TLii | KAKANWIL KEMENKUMHAM SUMUT
24/09/2025
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Samosir, 24 September 2025 Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara, Ignatius M.T.
Silalahi, menyerahkan Sertifikat Indikasi Geografis (IG) Andaliman Pulo Samosir kepada Wakil Bupati Kabupaten Samosir serta Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG). Pada kesempatan yang sama, Kakanwil juga menyerahkan tiga Surat Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir dalam rangkaian acara Perayaan Hari Tani Nasional Kabupaten Samosir 2025, bertempat di Sopo Bolon HKBP Pangururan.

Adapun tiga Kekayaan Intelektual Komunal yang diserahkan yaitu Gorga Bindu Matoga, Ulos Sitolu Tuho, dan Ulos Bintang Ragi Hotang. Penyerahan dilakukan bersama Kepala Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual, Berkat Elhan Harefa.

Dalam sambutannya, Kakanwil menegaskan bahwa Kekayaan Intelektual Komunal mencerminkan identitas budaya dan kearifan lokal yang dimiliki masyarakat secara bersama-sama, sehingga perlu dijaga dan dilestarikan.

“Pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal bukan hanya untuk tujuan pelestarian, tetapi juga sebagai bentuk perlindungan hukum terhadap hak-hak masyarakat adat atas kekayaan intelektual mereka. Jangan sampai diambil oleh negara lain,” ujar Ignatius.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Sertifikat IG Andaliman Pulo Samosir merupakan langkah penting dalam upaya mempromosikan produk unggulan daerah sekaligus memberikan perlindungan hukum dari penyalahgunaan dan pemalsuan.
Sertifikat ini diharapkan mampu mendorong Andaliman semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional, serta menjadi pemicu lahirnya lebih banyak pendaftaran produk khas unggulan Sumatera Utara.
Acara penyerahan sertifikat turut dihadiri oleh Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, Ketua DPRD Samosir Nasib Simbolon, Kepala Perwakilan BI Sibolga Riza Putera, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Samosir Tumiur Gultom, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Samosir Tetti Naibaho, unsur Forkopimda, para narasumber, petani milenial, serta tamu undangan lainnya, Pungkasnya.
(***)

































