ACEH | KUTACANE — Media TLII – Jembatan darurat sementara di kawasan Desa Mbarung, Kecamatan Buatoeh, Kabupaten Aceh Tenggara, dilaporkan terbakar pada Sabtu malam (2/11/2025). Berdasarkan informasi yang dihimpun Media TLII, kebakaran tersebut diduga dipicu oleh kesalahpahaman antara pemuda setempat dengan pemilik lahan di sekitar lokasi proyek.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kejadian bermula ketika pemilik tanah meminta bagian dari uang yang diterima oleh kelompok pemuda setempat. Uang tersebut berasal dari warga yang menggunakan jasa penyebrangan jembatan darurat untuk sepeda motor.
“Pemilik tanah merasa berhak karena lahannya telah dipakai sebagai akses jembatan, padahal menurut informasi, tanah itu sudah disewa pihak proyek selama pembangunan berlangsung,” ujar warga kepada Media TLII.

Akibat ketegangan tersebut, pada malam harinya jembatan darurat yang digunakan untuk roda dua dan pejalan kaki itu dibakar oleh orang tak dikenal (OTK). Insiden itu membuat akses sementara warga terputus dan menimbulkan keresahan di masyarakat sekitar.
Warga berharap agar pihak proyek segera membangun kembali jembatan darurat dengan kondisi yang lebih baik dan aman untuk dilalui.
“Kami minta jembatan darurat dibuat lebih lebar dan tidak terlalu terjal. Selama ini banyak warga kesulitan menyeberang, bahkan ada yang hampir terperosok karena jalannya licin dan menurun tajam,” ungkap seorang warga di lokasi kejadian.
Peristiwa ini kini menjadi perhatian masyarakat setempat yang sangat bergantung pada jembatan tersebut sebagai jalur utama aktivitas harian. Warga juga berharap pihak berwenang dapat menyelidiki pelaku pembakaran agar kejadian serupa tidak terulang.
Laporan: Jaminan (Media TLII)
Editor: Kang Juna



































