Humas SAPA, Agusliza Kami Sangat Menyayangkan Tidak Adanya Tanggapan Dari Pihak Yayasan Baiturrahman Peduli Umat Yang Dikirim Tidak Respon.

Wahyu

- Redaksi

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:25 WIB

50105 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) kembali melayangkan surat kedua kepada Yayasan Baiturrahman Peduli Umat setelah surat permintaan data dan laporan yang dikirim sebelumnya tidak mendapat respons.

Humas SAPA, Agusliza, menegaskan langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen lembaganya dalam menjalankan fungsi kontrol sosial dan mendorong transparansi pengelolaan dana umat.

“Kami sangat menyayangkan tidak adanya tanggapan dari pihak yayasan terhadap surat resmi yang telah kami kirimkan. Padahal permintaan informasi tersebut bersifat konstruktif dan memiliki dasar hukum yang jelas,” ujar Agus, Kamis (5/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sejak 29 Oktober 2025 SAPA telah meminta data terkait laporan kegiatan, laporan keuangan, aset yayasan, struktur kepengurusan, serta dokumen legalitas. Namun hingga kini belum ada jawaban resmi.

“Karena tidak ada respons, kami mengirimkan surat kedua sebagai pengingat. Ini bukan tekanan, tetapi mekanisme normal untuk mendorong keterbukaan informasi publik,” tegasnya.

Agus menjelaskan bahwa yayasan tersebut diduga mengelola dana umat yang bersumber dari wakaf, sumbangan, infak, dan donasi masyarakat. Berdasarkan informasi yang diperoleh SAPA, nilai aset yang dikelola diperkirakan mencapai angka besar.

“Kami menduga aset yang dikelola Yayasan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh ini bisa mencapai sekitar Rp100 miliar. Maka sangat wajar jika publik ingin mengetahui secara jelas di mana saja aset tersebut dan bagaimana pengelolaannya,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa dana umat harus dikelola secara terbuka dan akuntabel. “Jika memang tidak ada penyelewengan, maka tidak perlu takut untuk terbuka. Transparansi justru akan memperkuat kepercayaan masyarakat,” kata Agus.

Dalam surat kedua tersebut, SAPA memberikan batas waktu tujuh hari kerja kepada yayasan untuk menyampaikan data yang diminta. Jika tetap tidak ada tanggapan, SAPA akan mempertimbangkan langkah lanjutan sesuai ketentuan hukum.

“Kami berharap pihak yayasan bersikap kooperatif dan profesional. Keterbukaan adalah kewajiban moral bagi lembaga yang mengelola dana umat,” tutupnya.

Berita Terkait

Hadiri Maulid di Empat Gampong, Wali Kota Langsa Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah
Dapat Apresiasi Wali Murid, Kepala SMAN 1 Badar Agara Perkuat Strategi Sukseskan TKA 2026
Duo Nur Beruntung, Dua IRT Bawa Pulang Sepeda Listrik di Jalan Sehat KNPI Langsa
Tujuh Rumah Terbakar di Permata Punie, Dinsos Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik
Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor
Bertabur Hadiah, Jalan Sehat Semangat Juara KNPI Langsa di CFD Diikuti Ribuan Warga
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita
Danlanud El Tari Bangun Generasi Tangguh NTT, Perkuat Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Hadiri Maulid di Empat Gampong, Wali Kota Langsa Serukan Penguatan Iman dan Ukhuwah Islamiyah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Dapat Apresiasi Wali Murid, Kepala SMAN 1 Badar Agara Perkuat Strategi Sukseskan TKA 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Duo Nur Beruntung, Dua IRT Bawa Pulang Sepeda Listrik di Jalan Sehat KNPI Langsa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 16:04 WIB

Tujuh Rumah Terbakar di Permata Punie, Dinsos Aceh Besar Salurkan Bantuan Masa Panik

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:47 WIB

Kakanwil Imigrasi Sumut Hadiri Pelantikan DPP Horas Bangso Batak, Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:36 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria di Kutapanjang, Sabu 0,07 Gram Disita

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Danlanud El Tari Bangun Generasi Tangguh NTT, Perkuat Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:06 WIB

Dana Rutin Pengajian Orang Tua Desa Kutabaru Aceh Tenggara Tahun 2024 Disorot, Pj Pengulu Diminta Jelaskan Dugaan Gaji Belum Dibayarkan

Berita Terbaru