Posko Tgk Ali Buka Tahap Kedua: Bantuan Kemanusiaan Berlanjut untuk Penyintas Banjir Pidie Jaya dan Bireuen

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 00:20 WIB

5037 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINES iNEWS Investigasi | Aceh Besar — Penyaluran donasi bantuan kemanusiaan melalui Posko Donasi Pengobatan Tradisional Teungku Ali Bineh Blang resmi tuntas pada tahap pertama setelah seluruh bantuan masyarakat berhasil disalurkan ke sejumlah desa terdampak banjir di Kecamatan Meureudu. Distribusi dilakukan melalui posko-posko lapangan dan dapur umum mandiri masyarakat yang bergerak langsung memenuhi kebutuhan penyintas di lokasi bencana.

Dengan rampungnya pendistribusian tahap awal, Teungku Ali kembali membuka Posko Donasi Tahap Kedua untuk melanjutkan penyaluran bantuan lanjutan bagi warga yang masih membutuhkan dukungan. Posko ini beralamat di Jalan Rel Kereta Api Lama, Desa Bineh Blang, Pagar Air, Aceh Besar, dan kembali menjadi titik utama pengumpulan berbagai bentuk bantuan dari masyarakat Aceh Besar, Kita Banda Aceh dan wilayah sekitarnya.

Bantuan tahap pertama difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, seperti makanan siap saji, pakaian layak pakai, air mineral, perlengkapan bayi, serta sejumlah barang penting lainnya. Namun, berdasarkan temuan tim relawan saat berada di lapangan, masih banyak kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi. Salah satu keluhan utama yang disampaikan masyarakat adalah kelangkaan gas elpiji, yang membuat warga kesulitan memasak dan memenuhi kebutuhan harian. Situasi ini semakin menyulitkan karena sebagian besar warga masih dalam proses memulihkan rumah dan tempat usaha mereka yang terdampak banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain gas elpiji, masyarakat juga membutuhkan pangan, obat-obatan, perlengkapan darurat, serta perlengkapan khusus untuk bayi. Kelompok rentan seperti bayi dan balita membutuhkan perhatian ekstra. Pampers, susu bayi.

Kebutuhan masker Tak Kalah Penting yang menjadi kebutuhan Mendesak yang harus segera tersedia karena proses pembersihan pascabanjir masih berlangsung dan lingkungan sekitar belum sepenuhnya steril.

Tidak hanya itu, kebutuhan dasar seperti mie instan, air mineral, beras, Minyak Goreng dan gula putih juga sangat diperlukan untuk menopang operasional dapur umum mandiri yang telah didirikan di masing-masing gampong. Dapur umum tersebut menjadi sumber konsumsi utama bagi warga yang rumahnya masih terdampak atau belum dapat ditempati secara normal. Dengan bantuan logistik yang cukup, dapur umum dapat terus beroperasi dan memberikan makanan hangat kepada penyintas setiap harinya.

Teungku Ali menyampaikan bahwa dukungan masyarakat sangat berperan dalam mempercepat proses pemulihan warga terdampak banjir. Ia mengajak semua pihak untuk kembali terlibat dalam gerakan kemanusiaan ini. “Kalau bisa membantu sekarang, kenapa harus nanti? Setiap donasi yang kita berikan akan menjadi bagian dari ibadah dan bentuk kepedulian kita untuk membantu saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah,” ujar Tgk Ali dalam seruannya.

Posko Donasi Tahap Kedua ini akan menerima berbagai bentuk bantuan, baik berupa sembako, kebutuhan bayi, perlengkapan kebersihan, maupun logistik lain yang dibutuhkan untuk mendukung aktivitas warga dan posko di lapangan. Selain itu, masyarakat yang ingin berdonasi juga dapat mengirimkan bantuan melalui relawan yang telah ditugaskan khusus untuk memfasilitasi penjemputan bantuan dari rumah ke rumah.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian yang terus mengalir, diharapkan proses pemulihan di Meureudu dapat berjalan lebih cepat dan merata. Kehadiran Posko Tgk Ali bersama relawan dan masyarakat menjadi bukti nyata bahwa solidaritas Warga Aceh Besar, Banda Aceh dan sekitar tidak pernah padam, terutama ketika bencana melanda saudara-saudara di daerah lain. Gerakan kemanusiaan ini kembali memperlihatkan bahwa gotong royong dan kepedulian adalah kekuatan utama dalam menghadapi situasi darurat dan masa pemulihan pascabencana. *[Yahbit]

Berita Terkait

Walikota Langsa Ajak Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
MPU Aceh Perkuat Pemahaman Fatwa Pendidikan bagi Kepala Sekolah di Aceh
Tahapan Pilchiksung, Dua Calon Geuchik Serambi Indah Resmi Kantongi Nomor Urut
Respon Laporan Warga, Satpol PP-WH Kota Langsa Bongkar Tiang Baliho yang Nyaris Roboh
Walikota Langsa Serahkan Bantuan Seragam Sekolah untuk Anak Yatim Piatu di Gampong Jawa
Perkuat Mutu PAUD dan PKBM, Disdikbud Aceh Utara Gembleng Ratusan Peserta Lewat Bimtek KSP dan Akreditasi
Haji Uma Turun Tangan, Tiga ART Asal Aceh Korban Penyiksaan di Malaysia Dapat Perlindungan KJRI
Bupati Aceh Utara Dorong Revisi UUPA dan Perpanjangan Dana Otsus di Hadapan Komisi II DPR

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:20 WIB

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Satops Patnal Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Gelar Razia Insidentil

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:01 WIB

Implementasi 15 Program Aksi, Kanwil Ditjenpas Sumut Sukseskan Bedah Rumah Warga Medan

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:53 WIB

Kanwil Ditjenpas Sumut Resmikan Hasil Program Bedah Rumah, Wujud Nyata Kepedulian Pemasyarakatan bagi Masyarakat

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:59 WIB

Lapas Perempuan Medan Hadiri Rakor Keadilan Restoratif Kemenko Polkam Di Sumut

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:33 WIB

Kapolres Pematangsiantar Turun Langsung Pengecekan TKP Kebakaran Kios di Pasar Dwikora Parluasan

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:24 WIB

Polres Pematangsianțar Ringkus Residivis Narkotika Miliki 13 Butir Ekstasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:20 WIB

Kapolres Pematangsiantar Hadiri Pelepasan Anak Didik PAUD-SAB se Kota Pematangsaintar T.A 2025/2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 22:11 WIB

Rakernis Humas Polda Sumut, Penguatan Komunikasi Publik Jadi Kunci Kepercayaan Masyarakat

Berita Terbaru