Posko Tgk Ali Buka Tahap Kedua: Bantuan Kemanusiaan Berlanjut untuk Penyintas Banjir Pidie Jaya dan Bireuen

TARMIZI UMAR

- Redaksi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 00:20 WIB

5090 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TIMELINES iNEWS Investigasi | Aceh Besar — Penyaluran donasi bantuan kemanusiaan melalui Posko Donasi Pengobatan Tradisional Teungku Ali Bineh Blang resmi tuntas pada tahap pertama setelah seluruh bantuan masyarakat berhasil disalurkan ke sejumlah desa terdampak banjir di Kecamatan Meureudu. Distribusi dilakukan melalui posko-posko lapangan dan dapur umum mandiri masyarakat yang bergerak langsung memenuhi kebutuhan penyintas di lokasi bencana.

Dengan rampungnya pendistribusian tahap awal, Teungku Ali kembali membuka Posko Donasi Tahap Kedua untuk melanjutkan penyaluran bantuan lanjutan bagi warga yang masih membutuhkan dukungan. Posko ini beralamat di Jalan Rel Kereta Api Lama, Desa Bineh Blang, Pagar Air, Aceh Besar, dan kembali menjadi titik utama pengumpulan berbagai bentuk bantuan dari masyarakat Aceh Besar, Kita Banda Aceh dan wilayah sekitarnya.

Bantuan tahap pertama difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, seperti makanan siap saji, pakaian layak pakai, air mineral, perlengkapan bayi, serta sejumlah barang penting lainnya. Namun, berdasarkan temuan tim relawan saat berada di lapangan, masih banyak kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi. Salah satu keluhan utama yang disampaikan masyarakat adalah kelangkaan gas elpiji, yang membuat warga kesulitan memasak dan memenuhi kebutuhan harian. Situasi ini semakin menyulitkan karena sebagian besar warga masih dalam proses memulihkan rumah dan tempat usaha mereka yang terdampak banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain gas elpiji, masyarakat juga membutuhkan pangan, obat-obatan, perlengkapan darurat, serta perlengkapan khusus untuk bayi. Kelompok rentan seperti bayi dan balita membutuhkan perhatian ekstra. Pampers, susu bayi.

Kebutuhan masker Tak Kalah Penting yang menjadi kebutuhan Mendesak yang harus segera tersedia karena proses pembersihan pascabanjir masih berlangsung dan lingkungan sekitar belum sepenuhnya steril.

Tidak hanya itu, kebutuhan dasar seperti mie instan, air mineral, beras, Minyak Goreng dan gula putih juga sangat diperlukan untuk menopang operasional dapur umum mandiri yang telah didirikan di masing-masing gampong. Dapur umum tersebut menjadi sumber konsumsi utama bagi warga yang rumahnya masih terdampak atau belum dapat ditempati secara normal. Dengan bantuan logistik yang cukup, dapur umum dapat terus beroperasi dan memberikan makanan hangat kepada penyintas setiap harinya.

Teungku Ali menyampaikan bahwa dukungan masyarakat sangat berperan dalam mempercepat proses pemulihan warga terdampak banjir. Ia mengajak semua pihak untuk kembali terlibat dalam gerakan kemanusiaan ini. “Kalau bisa membantu sekarang, kenapa harus nanti? Setiap donasi yang kita berikan akan menjadi bagian dari ibadah dan bentuk kepedulian kita untuk membantu saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah,” ujar Tgk Ali dalam seruannya.

Posko Donasi Tahap Kedua ini akan menerima berbagai bentuk bantuan, baik berupa sembako, kebutuhan bayi, perlengkapan kebersihan, maupun logistik lain yang dibutuhkan untuk mendukung aktivitas warga dan posko di lapangan. Selain itu, masyarakat yang ingin berdonasi juga dapat mengirimkan bantuan melalui relawan yang telah ditugaskan khusus untuk memfasilitasi penjemputan bantuan dari rumah ke rumah.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian yang terus mengalir, diharapkan proses pemulihan di Meureudu dapat berjalan lebih cepat dan merata. Kehadiran Posko Tgk Ali bersama relawan dan masyarakat menjadi bukti nyata bahwa solidaritas Warga Aceh Besar, Banda Aceh dan sekitar tidak pernah padam, terutama ketika bencana melanda saudara-saudara di daerah lain. Gerakan kemanusiaan ini kembali memperlihatkan bahwa gotong royong dan kepedulian adalah kekuatan utama dalam menghadapi situasi darurat dan masa pemulihan pascabencana. *[Yahbit]

Berita Terkait

Terinspirasi Retret Presiden, Syech Muharram Gagas Retret 234 Keuchik Aceh Besar
Delapan Keuchik Pagar Air Patungan Bersihkan Drainase, Beko Sultan Aywan Diturunkan Minggu
Sambut Hari Bakti Kemenimipas ke-2, Lapas Lhoksukon Turun Tangan Bersihkan Lingkungan Kantor
PAG Rangkul Ratusan Wartawan Lhokseumawe dan Aceh Utara, Perkuat Kemitraan dengan Media
*Sentuhan Humanis Polri! Kapolres Pidie Jaya Berbagi Rezeki di Jumat Berkah*
Cegah Kecelakaan di Jalan, Kapolres Pidie Jaya Turun Langsung Edukasi Pengemudi dan Bagikan Brosur Keselamatan*
Kapolres Pidie Jaya Pimpin Binrohtal Yasinan Personel, Doakan Aceh Aman dan Tentram*
Pemulihan Belum Tuntas, Bupati Pidie Jaya Desak Percepatan Infrastruktur dan Penyelesaian Jembatan Pascabencana

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 21:27 WIB

Sambut Hari Bhakti Kemenimipas ke-2, Lapas Narkotika Samarinda Gelar Kerja Bakti Bersihkan Langgar Nurul Huda

Kamis, 5 November 2026 - 17:38 WIB

Lapas Narkotika Samarinda Salurkan Air Bersih untuk Warga Binaan dan Masyarakat

Rabu, 4 November 2026 - 21:13 WIB

Tingkatkan Kepedulian Kesehatan, Lapas Narkotika Samarinda Latih 58 WBP Menjadi Kader Kesehatan

Rabu, 4 November 2026 - 21:06 WIB

Perkuat Sinergi Keamanan, Kalapas Narkotika Samarinda Kunjungi Polresta Samarinda

Senin, 2 November 2026 - 19:43 WIB

Lapas Narkotika Samarinda Perkuat Integritas dan Solidaritas Melalui Apel Pagi Senin

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lapas Narkotika Samarinda Gelar Sidang TPP, Bahas 34 Usulan Warga Binaan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:29 WIB

Jumat Berkah, Lapas Narkotika Samarinda Salurkan 75 Kg Beras untuk Masyarakat RT 22 Samarinda Utara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Narkotika Samarinda Panen Kangkung Hasil Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

Berita Terbaru