Walikota Siantar Kunjungi Pelaku Penculikan Anak, HMI Gelar Aksi Demo Di Kantor Walikota

SAHAT HALOMOAN TAMPUBOLON

- Redaksi

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:45 WIB

50310 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|SUMUT|SIANTAR, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Pematangsiantar menggelar aksi demo di depan Kantor Walikota Pematangsiantar, Kamis 19 Februari 2026.

Aksi demo tersebut bertujuan untuk membela korban penculikan anak, namun karena kedatangan walikota ke rumah pelaku penculikan, mempengaruhi putusan hukum yang sedang berlangsung.

Tetapi aksi tersebut langsung dihentikan oleh Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar Junaedi Sitanggang dengan alasan hari pertama puasa dan meminta pendemo agar melakukan dialog di ruangan yang disediakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di ruangan Sekretaris Daerah, HMI mengatakan kalau Kedatangan mereka karena kedatangan walikota Pematangsiantar ke tempat yang diduga pelaku penculikan anak mempengaruhi proses hukum di Polsek Siantar Barat.

“Karena tindakan yang dilakukan Walikota mempengaruhi proses hukum yang ada, jadi korban penculikan merasa pemerintah melakukan keberpihakan,” ucap salah satu anggota HMI bermasker putih.

Dijelaskan pria bermasker putih, pihak Polsek Siantar Barat membuat kekeliruan dalam membuat surat perdamaian yang mana menghilangkan hak korban untuk melapor penculikan anak.

HMI mempertanyakan kedatangan walikota Wesly Silalahi ke rumah yang diduga menjadi pelaku penculikan anak.

“Kekesalan kami bermula bapak walikota datang menjenguk yang diduga menculik anak kecil 2 orang. Kenapa bisa mendatangi pelaku yang bisa menjadi tersangka pada proses hukum yang berlanjut,” ungkapnya.

Menjawab pernyataan tersebut, Junaedi Sitanggang mengatakan kehadiran walikota bukan untuk keberpihakan yang dianggap mungkin bersengketa, tapi ada salah satu pihak yang bersengketa mengalami disabilitas.

“Masyarakat yang mempunyai keterbatasan fisik dan mental, wajib diperhatikan lebih oleh pemerintah, mereka dapat perlakuan khusus, ada undang-undang yang mengatur itu,” ungkapnya.

Anggota HMI mengatakan pernyataan Sekretaris Daerah hanya gambaran umum di masyarakat, tidak bisa dipungkiri kalau kehadiran walikota menambah polemik dan seharusnya walikota harus mampu berlaku Arif dan bijaksana, dalam satu permasalahan yang kecil ini.

Sekda Junaedi mengatakan kebijakan yang dilakukan itu ada dasarnya, permasalahan kecil atau besar, pemerintah punya dasar hukum.

“Dasar walikota datang ke orang yang bersengketa adalah keberpihakan terhadap disabilitas, bukan terhadap salah satu pelaku ataupun korban, yang punya disabilitasnya makanya walikota datang, kalau bukan disabilitas ngapain walikota datang, ada undang-undang yang mengatur keberpihakan terhadap disabilitas,” terangnya.

Masih kata Junaedi, semua warga perlakuannya sama dimata hukum, hanya saja yang disabilitas punya perlakuan khusus, perlindungan khusus karena mereka mengalami keterbelakangan mental.

Dalam dialog tersebut turut dihadiri oleh kepada Dinas Sosial Kota Pematangsiantar Agustina Bulan Lasma Sihombing, S.Sos, M.Si.(Juin)

Berita Terkait

Bupati Pidie Jaya  Maulid Nabi Momentum Perkuat Akhlak dan Persatuan
Lantik Pejabat Eselon II, Jeffry Sentana: Tidak Ada yang Spesial, Semua Berdasarkan Kinerja
Lapas Perempuan Medan dan LPP Kerobokan Bali Berbagi Praktik Baik Pembinaan Kemandirian
Lapas Perempuan Medan Fasilitasi Bakti Sosial Pemeriksaan USG Payudara Gratis
Foto Penimbangan, Sabu 1,28 Gram hingga DPO: Ada Rantai yang Harus Dibongkar dalam Kasus Narkotika Blangkejeren
CFD Langsa Jadi Etalase UMKM, 245 Stand Ramaikan Lapangan Merdeka
Ribuan Warga Meriahkan Jalan Santai 800 Tahun Samudera Pasai, Hadiah Kulkas hingga Mesin Cuci Menanti
Stan Kecamatan Tanah Luas Hidupkan Milad 800 Samudera Pasai dengan Sajian Khas dan Nuansa Adat

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 22:15 WIB

Sinergitas Penegak Hukum, Kejari Aceh Timur Sambut Kapolres Baru

Kamis, 10 September 2026 - 22:13 WIB

Sidang TPP Kanwil Ditjenpas Kalteng Sepakati Pemindahan 40 WBP ke Lapas Palangka Raya

Kamis, 10 September 2026 - 20:06 WIB

Peduli Kesehatan, Lapas Perempuan Pekanbaru Siagakan Masker di Tengah Kabut Asap Karhutla

Kamis, 10 September 2026 - 19:47 WIB

Lapas Perempuan Pekanbaru Gelar Sidang TPP untuk Usulkan Program Integrasi Warga Binaan

Selasa, 8 September 2026 - 21:22 WIB

Peduli Kesehatan Jajaran, Rutan Kelas IIB Tanjung Bagikan Vitamin untuk Cegah Dampak Asap Karhutla

Selasa, 8 September 2026 - 20:50 WIB

Dukung Ketahanan Pangan dan Peningkatan Kemandirian WBP, Laperdan Panen 30 Kg Ikan Lele

Selasa, 8 September 2026 - 19:39 WIB

Tindaklanjuti Temuan BPK, Bapas Kelas I Palangka Raya Komitmen Tertibkan Pengelolaan BMN

Sabtu, 5 September 2026 - 21:03 WIB

Lapas Kelas IIB Singkawang Peduli, Bagikan Masker dan Vitamin untuk Dukung Tugas Petugas

Berita Terbaru