TLii | ACEH | Gayo Lues – Pining, 11 Mei 2025 – Kodim 0113/Gayo Lues yang kini dipimpin oleh Letkol Inf Agus Satrio Wibowo berhasil mengungkap dan memusnahkan ladang ganja seluas 3 hektare di kawasan pegunungan Desa Ekan, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues. Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja sama erat antara TNI, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gayo Lues, serta partisipasi aktif masyarakat.
Pengungkapan bermula dari laporan warga pada Jumat, 9 Mei 2025, yang langsung ditindaklanjuti oleh pihak Kodim. Setelah melakukan verifikasi, Letkol Inf Agus Satrio Wibowo memimpin langsung operasi pengecekan ke lokasi.
Pada Minggu, 11 Mei 2025, tim gabungan yang terdiri dari 20 personel diberangkatkan menuju lokasi ladang ganja. Perjalanan sejauh 6 kilometer ditempuh dengan berjalan kaki karena medan berat, dengan bantuan warga setempat sebagai penunjuk jalan.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 14.30 WIB, tim menemukan ladang ganja yang luas dan sudah siap panen. Tanaman ganja yang berusia sekitar lima bulan tersebut rata-rata memiliki tinggi lebih dari satu meter. Dari estimasi di lapangan, berat ganja kering yang dihasilkan dapat mencapai 5.100 kilogram, dengan nilai ekonomi mencapai Rp204 miliar.
Pemusnahan dilakukan pada pukul 17.35 WIB dengan mencabut dan membakar seluruh tanaman ganja serta sebuah pondok yang diduga milik pelaku. Operasi ini berlangsung hingga pukul 18.30 WIB.
Dalam keterangannya, Letkol Inf Agus Satrio Wibowo menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen TNI AD dalam memberantas narkoba.
> “Kami berterima kasih atas partisipasi masyarakat yang telah berani melaporkan. Kami akan terus bersinergi dengan BNN, Polri, dan semua pihak dalam memerangi narkoba, khususnya di wilayah Gayo Lues,” tegas Dandim.
Beliau juga menekankan pentingnya pendekatan preventif melalui edukasi dan patroli rutin agar wilayah Gayo Lues terbebas dari ancaman narkoba.
Adapun unsur yang terlibat dalam operasi ini meliputi personel Kodim 0113/Gayo Lues, BNNK Gayo Lues, Denintel Kodam Iskandar Muda, Tim Intel Korem 011/Lilawangsa, serta Reporter Seputar GayoLues media lokal.



































