Ketua MIM Aceh Menyayangkan Dugaan Tindakan Represif Terhadap Warga

Wahyu

- Redaksi

Sabtu, 27 Desember 2025 - 19:27 WIB

50159 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAnda Aceh: Ketua Masyarakat Indonesia Maju (MIM) Aceh Menyayangkan Dugaan Tindakan Represif terhadap Warga saat Konvoi
Banda Aceh- Sejumlah personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap warga yang mengikuti konvoi di Aceh Utara, Kamis (25/12/2025). Konvoi tersebut dilakukan oleh sekelompok pemuda yang menyuarakan kekecewaan atas penanganan bencana di Aceh oleh pemerintah pusat.
Dalam aksi tersebut, massa membawa atribut bendera bulan bintang yang identik dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Konvoi berlangsung secara bergerak dan menjadi bagian dari rangkaian unjuk rasa yang juga terjadi di sejumlah wilayah lain, seperti Lhokseumawe, Bireuen, Aceh Timur, hingga Aceh Utara.
Muzakkir, menyayangkan adanya dugaan tindakan represif aparat dalam mengawal dan membubarkan konvoi tersebut. Menurutnya, pendekatan keamanan seharusnya mengedepankan cara-cara persuasif dan humanis, bukan kekerasan.
“Tidak seharusnya aparat menggunakan senjata atau alat yang berpotensi melukai warga. Aspirasi masyarakat seharusnya direspons dengan dialog, bukan intimidasi,” ujar Muzakkir.
Dugaan kekerasan tersebut turut diperkuat dengan beredarnya sebuah video di media sosial Instagram yang menampilkan sosok yang diduga oknum TNI menggunakan koper senjata untuk memukul warga. Video tersebut menuai reaksi luas dari masyarakat dan memicu keprihatinan berbagai pihak.
Aksi konvoi dan unjuk rasa ini diduga merupakan ekspresi kekecewaan masyarakat Aceh terhadap penanganan bencana alam yang dinilai lamban dan belum menyentuh kebutuhan dasar warga terdampak. Massa juga mendesak pemerintah pusat agar menetapkan kondisi bencana di Aceh sebagai bencana nasional guna mempercepat penanganan dan pemulihan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Hadiri Maulid di Empat Gampong, Wali Kota Langsa Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah
Dapat Apresiasi Wali Murid, Kepala SMAN 1 Badar Agara Perkuat Strategi Sukseskan TKA 2026
Duo Nur Beruntung, Dua IRT Bawa Pulang Sepeda Listrik di Jalan Sehat KNPI Langsa
Tujuh Rumah Terbakar di Permata Punie, Dinsos Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
Bertabur Hadiah, Jalan Sehat Semangat Juara KNPI Langsa di CFD Diikuti Ribuan Warga
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita
Danlanud El Tari Bangun Generasi Tangguh NTT, Perkuat Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Hadiri Maulid di Empat Gampong, Wali Kota Langsa Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Dapat Apresiasi Wali Murid, Kepala SMAN 1 Badar Agara Perkuat Strategi Sukseskan TKA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Duo Nur Beruntung, Dua IRT Bawa Pulang Sepeda Listrik di Jalan Sehat KNPI Langsa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Tujuh Rumah Terbakar di Permata Punie, Dinsos Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Danlanud El Tari Bangun Generasi Tangguh NTT, Perkuat Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Dana Rutin Pengajian Orang Tua Desa Kutabaru Aceh Tenggara Tahun 2024 Disorot, Pj Pengulu Diminta Jelaskan Dugaan Gaji Belum Dibayarkan

Berita Terbaru