TLii | SUMUT | PT PELINDO SPMT PELABUHAN BELAWAN
21/01/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Medan, Januari 2026 PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menegaskan komitmennya dalam mendukung kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan melalui penyediaan layanan kepelabuhanan yang andal, aman, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Sepanjang periode 30 November 2025 hingga 11 Januari 2026, Pelindo Regional 1 mencatat pelayanan terhadap 127 kunjungan kapal yang mengangkut logistik bantuan kemanusiaan untuk wilayah Aceh dan Sumatera Utara.

Pelayanan tersebut dilakukan melalui tiga cabang pelabuhan yang dikelola oleh PT Pelindo Multi Terminal, Subholding Pelindo yang bergerak di bidang operator terminal nonpetikemas, yakni Pelabuhan Lhokseumawe, Malahayati, dan Sibolga.
Executive Director 1 Pelindo Regional 1, Jonedi Ramli, menyampaikan bahwa Pelindo berkomitmen penuh mendukung upaya kemanusiaan dengan memastikan ketersediaan fasilitas pelabuhan dan kelancaran layanan operasional dalam pendistribusian bantuan ke wilayah terdampak bencana.
“Kami memastikan seluruh layanan kepelabuhanan berjalan optimal agar distribusi bantuan kemanusiaan dapat tiba tepat waktu di daerah terdampak. Ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial Pelindo dalam mendukung pemulihan serta pemenuhan kebutuhan masyarakat,” ujar Jonedi.
Total volume muatan bantuan kemanusiaan yang dilayani mencapai 95.734 ton/m³/unit, yang terdiri atas berbagai kebutuhan penting seperti sembako, jembatan, alat berat, tangki air, mobil Reverse Osmosis (RO), hingga genset.
Sebagai bentuk dukungan terhadap misi kemanusiaan, Pelindo juga memberikan relaksasi biaya layanan kepelabuhanan guna membantu pemerintah dan masyarakat dalam upaya penanganan bencana.
Dari total 127 kunjungan kapal tersebut, Pelabuhan Lhokseumawe melayani 90 kunjungan kapal dengan volume muatan sekitar 82.040 ton/m³/unit, Pelabuhan Malahayati melayani 26 kapal dengan volume 13.694 ton/m³/unit, sementara Pelabuhan Sibolga melayani 11 kapal yang mengangkut berbagai jenis logistik strategis.
Bantuan tersebut berasal dari berbagai instansi, antara lain pemerintah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Palang Merah Indonesia (PMI), Badan SAR Nasional (Basarnas), Polri, TNI, Badan Keamanan Laut (Bakamla), PLN, serta sejumlah pihak lainnya.
Direktur Utama Pelindo Multi Terminal, Ary Henryanto, menambahkan bahwa pihaknya memastikan kelancaran layanan operasional selama proses bongkar muat bantuan logistik di pelabuhan.
“Pelindo Multi Terminal memastikan kesiapan fasilitas, peralatan, serta sumber daya manusia di pelabuhan-pelabuhan tersebut agar distribusi bantuan dapat berlangsung lancar dan tanpa hambatan,” ujar Ary.
Pelindo Regional 1 bersama Pelindo Multi Terminal terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), operator kapal, serta seluruh pemangku kepentingan di lingkungan pelabuhan guna menjaga aspek keselamatan, keamanan, dan kelancaran arus logistik selama masa penanganan bencana, Ungkapnya.
(***)

































