Anggota Polsek,Sekcam,Koramil Darul Imarah, Ayah Badri Dansatgas Komando Indenpenden Aceh Besar Cs. (FOTO: Doc.TLii Aceh
TIMELINES iNews Investigasi | ACEH BESAR — Operasi Pasar (OP) gas LPG 3 kilogram bersubsidi di Kabupaten Aceh Besar resmi berakhir pada Kamis, 25 Desember 2025. Pada hari terakhir pelaksanaan, pendistribusian dilakukan menggunakan 11 truk LPG guna memenuhi kebutuhan masyarakat di sejumlah kecamatan yang masih mengalami kekurangan pasokan.
Berdasarkan data Satgas Pengawasan Gas Elpiji 3 Kg Kabupaten Aceh Besar, hingga 25 Desember 2025 total LPG 3 kilogram yang telah terdistribusi di seluruh wilayah Aceh Besar mencapai 190.710 tabung. Dari jumlah tersebut, 87.360 tabung disalurkan melalui mekanisme Operasi Pasar, sementara 103.350 tabung disalurkan melalui jaringan pangkalan resmi Pertamina.
Adapun kecamatan yang masih menerima tambahan pasokan melalui Operasi Pasar pada hari terakhir, Kamis (25/12/2025), meliputi Kecamatan Kuta Baro, Mesjid Raya, Indrapuri, Krueng Barona Jaya,Kota Jantho Darussalam, serta Darul Imarah. Penyaluran ini menjadi tahap akhir 6.160 Tabung, dari rangkaian OP LPG 3 kilogram yang digelar secara intensif sejak 14-25 Desember 2025
Dengan berakhirnya Operasi Pasar, pendistribusian LPG 3 kilogram di Aceh Besar selanjutnya kembali sepenuhnya mengikuti mekanisme resmi Pertamina Patra Niaga melalui jaringan pangkalan LPG yang tersebar di seluruh kecamatan dan gampong. Pemerintah daerah memastikan ketersediaan stok LPG bersubsidi tetap terjaga dan penyalurannya dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pendistribusian LPG 3 kilogram, mulai dari Pertamina, agen penyalur, pangkalan, aparat kecamatan, pemerintah gampong, hingga para relawan dan petugas lapangan yang selama ini dikenal sebagai pejuang gas LPG 3 Kg bersubsidi.
“Terima kasih atas waktu, tenaga, dan dedikasi semua pihak yang telah memastikan kebutuhan LPG masyarakat dapat terpenuhi, sehingga aktivitas rumah tangga dan usaha kecil tetap berjalan normal,” demikian pernyataan resmi Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.
Meski Operasi Pasar telah berakhir, Satgas Pengawasan Gas Elpiji 3 Kg Kabupaten Aceh Besar menegaskan akan tetap melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi LPG 3 kilogram di tingkat pangkalan. Pengawasan ini bertujuan mencegah penyelewengan, memastikan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), serta menjamin LPG bersubsidi tepat sasaran.
Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, menyampaikan apresiasi khusus kepada Pertamina, para agen, pangkalan, serta seluruh tim distribusi dan pengawasan yang telah bekerja maksimal selama pelaksanaan Operasi Pasar LPG 3 kilogram. Menurutnya, OP menjadi langkah strategis dalam menjawab keluhan masyarakat dan menjaga stabilitas pasokan LPG bersubsidi, terutama menjelang dan selama momentum hari besar.
“Kami mengapresiasi kerja keras Pertamina dan seluruh pejuang distribusi LPG 3 Kg yang turun langsung ke lapangan. Mereka bekerja tanpa mengenal lelah demi memastikan gas bersubsidi benar-benar sampai ke masyarakat yang berhak,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati yang akrab disapa Syeh Muharram berharap Pertamina terus meningkatkan koordinasi dengan Pemerintah Daerah, khususnya dalam pengawasan distribusi pasca Operasi Pasar, agar tidak terjadi kelangkaan maupun penyimpangan di tingkat pangkalan.
“Kami berharap konsistensi pasokan tetap terjaga dan pengawasan distribusi terus diperkuat, sehingga meskipun OP telah berakhir, ketersediaan LPG 3 Kg di Aceh Besar tetap aman dan terkendali,” tegasnya.
Bupati juga memberikan Apresiasi khusus kepada para sopir, kru distribusi, petugas lapangan, Satgas Komando Independen Aceh Besar, serta seluruh tim yang terlibat langsung dalam penyaluran LPG.
“Para pejuang LPG ini adalah garda terdepan pelayanan publik. Dedikasi mereka patut diapresiasi karena telah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi hingga ke pelosok,” tambahnya.
Sementara itu, Kabag Perekonomian dan SDA Setdakab Aceh Besar, Darwan Asrizal, S.E., M.T., pada hari terakhir Operasi Pasar LPG 3 Kg, meski dalam suasana libur turut hadir langsung di Kecamatan Krueng Barona Jaya untuk meninjau proses pendistribusian LPG yang menjadi kebutuhan Dasar bagi rumah tangga serta pelaku usaha makanan dan gorengan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan siap mengambil langkah lanjutan apabila di kemudian hari kembali dibutuhkan intervensi melalui Operasi Pasar demi melindungi kepentingan masyarakat kecil. *[Yahbit]


































