Laka Maut Rombongan Ketua Fraksi PKB DPRK Bireuen di Tol Sibanceh, Satu Kader Meninggal Dunia, Senin, 16/2/26. Foto/Ist.
TIMELINES iNEWS Investigasi | ACEH BESAR — Kecelakaan lalu lintas tragis menimpa rombongan Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRK Bireuen, Nanda Rizka, di ruas Jalan Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) KM 19, Kabupaten Aceh Besar, Senin (16/2/2026) sore.
Insiden tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka berat.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Syahrizal Putra, kader PKB. Sementara Nanda Rizka yang akrab disapa Abi Nanda serta satu penumpang lainnya selamat, namun mengalami luka berat dan saat ini menjalani perawatan intensif.
Peristiwa nahas tersebut terjadi saat rombongan dalam perjalanan pulang dari Banda Aceh usai menghadiri kegiatan Silaturahmi dan Ta’aruf Pra-Muskerwil PKB Aceh di Hotel Hermes Palace. Kendaraan yang ditumpangi berupa satu unit Toyota Innova berwarna putih dengan tiga orang penumpang.
Berdasarkan informasi awal, mobil tersebut menabrak bagian belakang sebuah truk kargo di jalur tol.
Petugas kepolisian bersama tim medis segera melakukan evakuasi dan membawa seluruh korban ke RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh. Namun, Syahrizal Putra dinyatakan meninggal dunia, sementara dua korban lainnya masih menjalani perawatan dengan pengawasan medis ketat.
Sumber internal menyebutkan, salah satu korban selamat adalah Zulmi, anggota DPRK Aceh Timur dari Fraksi PKB, yang dilaporkan dalam kondisi sadar.
Sejumlah tokoh PKB terlihat mendatangi RSUZA untuk memberikan dukungan moril kepada korban dan keluarga.
Ketua PKB Aceh sekaligus Anggota Komisi V DPR RI, Ruslan Daud, bersama Anggota DPRA Salihin, turut berkoordinasi dengan pihak medis.
Anggota DPRA Komisi IV sekaligus Ketua Fraksi PKB, Munawwar AR yang akrab disapa Ngohwan, juga membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan terus memantau perkembangan kondisi korban.
Atas musibah tersebut, H.Ruslan Daud menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Syahrizal Putra.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosanya, diterima amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan,” ujarnya.
Tragedi ini terjadi di tengah suasana masyarakat Aceh yang tengah bersiap menyambut tradisi meugang, momen kebersamaan menjelang bulan suci Ramadan, sehingga kabar duka tersebut terasa semakin menyayat hati.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola jalan tol maupun Satlantas Polres Aceh Besar belum mengeluarkan keterangan resmi terkait penyebab kecelakaan. Aparat kepolisian menyatakan proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap faktor-faktor yang memicu insiden tersebut. *[]



































