Walikota Siantar Kunjungi Pelaku Penculikan Anak, HMI Gelar Aksi Demo Di Kantor Walikota

SAHAT HALOMOAN TAMPUBOLON

- Redaksi

Kamis, 19 Februari 2026 - 15:45 WIB

50225 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TLii|SUMUT|SIANTAR, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Pematangsiantar menggelar aksi demo di depan Kantor Walikota Pematangsiantar, Kamis 19 Februari 2026.

Aksi demo tersebut bertujuan untuk membela korban penculikan anak, namun karena kedatangan walikota ke rumah pelaku penculikan, mempengaruhi putusan hukum yang sedang berlangsung.

Tetapi aksi tersebut langsung dihentikan oleh Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar Junaedi Sitanggang dengan alasan hari pertama puasa dan meminta pendemo agar melakukan dialog di ruangan yang disediakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di ruangan Sekretaris Daerah, HMI mengatakan kalau Kedatangan mereka karena kedatangan walikota Pematangsiantar ke tempat yang diduga pelaku penculikan anak mempengaruhi proses hukum di Polsek Siantar Barat.

“Karena tindakan yang dilakukan Walikota mempengaruhi proses hukum yang ada, jadi korban penculikan merasa pemerintah melakukan keberpihakan,” ucap salah satu anggota HMI bermasker putih.

Dijelaskan pria bermasker putih, pihak Polsek Siantar Barat membuat kekeliruan dalam membuat surat perdamaian yang mana menghilangkan hak korban untuk melapor penculikan anak.

HMI mempertanyakan kedatangan walikota Wesly Silalahi ke rumah yang diduga menjadi pelaku penculikan anak.

“Kekesalan kami bermula bapak walikota datang menjenguk yang diduga menculik anak kecil 2 orang. Kenapa bisa mendatangi pelaku yang bisa menjadi tersangka pada proses hukum yang berlanjut,” ungkapnya.

Menjawab pernyataan tersebut, Junaedi Sitanggang mengatakan kehadiran walikota bukan untuk keberpihakan yang dianggap mungkin bersengketa, tapi ada salah satu pihak yang bersengketa mengalami disabilitas.

“Masyarakat yang mempunyai keterbatasan fisik dan mental, wajib diperhatikan lebih oleh pemerintah, mereka dapat perlakuan khusus, ada undang-undang yang mengatur itu,” ungkapnya.

Anggota HMI mengatakan pernyataan Sekretaris Daerah hanya gambaran umum di masyarakat, tidak bisa dipungkiri kalau kehadiran walikota menambah polemik dan seharusnya walikota harus mampu berlaku Arif dan bijaksana, dalam satu permasalahan yang kecil ini.

Sekda Junaedi mengatakan kebijakan yang dilakukan itu ada dasarnya, permasalahan kecil atau besar, pemerintah punya dasar hukum.

“Dasar walikota datang ke orang yang bersengketa adalah keberpihakan terhadap disabilitas, bukan terhadap salah satu pelaku ataupun korban, yang punya disabilitasnya makanya walikota datang, kalau bukan disabilitas ngapain walikota datang, ada undang-undang yang mengatur keberpihakan terhadap disabilitas,” terangnya.

Masih kata Junaedi, semua warga perlakuannya sama dimata hukum, hanya saja yang disabilitas punya perlakuan khusus, perlindungan khusus karena mereka mengalami keterbelakangan mental.

Dalam dialog tersebut turut dihadiri oleh kepada Dinas Sosial Kota Pematangsiantar Agustina Bulan Lasma Sihombing, S.Sos, M.Si.(Juin)

Berita Terkait

Tertib Aturan Integrasi, Klien Bapas Palangka Raya Lapor Diri 3 Hari Setelah Pulang dari Haji 1447 H
Dukung ASN Profesional, Bapas Palangka Raya Optimalkan Aplikasi PK Bangkom untuk Pengembangan Kompetensi
Siapkan 128.784 Kursi + Diskon 30% KA Sribilah Fakultatif, KAI Sumut Amankan Angkutan Libur Sekolah
Kolaborasi PT PPK-PT PIL Kuatkan Konektivitas Logistik, Dorong Pertumbuhan Industri di Kuala Tanjung
Petani Keluhkan Kelangkaan Pupuk Subsidi Di Kelurahan Perbangunan Sei Kepayang
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pidie Jaya Gelar Bakti Religi dan Bakti Sosial Wujud Kepedulian kepada Masyarakat
GEKRA 2026 Hadirkan Pangan Murah, Layanan Publik, dan Penguatan UMKM di Aceh Besar
Kapolres Gayo Lues Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama, Tekankan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:45 WIB

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah untuk Kemanusiaan

Selasa, 16 Juni 2026 - 15:25 WIB

Polres Pematangsiantar dan USI Penandatanganan MOU 

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:57 WIB

Pemkab dan Forkopimda Pidie Jaya Serahkan Penghargaan Juara Lomba HUT ke-19 dan 1 Muharram 1448 H

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:53 WIB

Tiga Remaja Utusan Gampong Kiran Dayah Raih Prestasi di Festival Islami HUT Pidie Jaya ke-19

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:09 WIB

Polres Pematangsiantar Gelar Bhakti Religis Gerakan Indonesia Asri Sambut HUT Bhayangkara Ke 80 Tahun 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:05 WIB

Antisipasi Guantibmas Polres Pematangsiantar Amankan Tiga Sepedamotor Knalpot Brong

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:47 WIB

Sambut HUT Polri ke-80, Personel Kompi 4 Batalyon C Gelar Gerakan Indonesia Asri di Pantai Laharuga

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:40 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Pidie Jaya Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah untuk Kemanusiaan

Berita Terbaru