
TLii | Aceh | Gayo Lues | Blangkejeren, 16 Desember 2025, Aksi cepat dan kepedulian nyata kembali ditunjukkan Polres Gayo Lues. Bersama personel Brimob dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gayo Lues, aparat turun langsung ke lokasi bencana untuk membuka akses jalan menuju Desa Rerebe, Kecamatan Dabun Gelang, yang terputus akibat material pascabanjir.
Di tengah kondisi medan yang berat, lumpur tebal, dan material sisa banjir, sinergi lintas instansi ini menjadi harapan besar bagi warga yang selama ini terisolasi. Upaya pembukaan jalan dilakukan demi memulihkan kembali roda kehidupan masyarakat Desa Rerebe.
Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kasattahti IPDA Andi C. Saragih, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan wujud kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
“Polres Gayo Lues bersama PUPR turun langsung ke lapangan sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat agar akses transportasi masyarakat Desa Rerebe bisa kembali normal,” ujar IPDA Andi.
Hingga saat ini, proses pembukaan jalan telah berhasil dilakukan sepanjang kurang lebih 200 meter dengan menggunakan alat berat jenis loader. Namun, di lapangan petugas dihadapkan pada tantangan serius. Gelondongan kayu berukuran besar menutup badan jalan dan tidak mampu ditangani oleh alat berat yang tersedia.
“Loader hanya mampu memindahkan material lumpur, sementara gelondongan kayu besar menjadi kendala utama dalam proses lanjutan pembukaan jalan,” jelasnya.

Meski dihadapkan pada keterbatasan dan tantangan alam, Polres Gayo Lues bersama PUPR tidak surut langkah. Koordinasi intensif terus dilakukan untuk mencari solusi alternatif, termasuk penambahan alat berat yang lebih memadai, agar akses jalan menuju Desa Rerebe dapat segera terbuka sepenuhnya.
“Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin bersama PUPR demi membuka kembali akses jalan dan memastikan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal kembali,” tutup IPDA Andi C. Saragih.
Sumber: Humas Polres Gayo Lues



































