TLii | SUMUT LAPAS KLS IIA BINJAI
03/01/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Binjai Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai, Wawan Irawan, melalui Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) Andi Gultom, menghadiri kegiatan tasyukuran dalam rangka Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kementerian Agama Kota Binjai, Sabtu (3/1/2026).

Acara yang dimulai pukul 08.45 WIB ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Binjai, unsur budaya Kota Binjai, serta para tokoh agama setempat. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh protokol, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dan dilanjutkan dengan sambutan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Binjai.

Berdasarkan Surat Edaran Kementerian Agama Nomor 39 Tahun 2025 tentang Pedoman Peringatan Hari Amal Bakti ke-80, HAB tahun ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”.

Tema tersebut menegaskan bahwa kerukunan antarumat beragama bukan hanya sebagai tujuan, tetapi juga menjadi modal utama dalam mewujudkan Indonesia yang damai dan berkemajuan.
Dalam kesempatan tersebut ditekankan pula pentingnya sinergi seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah, tokoh agama, hingga masyarakat, sebagai kunci dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan saat ini.
Peringatan HAB ke-80 menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang Kementerian Agama dalam mengabdi kepada bangsa dan negara, sekaligus peneguhan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan keagamaan, pendidikan, serta kehidupan beragama yang moderat dan inklusif.
Peringatan Hari Amal Bakti ke-80 ini tidak hanya bersifat seremonial, namun juga menjadi pengingat akan pentingnya peran agama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Melalui peringatan ini, Kementerian Agama mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia yang harmonis, maju, dan bermartabat.
Diharapkan, peringatan HAB ke-80 dapat memberikan energi positif dan semangat baru bagi seluruh jajaran Kementerian Agama untuk terus meningkatkan peran serta kontribusi nyata dalam membangun masyarakat Indonesia yang taat beragama, rukun, cerdas, dan mandiri, Pungkasnya.
(***)
































