistribusikan secara langsung melalui kader posyandu berupa Pemberian Makanan Tambahan (PMT). PMT tersebut dipastikan memiliki menu bergizi seimbang sesuai rekomendasi ahli gizi Puskesmas Ajung kepada total 136 balita dan 41 ibu hamil KEK (Kekurangan Energi Kronis). Selain itu pelaksanaannya akan terus dipantau Selama 30 hari sehingga dipastikan PMT yang diberikan akan tepat sasaran.

Subagiyo pun berharap program bantuan serupa akan dapat berkelanjutan dan terus memberikan dampak bagi masyarakat khususnya di sekitar wilayah kerja PTPN I Regional 4.

“Harapannya semoga program bantuan ini dapat konsisten dan berkelanjutan ke depannya, karena memang salah satu tanggung jawab sosial kami, bagaimana kami juga bisa memberdayakan dan mengentaskan apa yang ada di area bisnis kami. Kita harus menyiapkan generasi-generasi kita ke depan, utamanya menuju Indonesia Emas 2045. Kalau bukan kita siapa lagi,” pungkas Subagiyo pada awak media.

Berita Terkait

PT KAI Divre I Sumut Layani 233 Ribu Penumpang Selama Januari 2026, KA Siantar Ekspres Perkuat Konektivitas Ekonomi Enam Wilayah
Sepanjang 2025, PT KAI Daop 5 Purwokerto Sertipikasi Aset Tanah Senilai Rp499 Miliar
Dari Bogor, Mualem–Dek Fadh Perkuat Konsolidasi Pusat–Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
Wabup Toba dan Wakapolres Toba Pimpin Gelar Pasukan Operasi Keselamatan
Bapas Kelas I Palangka Raya Mengikuti Sosialisasi Penginputan Data Laporan Pendampingan untuk Meningkatkan Kualitas Data
SatReskrim Polres Pematangsiantar Ungkap Pelaku Penggelapan Sepeda Motor
Tak Bisa Ditunda Lagi, DPRK Gayo Lues Desak Pemerintah Aceh Perbaiki Jalan Ketukah–Abdya
Ahli Pidana: Kasus Pancur Batu Berbeda Jauh dengan Sleman, Penganiayaan Terencana & Bukan Spontanitas

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:35 WIB

PT KAI Divre I Sumut Layani 233 Ribu Penumpang Selama Januari 2026, KA Siantar Ekspres Perkuat Konektivitas Ekonomi Enam Wilayah

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:23 WIB

Sepanjang 2025, PT KAI Daop 5 Purwokerto Sertipikasi Aset Tanah Senilai Rp499 Miliar

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:03 WIB

Dari Bogor, Mualem–Dek Fadh Perkuat Konsolidasi Pusat–Daerah Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:11 WIB

Wabup Toba dan Wakapolres Toba Pimpin Gelar Pasukan Operasi Keselamatan

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:08 WIB

Bapas Kelas I Palangka Raya Mengikuti Sosialisasi Penginputan Data Laporan Pendampingan untuk Meningkatkan Kualitas Data

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:02 WIB

Tak Bisa Ditunda Lagi, DPRK Gayo Lues Desak Pemerintah Aceh Perbaiki Jalan Ketukah–Abdya

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:01 WIB

Ahli Pidana: Kasus Pancur Batu Berbeda Jauh dengan Sleman, Penganiayaan Terencana & Bukan Spontanitas

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:49 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Siap Laksanakan Operasi Keselamatan Toba 2026

Berita Terbaru