67 Honorer Dinas Pertanian Gayo Lues Tak Digaji Selama 7 Bulan, Anggaran Dinyatakan Tidak Tersedia

REDAKSI

- Redaksi

Selasa, 22 Juli 2025 - 11:32 WIB

50160 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii | ACEH – Blangkejeren, 22 Juli 2025 — Sebanyak 67 tenaga Non-ASN (honorer) di lingkungan Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues mengaku belum menerima gaji selama tujuh bulan, terhitung sejak Januari hingga Juli 2025.

Pihak Dinas Pertanian kabupten gayo lues menyebutkan bahwa anggaran gaji honorer tidak tersedia dalam tahun anggaran 2025. Namun alasan tersebut memicu protes dari para pegawai Non-ASN, mengingat regulasi nasional dan surat edaran daerah sebenarnya mewajibkan penganggaran honorarium bagi pegawai Non-ASN aktif.>

  • “Kami kerja terus tiap hari, tapi gaji tak kunjung datang. Padahal kami masih aktif bekerja sebagai tenaga Honorer dan kami tercatat dalam data BKN. Apa lagi yang kurang?” ujar salah tenaga honorer, yang meminta agar identitasnya tidak dipublikasikan.

Kebijakan ini disebut tidak sejalan dengan ketentuan Surat Edaran Menteri PANRB Nomor B/5993/M.SM.01.00/2024, yang menegaskan bahwa Pejabat Pembina Kepegawaian wajib menganggarkan gaji bagi Non-ASN yang sedang mengikuti proses seleksi menuju pengangkatan sebagai ASN.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini juga dikuatkan oleh Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023, serta Surat Edaran Menteri PANRB tentang Penganggaran Gaji Non-ASN Tahun 2025.

Di tingkat daerah, Surat Edaran Bupati Gayo Lues Nomor 900/534/2025 mengatur bahwa pegawai Non-ASN yang masuk kategori berikut harus tetap dianggarkan:

Eks Tenaga Honorer Kategori II (THK II),

Terdaftar dalam database BKN,

Telah bekerja sekurang-kurangnya selama dua tahun.

Namun, hingga pertengahan tahun ini, 67 tenaga Non-ASN Dinas Pertanian tidak menerima sepeserpun, meskipun mereka masih berstatus aktif berdasarkan Honorer di dinas tesebut..

Pegawai Non-ASN mempertanyakan, ke mana sebenarnya anggaran gaji mereka dialokasikan? Karena berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, anggaran rutin selalu dianggarkan untuk honorarium Non-ASN.

> “Kami menduga anggarannya dialihkan. Entah ke kegiatan lain, entah jadi honor tambahan pejabat. Tapi kami tetap tak tahu. Transparansi juga tidak ada,” lanjut narasumber tadi.

Saat dikonfirmasi media di Kantor Dinas Pertanian pada Senin, 21 Juli 2025, Kepala Dinas diketahui sedang berada di luar daerah. Pihak sekretariat dinas, melalui Syaipul Azhar, SP, membenarkan bahwa pegawai Non-ASN memang masih aktif, dan bahkan sudah dikoordinasikan ke Kabag Hukum Setdakab.

> “SK ada. Tapi untuk anggaran gaji honorer tahun ini, memang tidak tersedia di Dinas Pertanian,” ujar Syaipul.

Ia juga menyebut bahwa dari 67 orang tersebut, sebagian besar bahkan telah lulus seleksi PPPK, namun hingga saat ini belum juga mendapatkan hak honor mereka.

> “Kami tetap berusaha supaya SK mereka tidak terputus. Honor akan tetap kami perjuangkan, walaupun dengan segala keterbatasan anggaran,” tutupnya.

Pegawai Non-ASN berharap agar Bupati Gayo Lues segera turun tangan dan melakukan evaluasi terhadap pengelolaan anggaran di tubuh Dinas Pertanian. Mereka juga berharap ada realisasi pembayaran gaji secepatnya.

> “Kami tidak minta belas kasihan. Kami hanya menuntut hak kami. Gaji bukan sedekah. Kami sudah bekerja. Tolong dihargai,” tutup salah satu pegawai.

 

(Kang Juna – Reporter)

Berita Terkait

Pemkab Aceh Tenggara Buka UKOM untuk 19 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama
Pembebasan Denda PBB‑P2 Berakhir, Bappenda Toba Catat Capaian Rp 432 Juta Lebih
Isteri Gubernur, Marlina Muzakir Turun ke Dapur TAGANA, Ikut Bungkus Nasi untuk Korban Banjir Aceh Selatan
Ops Patuh Toba 2026, Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan Gelar Ramp Check Angkutan Umum
KAI Sumut Perkuat Mitigasi Risiko Cuaca, Utamakan Keselamatan dan Kenyamanan Pelanggan 358 Pohon Dipangkas, 1.650 Meter Saluran Air Disiapkan untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem
Sinergi Rutan Tanjung dan Kemenag Wujudkan Pembinaan Kepribadian Optimal Berkelanjutan Tanamkan Keimanan Kedamaian Perubahan Positif
Kalapas Kelas IIA Binjai Mochamad Mukaffi Hadiri Kunker Kapolda Sumut Irjen Sonny Irawan di Mako Polres Binjai
Tingkatkan Kepedulian Kesehatan, Lapas Narkotika Samarinda Latih 58 WBP Menjadi Kader Kesehatan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 07:36 WIB

Pembebasan Denda PBB‑P2 Berakhir, Bappenda Toba Catat Capaian Rp 432 Juta Lebih

Rabu, 4 November 2026 - 23:40 WIB

Ops Patuh Toba 2026, Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan Gelar Ramp Check Angkutan Umum

Rabu, 4 November 2026 - 21:22 WIB

Kalapas Kelas IIA Binjai Mochamad Mukaffi Hadiri Kunker Kapolda Sumut Irjen Sonny Irawan di Mako Polres Binjai

Rabu, 4 November 2026 - 20:37 WIB

Perkuat Sinergi dan Koordinasi Lapas Perempuan Medan Terima Kunjungan Kepala Bagian Layanan Administrasi dan Pembinaan SDM Aparatur

Rabu, 4 November 2026 - 20:28 WIB

Lapas Perempuan Medan Laksanakan Sidang TPP, Evaluasi 22 WBP Calon Tamping

Rabu, 4 November 2026 - 20:08 WIB

Lapas Pemuda Langkat Komitmen Hadirkan Pembinaan Inovatif Edukatif Tingkatkan Kualitas SDM dan Kemandirian WBP

Rabu, 4 November 2026 - 11:13 WIB

Bongkar Muat Ribuan Karton  Minyak Goreng untuk Bansos di Silamosik II Memicu Keraguan Publik, Instansi Diminta Lakukan Verifikasi

Rabu, 4 November 2026 - 03:17 WIB

Sat Lantas Polres Toba Tempel Stiker dan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas Saat Gelar Operasi Patuh Toba 2026

Berita Terbaru