Guru Honorer Gayo Lues Kehilangan Data Dapodik, Dinas Pendidikan Tunggu Arahan BKN Pusat

REDAKSI 1

- Redaksi

Senin, 24 Februari 2025 - 16:08 WIB

5026 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii |Aceh | Gayo Lues, 24 Februari 2025 – Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Gayo Lues, Zulkarnain, S.Pd, menyampaikan bahwa hasil koordinasi antara Dinas Pendidikan dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat mengungkap adanya permasalahan terkait guru honorer yang telah masuk dalam database BKN. Sejumlah guru honorer yang telah mengabdi selama belasan tahun mengalami penghapusan data dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) menjelang pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2024.

Menurut Zulkarnain, penghapusan ini terjadi karena adanya guru PPPK yang telah lulus seleksi dan ditempatkan di sekolah yang sama, sehingga menyebabkan data guru honorer lama tidak terakomodasi dalam sistem. Kondisi ini memicu kekhawatiran di kalangan guru honorer, mengingat status mereka menjadi tidak jelas meskipun telah lama bertugas di dunia pendidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjudnya, Menanggapi hal tersebut , Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gayo Lues, Dra. Juraida, MM menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu tindak lanjut dan arahan resmi dari BKN Pusat. “Kami telah menyampaikan permasalahan ini langsung mendatangi kantor BKN pusat di Jakarta, dan saat ini masih menunggu kebijakan lebih lanjut dari BKN untuk mencari solusi terbaik bagi para guru honorer yang terdampak,” ujarnya zurkarnain.

Para guru honorer berharap ada kebijakan yang adil dan solusi yang berpihak pada mereka, mengingat kontribusi mereka dalam dunia pendidikan selama bertahun-tahun. Kejelasan status mereka sangat dinantikan agar mereka tetap dapat berperan dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa.

Dinas Pendidikan diharapkan dapat segera mendapatkan kejelasan dari BKN Pusat agar para guru honorer yang terdampak mendapatkan kepastian terkait status dan masa depan mereka dalam dunia pendidikan.

Berita Terkait

Dari Luka Konflik ke Kemandirian: Perempuan Kepala Keluarga Bangkit di Aceh dan Sumut
DANA BOS SMK Negeri 1 Kuta Cane Aceh Tenggara di duga sarat masalah.
Illiza: Pemimpin Harus Peka dan Berbasis Niat, BAA Talk 2026 Jadi Momentum
BKPSDM Kota Langsa Proses Pengaktifan Kembali ASN Zulfikar Sesuai Ketentuan
LANA: Jangan Bangun Opini, Akui Lemahnya Pengawalan Dana TKD di Aceh Barat
22 Titik Usaha Walet Tak Berizin di Lhokseumawe Disikat, Pemko Bertindak Tegas
TMMD Ke-128 Dibuka, TNI Gelar Pasar Murah, Pengobatan Massal dan Bagi Sembako
Personel Brimob Kompi 2 Gelar Baksos Bersihkan Rumah Ibadah

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 16:53 WIB

Wujudkan Pariwisata Dan Investasi berkualitas, Kakanwil Imigrasi Sumut Kunjungi Gubernur Bobby Nasution

Kamis, 23 April 2026 - 15:27 WIB

Imigrasi Sumut Kukuhkan FORKOPDENSI, Benteng Baru Kedaulatan Negara

Kamis, 23 April 2026 - 15:11 WIB

Gunakan Track Geometry Trolley, KAI Divre I Sumut Pantau 476 Km Rel di 13 Kabupaten/Kota

Kamis, 23 April 2026 - 14:52 WIB

Rapat Program Prioritas, PT Pelindo Akselerasi Integrasi Kawasan Industri Dan Pelabuhan Kuala Tanjung

Kamis, 23 April 2026 - 13:18 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Selatan Dampingi Cek Jembatan Penyeberangan di Gang Losung Aek

Kamis, 23 April 2026 - 12:25 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Ringkus Pelaku Begal Motor, Hasil Tes Urine Positif Narkoba

Kamis, 23 April 2026 - 12:19 WIB

3 Hari Dikejar, Polres Belawan Ringkus Begal Sadis Sopir Tangki, 2 Pelaku Ditangkap

Kamis, 23 April 2026 - 09:46 WIB

Dari Luka Konflik ke Kemandirian: Perempuan Kepala Keluarga Bangkit di Aceh dan Sumut

Berita Terbaru