Banjir di Parigi Moutong, Dua Remaja Terseret Arus, Satu Meninggal Dunia

REDAKSI

- Redaksi

Senin, 18 November 2024 - 14:35 WIB

5063 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : Ilustrasi

FOTO : Ilustrasi

TLii|Parigi Moutong, 18 November 2024 – Banjir yang melanda Desa Palasa Lombori, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, telah menyebabkan dua remaja hanyut terbawa arus Sungai Palasa pada Minggu (17/11). Salah satu korban, Firza (16), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara Sandi (17) masih dalam pencarian.

Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Tengah, Akris Fattah Yunus, menyampaikan bahwa hujan deras yang terjadi sejak Minggu sore mengakibatkan debit air Sungai Palasa meningkat drastis hingga meluap dan menyebabkan banjir. Dua korban dilaporkan berada di dekat sungai ketika hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

“Korban bernama Firza ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Sementara itu, pencarian korban lainnya, Sandi, masih terus dilakukan,” ujar Akris dalam keterangan tertulis, Senin (18/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim SAR gabungan terus memperluas area pencarian dengan tetap mengutamakan keselamatan para anggota tim.

Akris juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan. “Curah hujan yang masih tinggi di wilayah ini menjadi ancaman. Kami mengharapkan warga untuk menjauh dari kawasan sungai dengan debit air yang meningkat demi keselamatan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya mitigasi bencana, terutama di musim penghujan. Pemerintah daerah bersama tim gabungan terus berupaya menyelamatkan korban yang hilang dan meminimalkan dampak bencana.

“Kami terus berkoordinasi untuk memastikan keselamatan warga serta mengantisipasi kemungkinan kejadian serupa di masa mendatang,” pungkasnya.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang agar terhindar dari risiko bencana yang lebih besar.

Berita Terkait

Hadiri Maulid di Empat Gampong, Wali Kota Langsa Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah
Dapat Apresiasi Wali Murid, Kepala SMAN 1 Badar Agara Perkuat Strategi Sukseskan TKA 2026
Duo Nur Beruntung, Dua IRT Bawa Pulang Sepeda Listrik di Jalan Sehat KNPI Langsa
Tujuh Rumah Terbakar di Permata Punie, Dinsos Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
Bertabur Hadiah, Jalan Sehat Semangat Juara KNPI Langsa di CFD Diikuti Ribuan Warga
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita
Danlanud El Tari Bangun Generasi Tangguh NTT, Perkuat Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Hadiri Maulid di Empat Gampong, Wali Kota Langsa Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Dapat Apresiasi Wali Murid, Kepala SMAN 1 Badar Agara Perkuat Strategi Sukseskan TKA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Duo Nur Beruntung, Dua IRT Bawa Pulang Sepeda Listrik di Jalan Sehat KNPI Langsa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Tujuh Rumah Terbakar di Permata Punie, Dinsos Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Danlanud El Tari Bangun Generasi Tangguh NTT, Perkuat Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Dana Rutin Pengajian Orang Tua Desa Kutabaru Aceh Tenggara Tahun 2024 Disorot, Pj Pengulu Diminta Jelaskan Dugaan Gaji Belum Dibayarkan

Berita Terbaru