Pangdam Iskandar Muda Ziarah Ke Makam Pejuang Aceh Teuku Nyak Makam.

REDAKSI 1

- Redaksi

Senin, 6 Januari 2025 - 18:41 WIB

5044 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr. (Han), melakukan ziarah ke makam salah satu Pejuang Aceh, Teuku Nyak Makam, di Desa Lamnga, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, pada Senin (6/1/2025).

Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr. (Han), melakukan ziarah ke makam salah satu Pejuang Aceh, Teuku Nyak Makam, di Desa Lamnga, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, pada Senin (6/1/2025).

TIMELINES INEWS  Aceh Besar – Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr. (Han), melakukan ziarah ke makam salah satu Pejuang Aceh, Teuku Nyak Makam, di Desa Lamnga, Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, pada Senin (6/1/2025).

Ziarah ini sebagai bentuk penghargaan terhadap salah satu pejuang Aceh Teuku Nyak Makam, tokoh yang gigih melawan penjajahan Belanda pada masa kejayaan Kerajaan Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Pangdam IM bersama rombongan melaksanakan doa bersama di makam yang terletak di desa kelahiran sang pejuang.

Pangdam IM menyampaikan pentingnya menghargai jasa para pejuang yang telah berkorban demi kemerdekaan bangsa. “Teuku Nyak Makam adalah simbol keberanian dan pengabdian tanpa batas untuk tanah kelahirannya. Beliau menjadi inspirasi bagi kita semua, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga semangat juang dan cinta tanah air,” ungkap Pangdam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Teuku Nyak Makam lahir di Desa Lamnga, Mukim XXVI, Aceh Besar, sekitar tahun 1838. Ia adalah putra dari Teuku Abbas bergelar Ujong Aron bin Teuku Chik Lambaro, seorang Uleebalang yang memiliki wilayah kekuasaan langsung di bawah Sultan Aceh.

Sebagai panglima perang Kerajaan Aceh, Teuku Nyak Makam dikenal memiliki kecerdasan strategis dan keberanian luar biasa dalam melawan penjajahan Belanda. Ia wafat pada 21 Juli 1896 setelah ditangkap oleh Komandan Marsose Letkol G.F. Sooter dalam kondisi sakit parah. Ia dieksekusi di depan keluarga dan pengikutnya, dan kepalanya diarak keliling Kutaraja (Banda Aceh saat ini). Hingga kini, kepala beliau belum ditemukan, sehingga jasadnya dikuburkan tanpa kepala. Walau demikian semangat perjuangannya tetap hidup sebagai bagian penting dari sejarah Aceh.

Salah satu ahli waris Teuku Nyak Makam Teuku Bustami bin T.Saad bin Panglima T. Nyak Makam yang juga merupakan tokoh masyarakat setempat mengungkapkan terima kasih dan apresiasi atas kunjungan Pangdam IM. “Kami sangat berterima kasih kepada Pangdam IM, karena baru kali ini seorang Pangdam mengunjungi makam ini. Kami berharap ke depan makam ini dapat direhab dan dijadikan cagar budaya Aceh, baik untuk wisatawan asing maupun wisatawan lokal,” ungkapnya.

Ia juga meminta Pemerintah dan Kementrian terkait untuk mendukung upaya pelestarian makam tersebut.

Ziarah ini menjadi bagian dari komitmen Kodam Iskandar Muda untuk melestarikan nilai-nilai perjuangan dan menghormati jasa para pejuang Aceh. Pangdam IM juga berencana akan merehab serta membangun Kanopi pada makam tersebut, sehingga dapat memberikan kenyamanan para peziarah atau pengunjung. Pangdam IM menekankan bahwa sejarah heroisme Aceh harus terus diwariskan kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh waktu.

Acara ziarah ditutup dengan tabur bunga sebagai simbol penghormatan dan doa untuk arwah Teuku Nyak Makam. Kegiatan ini juga menjadi pengingat pentingnya persatuan dan semangat kebangsaan dalam menjaga kedaulatan bangsa.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kabintaljarahdam IM, Kapendam IM, Kababinminvetdam IM, Waasintel Kasdam IM, Kasdim 0101/KBA, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Berita Terkait

SMKN 2 Kutacane Cetak Generasi untuk dunia usaha
Gerak Ceria, Pikiran Bahagia: Mahasiswa Psikologi IAIN Langsa Pulihkan Semangat Lansia Pascabanjir
Ribuan Warga Tumpah Ruah, Ayah Wa dan Tarmizi Payang Lepas Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H
Tragedi Tambang Emas Aceh Jaya, LANA Desak Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Ribuan Warga Tumpah Ruah, Semarak Muharram 1448 H Gema Syiar Islam dan Kepedulian Sosial di Aceh Utara
Pemkab dan Forkopimda Pidie Jaya Serahkan Penghargaan Juara Lomba HUT ke-19 dan 1 Muharram 1448 H
Tiga Remaja Utusan Gampong Kiran Dayah Raih Prestasi di Festival Islami HUT Pidie Jaya ke-19
Disporapar Hadirkan Nuansa Baru di CFD Kota Langsa Lewat Fashion Show Wastra dan Seni Lukis Budaya

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:24 WIB

Kalapas Pancur Batu Tribowo Ucapkan Jadikan Semangat Hijrah Pendorong Kontribusi Positif Di 1 Muharram 1448 H

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:05 WIB

Jalu Yuswa Panjang: Ucapkan 1 Muharram 1448 H Momentum Introspeksi & Perkuat Pengabdian Pemasyarakatan

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:08 WIB

Sambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H, Karutan Tanjung Pura Ajak Tingkatkan Keimanan Dan Pererat Silaturahmi

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:52 WIB

14.967 Penumpang Dilayani KAI Divre I Sumut Saat 1 Muharram 1448 H, KA Sribilah Fakultatif Kembali Beroperasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:12 WIB

Semester I 2026, Polres Simalungun Ringkus 69 Tersangka Kejahatan 3C dan Bongkar Perdagangan Satwa Dilindungi

Selasa, 16 Juni 2026 - 16:29 WIB

Dari Masjid Jamik ke Stadion PJKA, Pelindo Regional 1 Rayakan 1 Muharram 1448 H Bersama Masyarakat Medan Utara

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:45 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah untuk Kemanusiaan

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:37 WIB

“Pengamanan Humanis Warnai Aksi Penyampaian Aspirasi Mahasiswa di Gedung DPRD Sumut”

Berita Terbaru

ACEH

SMKN 2 Kutacane Cetak Generasi untuk dunia usaha

Rabu, 17 Jun 2026 - 12:23 WIB