TLii__ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, melakukan ground breaking pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga korban banjir di Kecamatan Idi Rayeuk, Jumat (9/1/2025). Pembangunan Huntara tersebut dikebut guna memastikan warga terdampak banjir memiliki tempat tinggal yang layak menjelang Hari Meugang dan bulan suci Ramadan.
Sebanyak 24 unit Huntara akan dibangun di lokasi tersebut dengan target penyelesaian dalam waktu 10 hari. Langkah ini merupakan bentuk respon cepat Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dalam penanganan dampak bencana banjir, khususnya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Bupati Al-Farlaky menegaskan bahwa Hari Meugang dan bulan puasa memiliki nilai sakral bagi masyarakat Aceh. Oleh karena itu, pemerintah daerah berupaya agar warga korban banjir dapat menjalani momen tersebut dengan lebih tenang dan bermartabat.
“Hari Meugang dan bulan puasa merupakan momentum sakral bagi masyarakat Aceh. Kita ingin memastikan masyarakat korban banjir dapat melalui masa tersebut dengan tempat tinggal yang layak,” ujar Bupati Al-Farlaky.
Ia menambahkan, pembangunan Huntara ini tidak hanya sebagai solusi sementara, tetapi juga sebagai wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah. Bupati meminta seluruh pihak terkait untuk bekerja maksimal agar pembangunan selesai tepat waktu dan sesuai standar yang ditetapkan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Timur berharap Huntara ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga terdampak banjir, sembari menunggu langkah lanjutan terkait penyediaan hunian permanen.
Reporter: Zulkarnaini

































