Tunjangan Profesi Guru Sertifikasi Kota Langsa Akan Segera di Bayarkan

Zul

- Redaksi

Senin, 6 Januari 2025 - 18:13 WIB

20525 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi Tunjangan Profesi Guru (Foto From Google)

TIMELINES INEWS | LANGSA

Kota Langsa – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Langsa akan membayarkan dana Tunjangan Profesi Guru (TPG) Sertifikasi Gaji 13 dan THR Tahun 2024 bagi penerima yang berhak, Senin (06/01/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut untuk memastikan para Guru bersertifikasi di bawah Disdikbud Kota Langsa yang telah mendapat kabar angin bahwa daerah lain di Aceh sudah dibayarkan dana dimaksud. Apalagi informasi yang diperoleh media ini bahwa untuk TPG Sertifikasi tingkat SMA dan SMK di Kota Langsa sudah dibayarkan pada akhir Desember 2024.

Kepala Dinas Dikbud Kota Langsa, Dra Suhartini M.Pd melalui Kabid pembinaan Ketenagaan, Tatang Wardana Hrp S.ST M.CIO didampingi Analis Keuangan Pusat dan Daerah, Desi Susanti M.Si menyampaikan bahwa dana TPG sertifikasi Tahun 2024 akan dibayarkan.

“Anggaran untuk Tunjangan Profesi Guru (TPG) Sertifikasi 13 dan THR Tahun 2024 sudah dikirim dari Pusat ke Pemerintah Kota (Pemko) Langsa pada bulan Desember 2024, yang mana sebelumnya sudah kita usulkan dan edarannya keluar pada bulan November 2024,” ucap keduanya kepada awak media, Senin (06/01/2025).

Analis Keuangan Pusat dan Daerah Disdikbud Kota Langsa menjelaskan, bahwa anggaran untuk TPG Sertifikasi 13 dan THR Tahun 2024 sekitar 5 Miliar yang diperuntukan kepada 567 guru SMP, SD dan TK baik itu PNS atau P3K.

“Adapun besaran TPG sertifikasi 13 dan THR adalah 1 bulan gaji, jadi mereka mendapat 2X, sertifikasi 13 dan THR,” sebutnya.

Desi susanti kemudian menerangkan bahwa untuk setiap pelaksanaan anggaran harus ada di dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)/ Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA), dan untuk alokasi TPP ke 14 dan 13 tidak masuk ke dalam DPA/DPPA disebabkan oleh keterlambatan PMK atau peraturan alokasi dana tersebut.

Sehingga tidak masuk ke dalam Penetapan Perubahan APBD tahun anggaran 2024, namun dana tersebut akan diajukan dan dialokasikan pada tahun anggaran 2025. Sehingga penyaluran dapat tetap dilaksanakan pada tahun 2025.

“Untuk TPG Sertifikasi 13 dan THR baru kita bayarkan pada Tahun 2025 setelah dibuat DPA. Jadi anggaran yang ada itu kita masukan dalam DPA sesuai usulan, setelah itu baru bisa dibayarkan kepada penerima yang berhak,” tandasnya.

Kabid pembinaan Ketenagaan Disdikbud Kota Langsa selanjutnya mengatakan, yang berhak mendapatkan dana ini adalah PNS dan P3K yang sudah sertifikasi sampai bulan Maret 2024, karena mengacu pada pengusulan Maret 2024, sehingga yang baru lulus Sertifikasi diatas bulan tersebut tidak termasuk.

“Intinya dana tersebut sudah ada dan akan kita bayarkan. Kita buat DPA terlebih dahulu, setelah disahkan oleh yang berhak sesuai prosedur, baru kemudian kita bayarkan,” katanya lagi.

“Dana tersebut masih di DPKA, setelah kita usulkan DPA baru bisa dibayarkan. Ini kan ada tahapan dan prosesnya, tidak bisa sembarangan untuk membayarkan. Mohon penerima untuk bersabar” ujarnya.

“Terakhir kita berpesan kepada guru-guru di Kota Langsa, jika ingin mendapat informasi apapun terkait guru diharapkan untuk konfirmasi langsung ke Dinas dibagian terkait sehingga informasi yang diinginkan dapat segera diketahui,” pungkas Tatang Wardana.

Untuk informasi tambahan, para guru di Kota Langsa juga akan mendapatkan Tambahan penghasilan (Tamsil) Tahun 2024. Ada sebanyak 357 guru yang berhak mendapatkan dana tersebut.

Sementara itu, Kepala DPKA Kota Langsa, Khairul Ichsan S.STP membenarkan terkait sudah masuknya dana TPG sertifikasi Tahun 2024 ke rekening Pemerintah Kota Langsa.

“Iya benar, anggaran tersebut sudah masuk pada Bulan Desember 2024. Dananya sebesar Rp.5.208.496.000,-. Sedangkan untuk pembayarannya harus diajukan oleh Dinas terkait,” ungkap Khairul Ichsan.

Berita Terkait

PT KAI Divre I Sumut Layani 233 Ribu Penumpang Selama Januari 2026, KA Siantar Ekspres Perkuat Konektivitas Ekonomi Enam Wilayah
Sepanjang 2025, PT KAI Daop 5 Purwokerto Sertipikasi Aset Tanah Senilai Rp499 Miliar
Dari Bogor, Mualem–Dek Fadh Perkuat Konsolidasi Pusat–Daerah Menuju Indonesia Emas 2045
Wabup Toba dan Wakapolres Toba Pimpin Gelar Pasukan Operasi Keselamatan
Bapas Kelas I Palangka Raya Mengikuti Sosialisasi Penginputan Data Laporan Pendampingan untuk Meningkatkan Kualitas Data
SatReskrim Polres Pematangsiantar Ungkap Pelaku Penggelapan Sepeda Motor
Tak Bisa Ditunda Lagi, DPRK Gayo Lues Desak Pemerintah Aceh Perbaiki Jalan Ketukah–Abdya
Ahli Pidana: Kasus Pancur Batu Berbeda Jauh dengan Sleman, Penganiayaan Terencana & Bukan Spontanitas

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:35 WIB

PT KAI Divre I Sumut Layani 233 Ribu Penumpang Selama Januari 2026, KA Siantar Ekspres Perkuat Konektivitas Ekonomi Enam Wilayah

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:23 WIB

Sepanjang 2025, PT KAI Daop 5 Purwokerto Sertipikasi Aset Tanah Senilai Rp499 Miliar

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:03 WIB

Dari Bogor, Mualem–Dek Fadh Perkuat Konsolidasi Pusat–Daerah Menuju Indonesia Emas 2045

Selasa, 3 Februari 2026 - 15:11 WIB

Wabup Toba dan Wakapolres Toba Pimpin Gelar Pasukan Operasi Keselamatan

Selasa, 3 Februari 2026 - 14:08 WIB

Bapas Kelas I Palangka Raya Mengikuti Sosialisasi Penginputan Data Laporan Pendampingan untuk Meningkatkan Kualitas Data

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:02 WIB

Tak Bisa Ditunda Lagi, DPRK Gayo Lues Desak Pemerintah Aceh Perbaiki Jalan Ketukah–Abdya

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:01 WIB

Ahli Pidana: Kasus Pancur Batu Berbeda Jauh dengan Sleman, Penganiayaan Terencana & Bukan Spontanitas

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:49 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Siap Laksanakan Operasi Keselamatan Toba 2026

Berita Terbaru