TLii | ACEH | GAYOLUES | BLANGKEJEREN–
Di tengah situasi kedaruratan bencana yang melanda Kabupaten Gayo Lues, proses pemulihan jaringan listrik terus dilakukan oleh petugas PT PLN (Persero). Meski tidak selalu terlihat oleh masyarakat, upaya tersebut berlangsung tanpa henti di berbagai titik terdampak.

Berita ini menjadi bagian dari edukasi publik bahwa pemulihan listrik bukanlah pekerjaan instan. Di balik padamnya lampu di rumah-rumah warga, terdapat petugas yang bekerja di medan berat, menelusuri jaringan, memperbaiki tiang roboh, kabel putus, serta memastikan instalasi benar-benar aman sebelum dialiri kembali arus listrik.
Salah seorang petugas PLN di lapangan, Fitra Jabo, menuturkan bahwa kondisi darurat membuat pekerjaan menjadi jauh lebih menantang, namun tanggung jawab kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
“Pekerjaan kami memang sering tidak terlihat. Tapi di setiap titik padam, kami berupaya semaksimal mungkin agar listrik bisa kembali menyala dengan aman. Keselamatan masyarakat dan petugas adalah hal utama, sehingga setiap proses harus dilakukan dengan hati-hati,” tutur Fitra Jabo.
Ia menjelaskan, petugas PLN harus menghadapi cuaca ekstrem, medan sulit, serta akses jalan yang rusak akibat banjir dan longsor. Tidak jarang, lokasi gangguan berada jauh dari pemukiman dan membutuhkan waktu lebih lama untuk dijangkau.
Pemulihan dilakukan secara bertahap dan terukur. Meski hasilnya tidak selalu dapat dirasakan secara cepat, setiap tahapan pekerjaan merupakan bagian penting untuk memastikan sistem kelistrikan kembali normal dan berkelanjutan.
PLN mengimbau masyarakat Kabupaten Gayo Lues agar tetap bersabar dan memahami bahwa kerja-kerja teknis ini sering berlangsung jauh dari sorotan publik. Dukungan dan pengertian masyarakat menjadi penyemangat bagi para petugas yang terus bekerja di lapangan.
PLN menegaskan komitmennya untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Gayo Lues. Hingga seluruh wilayah kembali terang, upaya pemulihan akan terus dilakukan, meski tanpa banyak terlihat, demi kepentingan bersama.(abdaziz)



































