Polres Simalungun Pantau Aktivitas Bongkar Muat di PKS Rafih Tehnik Dalam Operasi Anti Premanisme

SAHAT HALOMOAN TAMPUBOLON

- Redaksi

Senin, 12 Mei 2025 - 11:55 WIB

50102 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|SUMUT|SIMALUNGUN – Unit I Jatanras Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Simalungun melaksanakan pemantauan dan koordinasi terkait aktivitas bongkar muat di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Rafih Tehnik dalam rangka Operasi Anti Premanisme “PEKAT TOBA 2025”, Senin (12/5/2025).

Saat dikonfirmasi pada pukul 11.10 WIB, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya pengamanan dan pencegahan tindakan premanisme di wilayah hukum Polres Simalungun.

“Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Rencana Operasi ‘PEKAT TOBA 2025’ nomor R/RENOPS/04/IV/OPS.1.3./2025 tanggal 30 April 2025 tentang Penanggulangan dan Penindakan Aksi Premanisme di wilayah Provinsi Sumatera Utara,” ungkap AKP Verry Purba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut AKP Verry, kegiatan koordinasi dan pengecekan aktivitas bongkar muat dilaksanakan pukul 09.00 WIB di PKS Rafih Tehnik yang berlokasi di Jalan Asahan Km.18, Nagori Pematang Asilom, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun.

Tim Unit I Jatanras Sat Reskrim Polres Simalungun melakukan koordinasi bersama organisasi masyarakat Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) untuk memastikan kegiatan bongkar muat di CV Rafih Tehnik berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tidak ada unsur pemaksaan atau premanisme.

“Dalam pengecekan tersebut, tim menemukan anggota SPSI PUK Pematang Asilom yang diketuai oleh Sofyan sedang melakukan bongkar muat Tandan Buah Segar (TBS) di CV Rafih Tehnik,” jelas AKP Verry Purba.

Lebih lanjut, AKP Verry menjelaskan bahwa SPSI yang berada di bawah kepemimpinan Pahala Nainggolan dan Ketua SPSI PUK Pematang Asilom Sofyan memiliki anggota sebanyak 24 orang. Mereka bekerja sebagai tenaga bongkar muat di pabrik kelapa sawit tersebut.

“Dari hasil koordinasi, kedua belah pihak, yaitu SPSI dan pengusaha PKS, telah sepakat bahwa jasa bongkar muat diberikan sesuai dengan kesepakatan tanpa ada tekanan atau paksaan,” terang AKP Verry.

Pengusaha PKS Rafih Tehnik juga telah menyatakan persetujuan bahwa kegiatan bongkar muat di pabriknya dilakukan oleh anggota SPSI. Pihak kepolisian telah menyampaikan kepada pengusaha agar segera melaporkan kepada Polres Simalungun melalui Call Center 110 apabila ada tekanan atau paksaan dari oknum SPSI atau organisasi massa lainnya.

“Kami mengingatkan kepada pengusaha dan masyarakat untuk tidak segan melaporkan jika ada indikasi tindakan premanisme dalam bentuk apapun. Kepolisian siap menindaklanjuti setiap laporan yang masuk,” tegasnya.

Kegiatan pemantauan dan koordinasi ini merupakan implementasi dari Perkiraan Intelijen Khusus Polres Simalungun R/Kirsus-05/IV/2025/Intelkam tanggal 29 April 2025 tentang Penanggulangan dan Penindakan Aksi Premanisme di wilayah Kabupaten Simalungun.

“Kegiatan ini juga sejalan dengan instruksi Kapolri untuk memberantas segala bentuk premanisme yang meresahkan masyarakat dan mengganggu iklim usaha,” tambah AKP Verry.

Setelah melakukan koordinasi dan pemantauan, personil Unit I Jatanras Sat Reskrim Polres Simalungun melaporkan hasil temuan kepada pimpinan untuk ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

Kapolres Simalungun melalui AKP Verry Purba menegaskan komitmen Polres Simalungun untuk terus mengawal dan memastikan keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya, termasuk mencegah dan menindak segala bentuk premanisme.

“Operasi PEKAT TOBA 2025 ini akan terus dilaksanakan untuk mengantisipasi dan menindak segala bentuk premanisme di wilayah hukum Polres Simalungun. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif bagi keamanan dan kelancaran kegiatan ekonomi masyarakat,” pungkas AKP Verry Purba.

Kegiatan pemantauan tersebut dilaporkan berlangsung dengan lancar dan situasi di lokasi dalam keadaan aman serta terkendali.

Berita Terkait

Pilkades Toba 2027: Persiapan Terlambat, Anggaran Belum Jelas, Aturan Masih Menggantung
Kalapas Pemuda Langkat Kunjungi Polres Langkat, Bahas Strategi Antisipasi Gangguan Kamtib
Mengenal Lebih Dekat Bapas Kelas I Medan, Bersama Melayani dan Mengabdi
Stasiun Belawan Catat 18.636 TEUs Peti Kemas, KAI Dorong Integrasi Kereta Api-Pelabuhan di Sumut
Lapas Pemuda Kelas III Langkat: Tempat Belajar, Berkarya, dan Menyiapkan Diri Kembali ke Masyarakat
Kalapas Tebing Tinggi: Kepatuhan Tata Tertib Kunci Ciptakan Lapas yang Aman dan Kondusif
Imigrasi Sumut Dorong Reformasi Birokrasi Berorientasi pada Pelayanan Dan Kepercayaan Publik
BNCT Perkuat Sinergi Pelindo Group Lewat Prestasi Juara III Bulu Tangkis Di Medan

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 00:58 WIB

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Selasa, 1 September 2026 - 23:33 WIB

Pemerintah Aceh Salurkan Buffer Stock Penanggulangan Bencana, Tiga Daerah Terima Bantuan Rp5,38 Miliar

Selasa, 1 September 2026 - 13:52 WIB

Peserta PKPPM Gelombang II IAIN Takengon Disambut Hangat Masyarakat Kampung Pantan Nangka

Selasa, 1 September 2026 - 10:20 WIB

3 BHAYANGKARA BERPRESTASI DI PIDIE JAYA DAPAT PENGHARGAAN, KAPOLRES: TERUS BERIKAN YANG TERBAIK

Selasa, 1 September 2026 - 09:37 WIB

Berkas P-21, Dua Tersangka Narkotika Pidie Jaya Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:20 WIB

7 Urus Surat Pengadilan, 20 Lulus Administrasi Baitul Mal Gayo Lues: Pansel Sebut Bisa Diganti SKCK

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:09 WIB

Baitul Mal Aceh Gandeng Rumah Zakat Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Usaha

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Bantah Isu TV Donasi Bencana, Mantan Kalapas Blangkejeren Layangkan Hak Jawab dan Somasi ke Habaraya News

Berita Terbaru

BMA Sebut Muzaki Terbesar di Aceh

ACEH

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Rabu, 2 Sep 2026 - 00:58 WIB