Pelajar SMA Jadi Garda Terdepan: Kolaborasi Polda DIY dan FPK Rawat Kebudayaan Rukun, Aman dan Damai di Yogyakarta

REDAKSI

- Redaksi

Selasa, 17 Juni 2025 - 20:58 WIB

50199 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINESINEWS-INVESTIGASI.com | YOGYAKARTA – Kepolisian Daerah (Polda) DIY bekerja sama dengan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) DIY menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Yogyakarta di kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DIY, Selasa (17/6/2025).

Kegiatan dengan tema “Meningkatkan Rasa Persatuan dan Kesatuan Bangsa Serta Merawat Kebudayaan yang Rukun, Aman dan Damai Bersama Pelajar Yogyakarta” ini dihadiri oleh 50 perwakilan pelajar dari berbagai sekolah di Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Ketua FPK DIY Andry Lesmono Bintoro menekankan pentingnya peran pelajar dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Yogyakarta, yang dikenal dengan keragaman budaya dan keistimewaannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelajar adalah garda terdepan dalam menjaga Jogja tetap aman, rukun dan harmonis dengan berbagai perbedaan yang ada. Semangat Bhinneka Tunggal Ika harus terus kita pegang sebagai fondasi,” ujar Andry Lesmono Bintoro.

Andry Lesmono Bintoro berharap melalui kegiatan ini, pelajar dapat lebih menyadari pentingnya rasa persatuan untuk mengurangi angka tawuran dan kejahatan jalanan yang sering melibatkan pelajar di Yogyakarta.

“Melalui kolaborasi yang solid antara Polda DIY dan FPK DIY, diharapkan dapat memperkuat upaya memelihara keamanan dan semakin banyak pelajar yang memiliki kesadaran tinggi untuk menjaga ketertiban, memperkuat rasa persatuan dan merawat kebudayaan yang aman dan damai di Yogyakarta,” tambah Andry Lesmono Bintoro.

Kepala Kesbangpol DIY Lilik Andi Aryanto turut menyampaikan, bangsa Indonesia kini menghadapi banyak tantangan, seperti penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, kekerasan di sekolah dan lunturnya nilai-nilai kebudayaan.

“Kami mengajak seluruh pelajar untuk menjaga semangat persatuan dan kesatuan bangsa serta menjauhi narkoba dan perilaku yang merusak kebudayaan kita,” ungkap Lilik Andi Aryanto.

Kepala Bidang (Kabid) Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY Drs. Ilham Junaidi, M.Acc. mengingatkan, terciptanya persatuan dan kesatuan bangsa harus dimulai dari lingkungan sekolah.

“Pelajar harus memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi proses belajar, dengan cara saling menghormati, menghargai dan menjaga toleransi,” ucap Ilham Junaidi.

Lebih lanjut dijelaskan Ilham Junaidi, dalam upaya pencegahan kejahatan jalanan, Satpol PP DIY menjalankan program Satpol PP Goes To School untuk memberikan edukasi langsung kepada pelajar.

“Setiap Sabtu malam, Satpol PP juga rutin melaksanakan patroli pencegahan kejahatan jalanan dari pukul 00.00 – 04.00 WIB,” imbuh Ilham Junaidi.

Sementara itu, Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY Denie Ruth Unarapal, S.E. menekankan pentingnya pelajar berperan aktif dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba.

“Pelajar harus berani menolak narkoba, melaporkan kepada pihak berwenang dan jika diperlukan mengikuti rehabilitasi,” tutur Denie Ruth Unarapal.

Denie Ruth Unarapal menegaskan, prinsip Tiga Berani – berani menolak, berani melapor dan berani rehabilitasi – harus dijadikan pedoman bagi generasi muda.

Rimeisha, salah satu peserta dari SMA Negeri (SMAN) 4 Yogyakarta, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat baginya dan teman-temannya.

“Kegiatan ini membuka wawasan kami tentang cara bertindak dalam menghadapi masalah narkoba dan kekerasan serta bagaimana kami dapat menjaga ketertiban dan kenyamanan di lingkungan sekolah kami,” kata Rimeisha. ***

Berita Terkait

Dugaan Pengutipan Bantuan di Gampong Cebrek Disorot, Kadinsos Aceh Utara Tegaskan Apa Pun Alasannya Tidak Boleh!
Maulid di Yayasan Srikandi Lhokseumawe, 21 Anak Yatim Terima Santunan, Siswa Ikuti Lomba Islami
Lantik 24 Pejabat, Wali Kota Lhokseumawe Tegaskan Kedisiplinan: “Dilarang Ngopi di Jam Dinas!”
Ayah Wa Bupati Gandeng Ulama Kharismatik Dalam Rapat Persiapan Hari Santri Nasional
SMK Negeri 2 Binjai Terus Berbenah, Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Kompetensi Siswa
Maulid Nabi di SMAN 1 Lhoksukon, Dzikir dan Al-Qur’an Warnai Suasana Sekolah
TK Negeri Pembina Dewantara Klarifikasi Polemik Komite: “Jangan Asal Tuduh, Semua Ada Dasarnya”
Rp189 Juta, 100 Hari, Baru 41 Persen: Ada Apa dengan Revitalisasi SDN 6 Blang Mangat?

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:50 WIB

Kapolres Pematangsiantar Bersama Jajaran Gelar Sholat Jumat Keliling, Pererat Silaturahmi dan Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:46 WIB

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Edukasi TK Tertib Berlalu Lintas Sejak Usia Dini 

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Program Tumbuh Bersama,PT Pelindo Regional I Dorong Peningkatan Kualitas SDM melalui Pembangunan Sekolah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Green Policing, Kapolres Toba Ajak Masyarakat Tanam Pohon: “Alam Jaga Kita, Kita Jaga Alam”

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:40 WIB

Bapas Palangka Raya Gali Kesiapan Lingkungan, Dukung Keberhasilan Reintegrasi Sosial Klien Pemasyarakatan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Kepala Bapas Theo Adrianus Tegaskan Pelayanan Optimal Kedepankan Profesionalisme dan Nilai Kemanusiaan Kondisi Khusus

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Penuh Kehangatan, BKOW Sumatera Utara Berbagi Kasih Dengan Warga Binaan Lapas Perempuan Kls IIA Medan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Grebek Sarang Narkoba di Marelan, 1 Pengedar dan 3 Pengguna Diamankan

Berita Terbaru