TIMELINES iNEWS | INVESTIGASI ACEH
Kuta Cane, Aceh Tenggara —
Jalan alternatif yang menghubungkan Kecamatan Darul Hasanah dengan pusat Kota Kuta Cane terputus akibat luapan air Sungai Alas yang terjadi pada Rabu malam (31/12).

Akses jalan yang terdampak berada di Desa Barung, Kecamatan Babusalam, wilayah yang berbatasan langsung dengan Kota Kuta Cane. Jalan tersebut selama ini menjadi jalur pintas penting bagi warga, terutama untuk mobilitas harian dan pengangkutan hasil pertanian menggunakan kendaraan roda dua.
Namun pada Kamis, 1 Januari 2026, jalan tersebut tidak dapat dilalui sama sekali setelah badan jalan amblas dan tergerus arus air yang cukup deras.
Tokoh masyarakat Desa Barung, Sunandir, menyampaikan harapan agar Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara dan instansi terkait segera melakukan penanganan darurat dengan menurunkan alat berat ke lokasi.
“Kami sangat berharap pemerintah segera menurunkan alat berat seperti excavator untuk menyambung kembali jalan ini. Kondisi ini sangat menyulitkan masyarakat, khususnya warga Kecamatan Darul Hasanah serta Desa Barung dan sekitarnya, dalam mengangkut hasil pertanian,” ujar Sunandir.
Berdasarkan pantauan TIMELINES iNEWS di lapangan, jalan alternatif tersebut terputus sepanjang kurang lebih 15 meter dengan kondisi amblas yang cukup dalam, sehingga tidak memungkinkan dilalui kendaraan roda dua maupun pejalan kaki.
Warga berharap pemerintah segera turun tangan agar akses penghubung antarwilayah ini dapat kembali digunakan dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal. (Madiansyah)


























