Timelinesinews.com [] Banda Aceh – Angin kencang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh pada Sabtu (7/6/2025) sekitar pukul 14.45 WIB. Cuaca ekstrem ini menyebabkan puluhan rumah warga rusak di tiga kabupaten berbeda.
Di Kabupaten Bireuen, enam rumah dilaporkan rusak berat. Di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), tujuh rumah tertimpa pohon akibat angin kencang. Sementara di Kabupaten Aceh Utara, dua rumah juga mengalami kerusakan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Ketua Forum Tagana Abdya, Yasri Gusman, melaporkan bahwa angin datang tiba-tiba dan menyebabkan pohon-pohon tumbang. Ketua Tagana Bireuen, Zulfikar, serta Ketua Tagana Aceh Utara, Amiruddin, turut memberikan laporan kerusakan dari wilayah masing-masing.
Anggota Tagana bersama unsur Muspika telah turun ke lokasi kejadian untuk melakukan pendataan serta pembersihan material pohon tumbang.
Pembina Tagana Provinsi Aceh, Yanyan Rahmat, mengimbau agar seluruh anggota Tagana tetap siaga dan aktif memantau kondisi cuaca di wilayah masing-masing.
“Kita minta teman-teman Tagana selalu tanggap dan rutin monitoring agar bisa bergerak cepat jika terjadi bencana,” ujarnya.
Mengingat situasi cuaca yang masih tidak kondusif, masyarakat juga diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi angin kencang. Jika melihat tanda-tanda akan terjadi angin kencang, sebaiknya segera menjauh dari pohon-pohon tinggi.
Pohon-pohon besar yang berada di sekitar pekarangan rumah warga juga disarankan untuk segera disterilkan atau ditebang secara berkala, guna menghindari risiko tumbang dan menimpa rumah saat angin kencang terjadi. [**]
sumber : WAG. Pelaporan Tagana Propinsi Aceh.



































