TLii | SUMUT | RUTAN KLS IIB TANJUNG
08/07/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI Tanjung Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan kepribadian bagi warga binaan melalui kegiatan pengajian yang bekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Tabalong, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di depan blok hunian warga binaan wanita tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang berfokus pada penguatan mental, spiritual, dan akhlak. Melalui pembinaan keagamaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Rutan Tanjung berupaya membentuk warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik, memiliki kesadaran diri, serta siap kembali berbaur dengan masyarakat setelah menjalani masa pembinaan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan sholawat dan surah-surah pendek Al-Qur’an, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an secara bergantian, penyampaian tausiah oleh Ustadzah Erni Muliati dari Kementerian Agama Kabupaten Tabalong, sesi nasihat dan penguatan rohani, doa bersama, hingga penutup. Seluruh warga binaan wanita mengikuti kegiatan dengan tertib, khidmat, dan penuh antusias.

Dalam tausiahnya, Ustadzah Erni Muliati mengajak seluruh warga binaan untuk menjadikan masa pembinaan sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
“Setiap manusia pernah melakukan kesalahan, namun Allah SWT selalu membuka pintu ampunan bagi hamba-Nya yang mau bertaubat dan memperbaiki diri. Jangan pernah kehilangan harapan. Jadikan waktu di tempat ini sebagai ruang untuk mendekatkan diri kepada Allah, memperbaiki akhlak, dan mempersiapkan diri agar kelak kembali ke keluarga serta masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pembinaan rohani memiliki peran penting dalam membangun ketenangan batin. Menurutnya, kekuatan spiritual akan membantu seseorang menjadi lebih sabar, ikhlas, dan mampu menjalani setiap proses kehidupan dengan pikiran yang jernih.
Perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Tabalong juga menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan pembinaan keagamaan di Rutan Tanjung. Menurutnya, pengajian tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi juga sarana membentuk perubahan hati dan perilaku warga binaan.
“Semoga pengajian ini benar-benar menjadi sarana perubahan hati dan perilaku. Perubahan besar selalu dimulai dari niat yang tulus dan langkah kecil yang dilakukan secara konsisten,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas IIB Tanjung, Al Muqtadir Pasya, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama Kabupaten Tabalong atas dukungan dan kerja sama yang terus terjalin dalam memberikan pembinaan kerohanian bagi warga binaan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Agama Kabupaten Tabalong atas kerja sama yang telah terjalin dalam memberikan pembinaan kepada warga binaan kami. Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Rutan Tanjung dalam menghadirkan perubahan positif bagi warga binaan sebagai bekal ketika kembali ke lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan pengajian juga merupakan salah satu bentuk pemenuhan hak warga binaan untuk memperoleh pembinaan keagamaan selama menjalani masa pidana maupun proses hukum di Rutan Tanjung.
Salah seorang warga binaan wanita, Lusi, mengaku bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai pengajian memberikan ketenangan hati sekaligus motivasi untuk terus memperbaiki diri.
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pengajian di sini karena membuat hati dan pikiran menjadi lebih tenang. Pengajian ini menjadi pengingat untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan keimanan dan ibadah, serta lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas IIB Tanjung bersama Kementerian Agama Kabupaten Tabalong berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam penyelenggaraan pembinaan keagamaan yang berkesinambungan.
Diharapkan, program tersebut mampu memberikan dampak positif dalam membentuk karakter warga binaan sehingga siap kembali menjadi pribadi yang lebih baik di tengah masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar di bawah pengawasan petugas, Ungkapnya.
(***)























