Hujan Deras Lumpuhkan Aktivitas di Aceh: Listrik Padam, Wilayah Terisolir, Warga Padati Kafe dan Warkop TU Abdullah Pulo

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Rabu, 26 November 2025 - 23:18 WIB

50150 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hujan Deras Lumpuhkan Aktivitas di Aceh: Listrik Padam, Wilayah Terisolir, Warga Padati Kafe dan Warkop TU Abdullah Pulo, Rabu (26 November 2025)

TIMELINES iNEWS Investigasi | ACEH BESAR – Hujan deras yang mengguyur hampir seluruh wilayah Aceh sejak Senin malam hingga Selasa siang menyebabkan banjir di sejumlah kabupaten dan kota. Kondisi cuaca ekstrem ini diperparah oleh pemadaman listrik yang terjadi sejak pagi dan masih berlangsung hingga sore hari, mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, termasuk sektor usaha kecil yang sangat bergantung pada ketersediaan arus listrik.

Beberapa daerah Wilayah Timur Aceh dilaporkan terisolir akibat meningkatnya debit air yang merendam permukiman serta badan jalan. Akses transportasi di sejumlah titik tersendat, sementara warga terus memantau perkembangan cuaca melalui informasi resmi dari BMKG dan BPBD serta Dinas Sosial BMKG sejak pagi telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir, longsor, dan angin kencang di wilayah Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemadaman listrik yang meluas berdampak besar terhadap kegiatan ekonomi harian masyarakat. Para pelaku UMKM menjadi salah satu pihak yang paling merasakan dampaknya. Di Pagar Air, Aceh Besar, Bandin Kemire, seorang pengusaha gilingan bumbu kuah belangong, ditemui TLii saat sedang berteduh Serbari Mengisi Daya Ponsel dan Menggunakan WiFi di Warung Kopi TU Abdullah. Ia mengungkapkan bahwa pemadaman listrik sejak pagi membuat usahanya lumpuh total.

“Sejak listrik padam dari pagi, usaha saya tidak bisa jalan sama sekali. Tempat saya mencari rezeki untuk menghidupi keluarga benar-benar lumpuh. Semua alat giling pakai listrik, jadi tidak ada yang bisa dikerjakan hari ini,” ujar Bandin dengan nada sedih.

Situasi serupa juga dialami banyak pelaku usaha lainnya, khususnya sektor pangan, percetakan, dan usaha rumahan yang sepenuhnya mengandalkan alat listrik. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran karena jika pemadaman berlangsung lama, pendapatan harian mereka dapat hilang sepenuhnya.

Sementara itu, pemadaman listrik memicu lonjakan kunjungan masyarakat ke sejumlah kafe dan kedai kopi di Banda Aceh dan Aceh Besar. Sejak siang, tempat-tempat tersebut tampak penuh oleh warga yang datang untuk mengisi daya ponsel, mengakses WiFi, serta memantau perkembangan banjir, longsor, dan informasi cuaca lainnya di Kampung Halamannya,Di tengah cuaca dingin dan hujan yang tak kunjung reda, secangkir kopi hangat menjadi pilihan sambil menunggu situasi membaik.

“Sejak listrik padam, kami terpaksa ke kafe untuk ngecas HP dan pantau kondisi. Kerjaan online juga jadi tertunda,” ujar Yusuf, Warga Pagar Air Aceh Besar yang akrab disapa Yah Loet. Ia berharap PLN segera mengatasi gangguan tersebut. “Masyarakat berharap listrik bisa cepat hidup lagi. Banyak usaha yang bergantung pada listrik untuk mencari nafkah,” tambahnya.

Di sisi lain, tim BPBD, Dinas Sosial, TAGANA bersama TNI/Polri dan relawan kemanusiaan Serta Pilar-Pilar Sosial terus melakukan pemantauan di beberapa wilayah yang terdampak banjir. Evakuasi dilakukan untuk warga yang berada di kawasan rawan atau rumah yang sudah terendam cukup tinggi. Sejumlah titik di dataran rendah dan dekat aliran sungai tercatat mengalami banjir terparah sejak pagi.

Pemerintah daerah menghimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir susulan dan longsor, mengingat intensitas hujan diperkirakan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. BMKG juga meminta warga menghindari daerah berisiko, tidak memaksakan diri melintasi genangan air, dan selalu memantau informasi resmi dari kanal pemerintah.

Hingga berita ini diturunkan, aliran listrik di sejumlah wilayah masih padam. Pihak PLN Aceh disebut terus berupaya melakukan perbaikan jaringan dan pemulihan layanan. Masyarakat berharap kondisi dapat segera normal agar aktivitas harian serta roda perekonomian kembali berjalan seperti sediakala. *[Yahbit]

Berita Terkait

Kolaborasi Kemanusiaan di Hari Raya, Islamic Relief dan Baitul Mal Lhokseumawe Salurkan 28 Sapi Kurban untuk Warga Dhuafa
Semangat Berqurban, Warga Pagar Air Bagikan Ribuan Paket Daging Qurban
Wagub Aceh Salat Idul Adha di Masjid Raya Baiturrahman, Ribuan Jamaah Padati Pelataran
Idul Adha 1447 H, Perta Arun Gas Tebar Ribuan Paket Qurban untuk Warga dan Insan Pers
Semangat Kebersamaan Warnai Pelaksanaan Kurban di Gampong Rungkom
Open House Idul Adha di Pendopo Walikota Langsa Ajang Kebersamaan Pemimpin dan Masyarakat
Jeffry-Haikal Genap Setahun Memimpin, Momentum Idul Adha Jadi Ajang Refleksi dan Syukur
Gampong Ateuk Munjeng Raih Juara 1 Pawai Takbir Idul Adha 1447 H Tingkat Provinsi Aceh

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:24 WIB

Semarak Hari Raya Idul Adha 1447 H, Rutan Tanjung Pura Laksanakan Pemotongan Hewan Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:18 WIB

Rayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rutan Tanjung Pura Laksanakan Sholat Berjamaah Bersama Warga Binaan

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:11 WIB

Tingkatkan Keamanan dan Ketertiban, Karutan Tanjung Pura Pimpin Razia Blok Hunian Warga Binaan

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:43 WIB

Shalat Iduladha di Lapas Perempuan Medan Berlangsung Khidmat, Warga Binaan Diajak Maknai Keikhlasan

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:03 WIB

Sholat Iduladha Berlangsung Khidmat di Lapas Pemuda Langkat, Warga Binaan Ikuti Tausiyah Muhammad Ridwan

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:12 WIB

Sambut Iduladha 1447 H, PMT Salurkan Empat Ekor Sapi Kurban Untuk Masyarakat Pesisi

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:16 WIB

Polres Pematangsiantar Amankan Pemiliki Sabu 1,35 Gram

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:30 WIB

Polres Pematangsiantar Laksanakan Pengamanan Ibadah Sholat Idul Adha 1447 H di Empat lokasi

Berita Terbaru