Penyaluran Bantuan Udara di Aceh Diperkuat: 29 Sorti Pesawat dan Helikopter Distribusikan Logistik ke Wilayah Terisolir

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Jumat, 5 Desember 2025 - 05:10 WIB

20149 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan Koordinator Posko Pilar Sosial Safwan S.Ag.,M.Si.
4 Desember 2025

TIMELINES iNEWS Investigasi | Aceh — Upaya percepatan penanganan darurat bencana banjir dan longsor di Aceh terus digencarkan melalui operasi bantuan udara dari Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang. Hingga Kamis, 4 Desember 2025 pukul 16.30 WIB, total 29 sorti penerbangan pesawat dan helikopter dikerahkan untuk mengirimkan logistik ke berbagai daerah terdampak. Penerbangan melibatkan unsur TNI AU, TNI AL, BNPB, serta dukungan penuh Pemerintah Aceh.

Kawasan yang menjadi prioritas distribusi meliputi wilayah yang masih terputus akses darat, terutama di Gayo Lues, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Tenggara, dan Aceh Singkil. Banyak desa di wilayah tersebut belum dapat dijangkau kendaraan akibat putusnya jembatan, longsor di badan jalan, serta elevasi medan yang sulit ditembus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada operasi hari ini, Pesawat Caracal TNI AU 05 melakukan dua sortie masing-masing menuju Gayo Lues (Lesten, Pining) dan Aceh Timur (Lokop). Setiap penerbangan mengangkut 900 kilogram logistik, terdiri dari beras, mie instan, air mineral, biskuit, roti, susu, dan pop mie. Pesawat Caracal TNI AU 02 menjalankan dua misi serupa ke Aceh Tamiang, menuju Yonif 111/KB dan lapangan perkebunan di Kecamatan Tamiang Hulu, dengan total muatan masing-masing 900 kilogram.

Dari unsur helikopter, BNPB mengerahkan Helikopter Bel 206 (Biru) untuk dua sortie ke Aceh Utara, termasuk pengiriman bantuan khusus Gubernur Aceh berupa beras 100 kilogram, mie 100 kilogram, 2 unit Starlink, gula, serta lampu darurat. Sementara itu, Helikopter Bel 206 (Putih) fokus ke Bener Meriah, mendukung pengiriman 500 kilogram bantuan dalam dua kali penerbangan.

Helikopter Bel 407 (Orange) milik BNPB menjalankan tiga sorti ke Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Aceh Utara dengan total muatan 800 kilogram, termasuk perangkat komunikasi Starlink dan selimut untuk kebutuhan pengungsian. Adapun Helikopter Sikorsky (Merah) mengirimkan bantuan dalam volume besar, dua sortie masing-masing 800 kilogram menuju Stadion Langsa/Kodim Aceh Timur dan Simpang Jernih. Dengan kapasitas 1.500 kilogram, helikopter ini diprioritaskan mengangkut bantuan pangan dan nutrisi bagi pengungsi.

Dari unsur laut melalui udara, Pesawat CASA TNI AL melakukan dua sortie ke Bandara Rembele, Bener Meriah, dengan total 1.400 kilogram bantuan terdiri dari beras, mie instan, air mineral, dan paket sembako. Sementara itu, pesawat Caravan milik BNPB turut memperkuat operasi, masing-masing tipe BVR, DPI, SNG, dan VVO menjalankan misi ke Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Aceh Singkil. Pengiriman terbesar dilakukan oleh pesawat Caravan BVR yang membawa 951 kilogram logistik, termasuk satu unit Starlink untuk memperkuat jaringan komunikasi di wilayah Gayo Lues.

 

TIMELINES iNEWS Investigasi | Aceh — Upaya percepatan penanganan darurat bencana banjir dan longsor di Aceh terus digencarkan melalui operasi bantuan udara dari Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang. Hingga Kamis, 4 Desember 2025 pukul 16.30 WIB, total 29 sorti penerbangan pesawat dan helikopter dikerahkan untuk mengirimkan logistik ke berbagai daerah terdampak. Penerbangan melibatkan unsur TNI AU, TNI AL, BNPB, serta dukungan penuh Pemerintah Aceh.

Kawasan yang menjadi prioritas distribusi meliputi wilayah yang masih terputus akses darat, terutama di Gayo Lues, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Tenggara, dan Aceh Singkil. Banyak desa di wilayah tersebut belum dapat dijangkau kendaraan akibat putusnya jembatan, longsor di badan jalan, serta elevasi medan yang sulit ditembus.

