TLii | MEDAN | PT KAI PERSERO DIVRE I SUMUT
03/01/2026
TIMELINES INEWS INVESTIGASI, Deli Serdang, 03 Januari 2026 Kabar menggembirakan bagi masyarakat Sumatera Utara yang hendak menuju Bandara Internasional Kualanamu menggunakan kereta api. Kini, perjalanan dapat ditempuh lebih singkat dan efisien tanpa harus melalui Kota Medan, dengan memanfaatkan Stasiun Araskabu di Kabupaten Deli Serdang sebagai titik transit strategis antarmoda.

Stasiun Araskabu yang berada di ketinggian sekitar 7 meter di atas permukaan laut kian menunjukkan perannya sebagai stasiun interchange atau hub intermoda. Selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), stasiun ini melayani sebanyak 1.487 penumpang yang naik dan turun, menandakan meningkatnya minat masyarakat terhadap pola perjalanan terintegrasi.

Stasiun ini menjadi titik integrasi antara KA Srilelawangsa relasi Bandara Kualanamu dengan sejumlah kereta api jarak jauh dan lokal, seperti KA Putri Deli, KA Sribilah Utama, dan KA Siantar Ekspres.

Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menyampaikan bahwa efisiensi waktu merupakan keunggulan utama perjalanan melalui Stasiun Araskabu.

“Penumpang dari arah Tanjungbalai, Rantau Prapat, maupun Pematangsiantar yang akan menuju Bandara Kualanamu tidak perlu lagi melanjutkan perjalanan hingga Stasiun Medan,” ujar Anwar.
Menurutnya, masyarakat cukup turun di Stasiun Araskabu dan langsung berpindah ke KA Srilelawangsa yang dioperasikan oleh KAI Bandara, bagian dari KAI Group, dengan waktu tempuh ke bandara kurang dari 10 menit.
Pola perjalanan ini memberikan kemudahan bagi warga dari berbagai wilayah seperti Tanjungbalai, Kisaran, Asahan, Batu Bara, Tebing Tinggi, hingga Labuhanbatu untuk menjangkau transportasi udara secara cepat dan praktis.
Skema integrasi ini juga dimanfaatkan oleh wisatawan yang baru tiba di Bandara Kualanamu dan ingin melanjutkan perjalanan wisata ke kawasan Danau Toba.
“Wisatawan dari Bandara Kualanamu dapat menggunakan KA Srilelawangsa, turun di Stasiun Araskabu, lalu melanjutkan perjalanan dengan KA Siantar Ekspres menuju Stasiun Siantar yang lokasinya relatif dekat dengan Danau Toba,” tambah Anwar.
Dari sisi layanan, KA Srilelawangsa melayani perjalanan mulai pukul 05.56 WIB hingga keberangkatan terakhir pukul 19.59 WIB. Selama periode Nataru, ketepatan waktu perjalanan kereta api di wilayah Divre I Sumatera Utara tercatat mencapai 100 persen, memberikan kepastian jadwal bagi para pelanggan.
“Integrasi antar kereta api ini menjadi solusi perjalanan yang tidak hanya ekonomis dan aman, tetapi juga sangat efisien bagi mobilitas masyarakat Sumatera Utara. Kereta api menawarkan kenyamanan maksimal dengan jadwal perjalanan yang dapat diprediksi secara akurat,” pungkas Anwar.
































