Warga Masewe Segel Kantor Desa, Tuntut Transparansi dan Perbaikan Kinerja Pemerintahan Desa

REDAKSI

- Redaksi

Sabtu, 2 November 2024 - 08:39 WIB

50125 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|Poso Sulteng- Kantor Desa Masewe, Kecamatan Pamona Timur, Kabupaten Poso, disegel oleh warga, sebagai bentuk protes terhadap kepemimpinan Kepala Desa Masewe dan perangkat desa. Warga menuntut transparansi anggaran serta perbaikan pelayanan setelah menganggap kinerja desa tidak maksimal. Jumat 1/11/24.

Dedy Rampalodji, salah satu warga yang ikut dalam aksi, menyatakan bahwa penyegelan ini adalah bentuk spontanitas dan kekecewaan masyarakat yang telah lama tidak puas dengan pelayanan pemerintah desa.

“Selama seminggu terakhir, kantor desa jarang dibuka. Bahkan, saat dibuka pun hanya sebentar sebelum petugas pergi ke kebun,” ujar Dedy.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam aksi protes tersebut, warga menyampaikan empat tuntutan pokok, yaitu:

1. Pengembalian tenda milik desa yang diduga tidak berada di tempat seharusnya.

2. Pengembalian mesin molen yang menjadi aset desa.

3. Pembagian bibit coklat yang telah dijanjikan kepada warga namun belum terealisasi.

4. Kepala Desa diminta aktif hadir di kantor sesuai jam kerja dari pukul 08.00 hingga 16.00.

Dedy juga menambahkan bahwa dalam musyawarah di Balai Desa yang berlangsung hingga siang hari, terungkap berbagai isu lain yang menjadi sumber keresahan masyarakat.

Salah satunya adalah penggunaan sisa anggaran desa (Sipla) lebih dari Rp100 juta, yang oleh warga diduga dipinjam oleh Kepala Desa dan perangkat desa tanpa ada kejelasan mengenai pengembalian dana.

Selain itu, terkait bibit coklat yang dijanjikan, bendahara desa atas arahan Kepala Desa telah mentransfer dana sebesar Rp113 juta ke rekening Kepala Desa di Kilo 9 sebagai pihak ketiga untuk pengadaan bibit.

Namun, meskipun dana telah dicairkan sejak Maret, bibit yang dijanjikan belum diterima hingga Oktober, menambah ketidakpuasan warga.

Warga Masewe berharap pemerintah desa segera menanggapi tuntutan ini dengan baik dan memperbaiki kinerja demi mengembalikan kepercayaan masyarakat.

 

 

Berita Terkait

Hadiri Maulid di Empat Gampong, Wali Kota Langsa Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah
Dapat Apresiasi Wali Murid, Kepala SMAN 1 Badar Agara Perkuat Strategi Sukseskan TKA 2026
Duo Nur Beruntung, Dua IRT Bawa Pulang Sepeda Listrik di Jalan Sehat KNPI Langsa
Tujuh Rumah Terbakar di Permata Punie, Dinsos Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
Bertabur Hadiah, Jalan Sehat Semangat Juara KNPI Langsa di CFD Diikuti Ribuan Warga
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita
Danlanud El Tari Bangun Generasi Tangguh NTT, Perkuat Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Hadiri Maulid di Empat Gampong, Wali Kota Langsa Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Dapat Apresiasi Wali Murid, Kepala SMAN 1 Badar Agara Perkuat Strategi Sukseskan TKA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Duo Nur Beruntung, Dua IRT Bawa Pulang Sepeda Listrik di Jalan Sehat KNPI Langsa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Tujuh Rumah Terbakar di Permata Punie, Dinsos Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Danlanud El Tari Bangun Generasi Tangguh NTT, Perkuat Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Dana Rutin Pengajian Orang Tua Desa Kutabaru Aceh Tenggara Tahun 2024 Disorot, Pj Pengulu Diminta Jelaskan Dugaan Gaji Belum Dibayarkan

Berita Terbaru