Tinjau RSU Arun, Wali Kota Lhokseumawe Soroti Overload Pasien

RAMAZANI

- Redaksi

Kamis, 22 Januari 2026 - 12:50 WIB

2064 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|Aceh|Lhokseumawe, 21 Januari 2026 — Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., meninjau langsung kondisi pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Arun Lhokseumawe, Rabu (21/1/2026). Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Sayuti Abubakar menemukan bahwa rumah sakit kerap mengalami kelebihan kapasitas (overload) pasien, sehingga ketersediaan kamar rawat inap belum mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan layanan secara optimal.

 

Kondisi overload di RSU Arun bukan terjadi sesekali, melainkan telah berulang. Berdasarkan data pelayanan rumah sakit, sejak 1 Januari 2026 jumlah kunjungan pasien tercatat mencapai sekitar 1.224 pasien, sementara kapasitas tempat tidur yang tersedia hanya 209 unit. Ketimpangan ini dipengaruhi oleh jumlah penduduk Lhokseumawe yang secara faktual lebih besar dari data kepemilikan KTP, keberadaan sejumlah perguruan tinggi dengan mahasiswa dari luar daerah, serta tingginya jumlah pasien dari wilayah sekitar, termasuk Kabupaten Aceh Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Lonjakan pasien juga kerap terjadi pada kondisi tertentu, seperti ketika rumah sakit lain mengalami keterbatasan layanan, saat terjadi bencana banjir, maupun pada musim-musim tertentu yang berdampak pada meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan. Kondisi tersebut tetap terjadi meskipun di Kota Lhokseumawe telah tersedia beberapa rumah sakit swasta, namun beban pelayanan belum sepenuhnya terdistribusi secara merata.

 

“Beban layanan RSU Arun bukan hanya untuk warga Kota Lhokseumawe, tetapi juga masyarakat dari daerah sekitar. Karena itu, overload pasien sering kali tidak terhindarkan,” ujar Sayuti Abubakar.

 

Selain meninjau kapasitas layanan, Wali Kota Sayuti Abubakar juga berkeliling ke sejumlah ruangan, mulai dari ruang pelayanan, ruang rawat inap, instalasi gawat darurat (IGD), hingga ruang manajemen serta berbagai instalasi penunjang lainnya, termasuk fasilitas dapur, sanitasi dan toilet. Dalam peninjauan tersebut, ia berdialog langsung dengan tenaga medis dan pasien guna memastikan pelayanan publik berjalan sesuai standar serta tidak menimbulkan keluhan masyarakat.

 

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sayuti Abubakar menjelaskan bahwa RSU Arun Lhokseumawe saat ini dikelola oleh PT Pembangunan Lhokseumawe (PT PL Lhokseumawe), sementara status aset rumah sakit masih berada di bawah kepemilikan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Kondisi ini turut mempengaruhi ruang gerak Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam melakukan pengembangan fasilitas dan penambahan kapasitas layanan kesehatan.

 

Sayuti Abubakar menegaskan bahwa Pemerintah Kota Lhokseumawe terus memperjuangkan penyerahan aset rumah sakit dari LMAN kepada pemerintah daerah, sekaligus telah mengusulkan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Hingga kini, Lhokseumawe tercatat sebagai satu-satunya daerah di Aceh yang belum memiliki RSUD sejak dimekarkan 25 tahun lalu.

 

Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Kota Lhokseumawe telah menyiapkan Detail Engineering Design (DED) serta lahan seluas kurang lebih 4 hektare untuk pembangunan RSUD. Seluruh dokumen tersebut telah disampaikan kepada Kementerian Kesehatan.

 

Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Sayuti Abubakar juga menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap kesejahteraan tenaga kesehatan. Ia memastikan penghasilan tenaga kesehatan harus mengacu pada ketentuan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan menegaskan bahwa pada bulan depan akan dilakukan inspeksi mendadak terhadap sistem pengupahan tenaga kesehatan di seluruh rumah sakit dan klinik di Lhokseumawe.

 

“Pelayanan harus baik, petugas disiplin, lingkungan bersih, dan hak tenaga kesehatan juga harus dipenuhi. Bulan depan kita akan turun langsung mengecek pengupahan tenaga kesehatan di seluruh rumah sakit dan klinik di Lhokseumawe,” tutupnya.

Berita Terkait

Lapas Tebing Tinggi Dukung Program Pendidikan Kesetaraan Bagi Narapidana Dan Anak Binaan
Kalapas Perempuan Medan Pimpin Rapat Internal Pejabat Struktural
Rutan Kls IIB Tanjung Terima Bantuan Kain Dan Atribut PDH Terbaru Dari Kemenimipas
Rutan Tanjung Mengikuti Rapat Virtual Pendidikan Kesetaraan, Wujud Komitmen Dalam Pembinaan Warga Binaan
Wagub Aceh Dampingi Mendagri Kunjungi Posko Pengungsian Terdampak Bencana di Aceh Utara
Bapas Kelas I Medan Gelar Pengajian Rutin Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H
Bapas Kelas I Medan Tinjau Lahan Pembangunan Bapas Baru di Pematang Siantar
Lapas Perempuan Medan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Warga Binaan

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:19 WIB

Lapas Tebing Tinggi Dukung Program Pendidikan Kesetaraan Bagi Narapidana Dan Anak Binaan

Kamis, 22 Januari 2026 - 22:02 WIB

Kalapas Perempuan Medan Pimpin Rapat Internal Pejabat Struktural

Kamis, 22 Januari 2026 - 18:57 WIB

Bapas Kelas I Medan Tinjau Lahan Pembangunan Bapas Baru di Pematang Siantar

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:18 WIB

Lapas Perempuan Medan Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Warga Binaan

Kamis, 22 Januari 2026 - 17:02 WIB

Lapas Kelas IIA Binjai Peringati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:48 WIB

Lapas Padangsidimpuan Teken Perjanjian Kerja Sama dengan Kantor Hukum Junius Nduru & Partner

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:14 WIB

Polres Pelabuhan Belawan Dan Brimob Tangkap Pelaku Pungli Di Jalur Tol Kampung Kurnia

Kamis, 22 Januari 2026 - 13:13 WIB

PT KAI Divre I Sumut Berhasil Kembalikan 14 Barang Tertinggal Senilai Rp40 Juta kepada Pemiliknya

Berita Terbaru