Pada operasi hari ini, Pesawat Caracal TNI AU 05 melakukan dua sortie masing-masing menuju Gayo Lues (Lesten, Pining) dan Aceh Timur (Lokop). Setiap penerbangan mengangkut 900 kilogram logistik, terdiri dari beras, mie instan, air mineral, biskuit, roti, susu, dan pop mie. Pesawat Caracal TNI AU 02 menjalankan dua misi serupa ke Aceh Tamiang, menuju Yonif 111/KB dan lapangan perkebunan di Kecamatan Tamiang Hulu, dengan total muatan masing-masing 900 kilogram.

Dari unsur helikopter, BNPB mengerahkan Helikopter Bel 206 (Biru) untuk dua sortie ke Aceh Utara, termasuk pengiriman bantuan khusus Gubernur Aceh berupa beras 100 kilogram, mie 100 kilogram, 2 unit Starlink, gula, serta lampu darurat. Sementara itu, Helikopter Bel 206 (Putih) fokus ke Bener Meriah, mendukung pengiriman 500 kilogram bantuan dalam dua kali penerbangan.

Helikopter Bel 407 (Orange) milik BNPB menjalankan tiga sorti ke Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Aceh Utara dengan total muatan 800 kilogram, termasuk perangkat komunikasi Starlink dan selimut untuk kebutuhan pengungsian. Adapun Helikopter Sikorsky (Merah) mengirimkan bantuan dalam volume besar, dua sortie masing-masing 800 kilogram menuju Stadion Langsa/Kodim Aceh Timur dan Simpang Jernih. Dengan kapasitas 1.500 kilogram, helikopter ini diprioritaskan mengangkut bantuan pangan dan nutrisi bagi pengungsi.

Dari unsur laut melalui udara, Pesawat CASA TNI AL melakukan dua sortie ke Bandara Rembele, Bener Meriah, dengan total 1.400 kilogram bantuan terdiri dari beras, mie instan, air mineral, dan paket sembako. Sementara itu, pesawat Caravan milik BNPB turut memperkuat operasi, masing-masing tipe BVR, DPI, SNG, dan VVO menjalankan misi ke Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Aceh Singkil. Pengiriman terbesar dilakukan oleh pesawat Caravan BVR yang membawa 951 kilogram logistik, termasuk satu unit Starlink untuk memperkuat jaringan komunikasi di wilayah Gayo Lues.

Selain operasi udara, bantuan logistik dari berbagai instansi juga masuk ke gudang penerimaan. Dinas Kesehatan Aceh tiba dengan suplai obat-obatan pada pukul 12.15 WIB.

Berita Terkait

Bencana Banjir Dan Longsor Yang Melanda Aceh Menjadi Peringatan Serius Bagi Pemangku Kebijakan
Sumur Bor untuk Warga Desa Rigeb, Wujud Kepedulian Sosial Polres Gayo Lues
Kinerja Gemilang 2025, Bea Cukai Langsa Perkuat Kualitas Penindakan dan Pelayanan Masyarakat
Bupati Sibral Malasyi Tinjau dan Salurkan Bantuan Beras CPP bagi Masyarakat Terdampak
Sinergi Vinca Farm–Kodim 0103/Aceh utara Dorong Ketahanan Pangan, Panen Perdana Jagung Pipil di Lhokseumawe
Wagub Fadhlullah Dampingi Mendagri Tinjau Pemulihan Pascabencana di Aceh
Pemko Resmi Mulai Pembangunan Sekolah Rakyat Lhokseumawe, Wali Kota: Rampung Juni 2026
Abrasi Sungai Pasca Banjir Bandang, Pemkab Pidie Jaya Bergerak Cepat

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:10 WIB

Wujudkan Transportasi Hijau, 205.532 Penumpang Kereta Api di Sumatera Utara Beralih ke Teknologi Face Recognition

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:11 WIB

PT KAI Daop 5 Purwokerto Siapkan 41.150 Tempat Duduk Hadapi Long Weekend Isra Mikraj

Rabu, 14 Januari 2026 - 12:59 WIB

Eks-Rumah Singgah Covid-19, Heny : Sudah dibayar oleh Pemko Pematangsiantar

Rabu, 14 Januari 2026 - 06:00 WIB

Bapas Kelas I Medan Terima Audiensi Kanwil Kemenag Sumut Bahas Implementasi Pidana Alternatif

Rabu, 14 Januari 2026 - 04:47 WIB

Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Berhasil Amankan Juru Tulis Judi Togel

Rabu, 14 Januari 2026 - 04:28 WIB

Kegiatan Pertanian di Rutan Tanjung, Warga Binaan Dilatih Bekerja Disiplin Dan Bertanggung Jawab

Rabu, 14 Januari 2026 - 04:08 WIB

Karutan Tanjung Sosialisasikan Kegiatan Isra Mi’raj dan Panen Raya kepada Warga Binaan

Selasa, 13 Januari 2026 - 23:54 WIB

Kejati Sumut Tetapkan Direktur Utama PT PASU sebagai Tersangka Kasus Korupsi Penjualan Aluminium Alloy

Berita Terbaru